• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

7 Ketakutan yang Membahayakan Blog (dan Cara Mengatasinya)

oleh Herman Yudiono

Membangun sebuah blog sukses adalah keinginan semua blogger. Namun, mengapa banyak blog yang tidak sukes? Salah satu faktornya adalah ketakutan yang menghinggapi si pemilik blog sehingga berdampak negatif pada blognya. Di bawah ini adalah 7 ketakutan yang membahayakan blog, lengkap dengan cara mengatasinya.

1. Takut postingan di-copas

Tidak dapat dipungkiri, postingan (artikel) berkualitas menjadi batu penjuru dalam membangun blog sukses dalam jangka panjang. Menulis postingan seperti itu butuh energi dan waktu karena banyak hal yang perlu disiapkan dan dilakukan. Tak heran, sejumlah blogger menyerah pada kondisi tersebut.

Bukan pada keterampilan menulis, namun ketakutan bahwa postingan berkualitasnya akan di-copy paste (copas) orang lain. Ketakutan tersebut mungkin berupa, “Saya sudah capai-capai menulis postingan berkualitas, orang lain dengan seenak perutnya meng-copas postingan saya. Parahnya lagi, postingan copas tersebut lebih tinggi posisinya dibandingkan postingan saya di Google. Jadinya, saya malas menulis postingan berkualitas lagi”.

Ketakutan seperti itu membahayakan blog Anda dalam jangka panjang. Mengapa? Karena blog Anda akan kehabisan postingan berkualitas, terberngkalai, atau dibanjiri postingan ala kadarnya.

Solusinya?

Pertama, teruslah menulis postingan berkualitas. Fokuskan energi dan waktu Anda untuk menulis, bukan untuk memikirkan orang lain yang akan men-copas postingan Anda. Dengan demikian, Anda akan terus memiliki getaran positif dalam mengembangkan blog Anda.

Kedua, berbaik sangkalah kepada Google. Mengapa? Karena cepat atau lambat, Google akan memberikan posisi yang lebih baik untuk postingan-postingan berkualitas milik penulis aslinya.

Ketiga, bagikan postingan Anda di akun sosial media Anda sesegera mungkin. Sebagai contoh, setelah Anda memublikasikan postingan tersebut, langsung buka akun Twitter, Facebook, atau Google + Anda dan bagikan postingan tersebut. Dengan demikian, Anda memiliki bukti kuat secara sosial bahwa Andalah penulis asli postingan tersebut. Mungkin saja aktivitas ini akan membantu bila Anda mengajukan DMCA ke Google.

2. Takut ditolak Google AdSense

Google AdSense diduga memiliki standar yang tinggi dalam penerimaan blog-blog yang akan menayangkan iklan mereka. Hanya blog-blog yang sesuai standar merekalah yang disetujui. Tentu, bagi sejumlah blogger, ini menjadi ketakutan yang terus menghantui sehingga mereka malas atau enggan mengajukan blognya ke Google AdSense.

Apakah Anda salah satu blogger seperti itu? Jika ya, berikut adalah solusinya:

  • Ajukan saja blog Anda. Diterima atau tidak, itu hal lain.
  • Jika belum diterima, baca baik-baik alasan tim Google AdSense. Berdasarkan alasan mereka tersebut, perbaiki blog Anda sesegera mungkin.
  • Ajukan kembali blog Anda ke mereka

3. Takut pengunjung tidak bertambah

Ketakutan ketiga adalah pengunjung tidak bertambah. Ketakutan ini membuat Anda malas mengembangkan blog Anda karena merasa tidak ada gunanya menulis postingan baru, membalas komentar pembaca, dan sebagainya. Dampaknya, blog Anda akan menjadi sebuah blog medioker.

Solusinya?

Pertama, diversifikasi sumber pengunjung Anda. Jika selama ini mengandalkan pengunjung dari mesin pencari, lakukan eksperimen dengan menjaring pengunjung dari media sosial.

Kedua, bangun kerja sama dengan blogger-blogger ternama. Salah satu bentuknya adalah dengan menjadi penulis tamu di blog-blog mereka.

Ketiga, teruslah mengembangkan blog Anda sesuai perencanaan Anda. Kesampingkan dulu bertambah atau tidaknya jumlah pengunjung, namun fokuslah pada pengunjung yang ada. Mereka akan menghargai upaya Anda, sekecil apa pun upaya tersebut.

4. Takut waktu tersita

Mengembangkan blog, terlebih blog yang ditujukan untuk menghasilkan uang, perlu waktu untuk menulis postingan, menjawab pertanyaan pengunjung, membagikan postingan di sosial media, dan sebagainya. Tentu, aktivitas tersebut akan menyita waktu Anda untuk keluarga atau pekerjaan Anda (jika Anda seorang blogger paruh waktu).

Anda takut tersita waktu untuk mengembangkan blog Anda? Jika ya, solusi yang mungkin tepat adalah:

  • Alokasikan waktu Anda sejam sehari untuk mengembangkan blog Anda. Kapan waktu tersebut? Itu bergantung pada rutinitas Anda. Bisa pagi, siang, atau malam.
  • Rekrut karyawan untuk mengerjakan tugas-tugas ngeblog atau pemasaran yang tidak bisa Anda lakukan.

5. Takut tidak menghasilkan uang

“Saya ingin beralih ke blog WordPress self-hosting, namun takut blog saya nantinya tidak menghasilkan uang,” kata beberapa blogger yang menghubungi saya via email. Anda seperti itu juga?

Jika ya, solusinya adalah sewa hosting sekarang juga. Itu adalah SATU HAL Anda. Blog tersebut menghasilkan uang atau tidak adalah HAL lain. Dengan menyewa hosting, baik dari penyedia hosting dalam atau luar negeri, Anda akan “dipaksa” mengelola blog tersebut secara profesional karena Anda tidak mau uang Anda hilang sia-sia.

6. Takut bersaing dengan blogger lain

Jika baru merambah dunia blog, Anda tentu melihat blog-blog sukses yang setopik dengan Anda. Terkadang, kesuksesan blog-blog tersebut membuat Anda takut bersaing dengan mereka. Alasannya beragam, mulai dari mengeluhkan usia sampai tidak punya bakat. Dengan kata lain, Anda kalah sebelum berperang karena sepertinya tidak ada jalan lain untuk mengalahkan mereka.

Solusi untuk mengatasi ketakutan ini adalah:

  • Anggap persaingan adalah hal biasa yang akan membuat blog Anda lebih berkembang
  • Bersinergi dengan para pesaing Anda. Bentuknya bisa mereferensikan postingan mereka di blog atau akun sosial media Anda
  • Percaya diri bahwa Anda dapat sukses seperti mereka (dan bahkan melebihinya) karena sukses adalah hak semua orang, bukan hak segelintir orang
  • Identifikasi kekurangan blog-blog sukses yang setopik dengan blog Anda. Misalnya, mereka belum membahas topik tertentu atau topik tersebut belum diulas lengkap. Setelah itu, bertindaklah dengan menulis topik tersebut sebaik mungkin

7. Takut PageRank turun

PageRank (PR) bagi sejumlah blogger merupakan prestise tersendiri. Mereka takut PR-nya turun bila postingan mereka mem-backlink postingan orang lain yang relevan dengan postingannya. Meskipun harus mem-backlink, mereka menaruh atribut nofollow ke postingan orang lain.

Jika Anda memiliki ketakutan seperti itu, berikut adalah solusinya:

  • Buang prestise PR. Di jaman sekarang, PR bukanlah faktor utama yang akan meningkatkan jumlah penghasilan Anda
  • Beri atribut dofollow pada backlink untuk postingan orang lain yang menurut Anda baik dan relevan terhadap postingan Anda. Ini akan membantu Anda dalam membangun personal branding dan atau networking dengan blogger lain. Ingat, formula sederhana untuk membangun networking yang sejati adalah memberi sebelum menerima

Simpulannya, banyak ketakutan yang muncul di pikiran saat mulai dan mengembangkan blog. Jika dibiarkan, ketakutan-ketakutan tersebut akan membatasi atau bahkan menjauhkan blog Anda dari kesuksesan. Oleh karena itu, hilangkan satu per satu (secara bertahap) ketakutan tesebut sekarang juga.

Ketakutan apalagi yang pernah Anda miliki dan bagaimana cara mengatasinya?

Sumber gambar: Jordán Francisco

Kategori: Dasar Ngeblog

Reader Interactions

Comments

  1. Ibrahim lubis says

    Januari 27, 2015 at 4:30 pm

    Kalau ketakutan dalam hal tulisan di copas orang lain itu sering saya alami kang, tapi ibarat pepatah “patah 1 tumbuh 100”, jadi saya pasrah saja.

    saya hanya fokus pada konten dan menanamkan niat untuk tulus memberikan apa yang saya tahu kepada orang dgn harapan semoga info yang saya berikan bermanfaat

    • Herman Yudiono says

      Januari 27, 2015 at 4:41 pm

      Great Mas Ibrahim. Kalau tulus, segala sesuatu akan lebih mudah terwujud, bukan?

  2. M. Rudianto says

    Januari 27, 2015 at 5:52 pm

    Saya setuju sekali dengan yang nomer 5, memang benar belum tentu menghasilkan uang jika kita menggunakan blog wordpress self hosted, namun dengan kita mengeluarkan biaya untuk menyewa hosting pasti kita akan lebih bersemangat untuk ngeblog sehingga pada akhirnya blog bisa menghasilkan uang.

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 5:02 pm

      Siip Masrud…

    • Ibrahim says

      Februari 3, 2015 at 9:33 am

      Benar mas, saya sendiri saat ini lagi pesan tu Selft hosting, selain untuk penghasilan, saya juga penasaran tentang wprdpress, soalnya lama ni dah di blogger

      • Herman Yudiono says

        Februari 3, 2015 at 4:46 pm

        Mas Ibrahim,

        Great… WordPress enak lho digunakan…

  3. katon sumargi says

    Januari 27, 2015 at 6:44 pm

    Kalau saya kadang muncul rasa takut yang kedua Mas Herman, sehingga saya biarkan saja terus sampai postingan saya hingga 100 butir lebih dan sesekali koreksi setiap link, artinya saya sangat over acting dalam mengoreksi blog saya.. Terimakasih sekali Mas Herman pencerahanya.

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 5:01 pm

      Sama-sama. Terima kasih sharingnya Mas Katon…

  4. Rohadi says

    Januari 27, 2015 at 7:50 pm

    Poin 3.2 target saya dalam 1-2 tahun kedepan, termasuk blog ini 😀

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 5:01 pm

      Mantab Mas Rohadi…

  5. Ranap Sianturi says

    Januari 27, 2015 at 8:52 pm

    Bener juga yah kang, mulai sekarang semua itu hal lain, keep posting, keep moving.

    Terkadang memang kita para blogger ini sering terlalu banyak memikirkan hal – hal aneh yang belum tentu juga seperti itu, persepsi yang salah yang belum dibuktikan justru menghalangi langkah kita.

    Nice post kang!

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 5:00 pm

      Ranap,

      Terima kasih. I like “keep posting, keep moving”. 😉

  6. Mas Sugeng says

    Januari 28, 2015 at 12:06 am

    Kalo saya takut blognya kena Google Panda kang. Itu termasuk berbahaya nggak ya?

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:58 pm

      Sugeng,

      Saya pikir itu tidak berbahaya. Google Panda adalah filter untuk konten yang kualitasnya jelek. So, sepanjang artikel Anda bagus, saya pikir Anda tidak perlu takut.

  7. edi says

    Januari 28, 2015 at 3:15 am

    Ya memang itu yg ditakutkan oleh blogger trmsuk saya, yang penting fokus dan terus berusaha, untk berbagi kebaikan pasti ada jalannya.

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:56 pm

      Benar Mas Edi… Poinnya, cepat usir ketakutan tersebut sehingga kita terus melangkah (bertindak).

  8. Rosadi says

    Januari 28, 2015 at 10:47 am

    Salam kang. Sudah lama gak ke sini. dengar2 sekarang sudah gak ada Pagerank ya kang? apa betul?

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:56 pm

      Mas Rosadi,

      Terima kasih telah berkunjung kembali. Perihal PageRank, saya belum pernah dengar informasi seperti itu.

  9. YusuF SubastiaN says

    Januari 28, 2015 at 12:13 pm

    Kalo saya di nomor 5, saya ga berani nyewa hosting, akhirnya pake Platform blogspot aja, walupun udah di cutom domainnya,

    dan ketakutan terbesar saya adalah blog saya di hapus google (karena berplatform blogspot)

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:55 pm

      Mas Yusuf…Terima kasih sharingnya. Btw, bagaimana Anda mengatasi ketakutan tersebut?

  10. nimda pns says

    Januari 28, 2015 at 12:49 pm

    Artikel yang sangat bermanfaat sekali. Membuka wawasan saya untuk mengetahui dunia blogging. Beberapa isi artikel diatas sangat menginspirasi saya untuk menulis artikel lebih baik lagi.

    Terima kasih. salam sukses

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:53 pm

      Sama-sama. Salam sukses juga buat Anda.

  11. Gita says

    Januari 28, 2015 at 1:51 pm

    Kalau urusan di copas sudah langganan, pertama-tama ya jengkel juga terus lapor sana sini, komplain sana sini, dsb.
    Sampai akhirnya saya putuskan untuk fokus mengurus blog.
    Kan nanti yang doyan copas kena getahnya sendiri. 🙂

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:53 pm

      Gita,
      Great! Lanjutkan…

  12. danhid says

    Januari 28, 2015 at 7:28 pm

    Membuat tulisan baik ilmiah maupun non ilmiah pada dasarnya merupakan penumpahan ide, gagasan serta kreatifitas kita. Oleh sebab itu mengapa di negeri seberang sana originalitas sebuah karya (diantaranya karya tulis) begitu amat dihargai. Originalitas itu bukan berarti tidak ‘dipengaruhi’. Karena memang di dunia ini hukum saling pengaruh mempengaruhi lazim adanya. Sederhananya, setiap tulisan yang terlahir ke dunia ini setidaknya telah terkontsminasi faktor lainnya. Seperti pernah membaca karya orang lain, terinspirasi oleh kesuksesan orang lain, penemuan terbaru, motivasi dari rekan kerja dan banyak lagi. Kepandaian dalam retorika tulisan inilah yang kadang malas kita ekplorasi. Padahal kemampuan menulis dengan gaya kita sendiri itulah yang sesungguhnya menunjukkan kita berbeda. Satu hal yang menggelikan sekaligus menggemaskan adalah saat saya beberapa kali menemukan tulisan dalam blogodolar yang ‘benar2’ di copas oleh orang lain. Saya hanya geleng2 kepala sambil bertanya: “Apa yg harus lakukan?”. Kebetulan kang Yudi membahas ini, ya…begitu deh Kang.

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:52 pm

      Danhid,

      Komentar Anda super sekali. 😉

      Memang begitu dunia internet. Semua bebas melakukan apa saja, termasuk copas tulisan orang lain. Kita sebaiknya fokus saja terhadap apa yang kita buat dan hasilkan sehingga lebih produktif.

  13. hafiz says

    Januari 29, 2015 at 8:45 am

    perkara-perkara ni lah yang saya sangat takut

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:50 pm

      Bro Hafiz, semoga dengan mengetahui cara mengatasinya di atas, Anda tidak takut lagi.

  14. Fuadi Mukhlis says

    Januari 29, 2015 at 3:48 pm

    Sorry aja kang Herman, saya gak takut semua daftar diatas sejak saya menemukan tulisan “catatan seorang full time blogger”, di blog ini 🙂 tulisan itu yang membuat aku TRUST!!
    1. Saya berusaha apa yang saya bisa, saya menulis apa yang saya ketahui dan apa yang ingin saya ketahui, mau dikopas monggo, karena ketika menulispun saya juga dari hasil memahami tulisan dari penulis lain. Kalaupun itu ideku sendiri, juga gak masalah. Karena rasa khawatir akan menyebabkan sebagian besar hilangnya semangat ngeblog.
    2. Alhamdulillah dah gak ada masalah dengan AdSense, dan moga2 kedepan tidak ada masalah seperti di Banned dan lain sebagainya.
    3. Saya sudah yakin, bahwa tambahnya pengunjung karena tambahnya artikel.
    4. Waktu tersisa itu pasti.. dan mengerjakan yang mudah dengan sungguh-sungguh.
    5. Itulah yang saya alami dengan WordPress self-hosting. Dulu pake blogspot males, giliran memakai WP jadi dipaksa dah!
    6. Dulu iya sempat mikir takut bersaing. Tapi sekarang, rejeki sebanding dengan usaha.
    7. Waduhh.. aku gak tahu page rank, jadi lewat aja kang.. hehehe.

    • Herman Yudiono says

      Januari 29, 2015 at 4:46 pm

      Mas Fuadi, SUPER sekali komentarnya. Itu…
      Two thumbs for you.

  15. miftah habibi says

    Januari 29, 2015 at 5:30 pm

    saya mah kagak pernah takut bersaing dengan blogger lain. Tp soal tidak menghasilkan uang memang ketakutan saya apalagi harus sewa hosting. Masih kuliah mas. Kalau lihat kondisi, cari yang minim modal dulu. Setelah ber uang baru sewa hosting.

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:33 pm

      No problemo Mas Miftah.

  16. Wahyu Awaludin says

    Januari 31, 2015 at 8:46 am

    Ada pepatah gini, mas,

    “90% ketakutan itu hanya ada di dalam kepala kita”

    🙂

    Ini postingan berkualitas tinggi, mas. Terima kasih

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:33 pm

      Mas Wahyu, great poin. Terima kasih…

  17. muzi says

    Februari 1, 2015 at 12:02 am

    dari tujuh ketakutan blogger seperti kang yudi sebutkan diatas. poin 2 (ditolak google adsense) dan 3 (pengunjung tidak bertambah), ini yang paling sering kang, menurut saya. walaupun pada akhirnya semua poin ketakutan diatas bisa diatasi kang. yang penting semangat negeblognya aja jangan hilang karena ketakutan tersebut. oh iyakang, diluar topik ini. Sejak saya baca artikel di blogodolar, yang paling saya sukai ” menjadi blogger bukan siapa anda sekarang tapi siapa anda nanti”. kurang lebih seperti itu.

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:32 pm

      Mas Muzi, terima kasih.

  18. kurniawan says

    Februari 1, 2015 at 12:30 am

    bermanfaat,lengkap,memotivasi buat saya yang masih pemula ni mas.makasih banyak ya informasinya.

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:31 pm

      Sama-sama Mas Kurniawan.

  19. juma says

    Februari 1, 2015 at 4:34 am

    Awalnya ngeblog begitu mas, tapi setelah paham dengan menulis gaya kita, akan sulit untuk di copas orang lain karena orang sudah mengenal siapa kita.

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:31 pm

      Siip Mas Juma. Ya, apa yang Anda sampaikan membantu juga.

  20. sandi says

    Februari 1, 2015 at 9:09 pm

    Waaaah………jujur saja Saya waktu pertama membuat blog memang merasakan ketakutan seperti diatas, Namun Saya tidak mau menyerah sebelum mencoba, Saya penasaran apakah benar Nge blog bisa menghasilkan uang. Nah dengan rasa penasaran itu Saya jadi bisa mengatasi ketakutan ketakutan seperti diatas.

    • Herman Yudiono says

      Februari 2, 2015 at 5:30 pm

      Mantap Mas Sandi. Terima kasih sharing-nya.

  21. Bagas31pc says

    Februari 3, 2015 at 7:24 am

    Saya cuma takut kalau akunku dihack orang mas, soalnya saya sering digituin. kasih tips buat saya agar gg di ambil akunnya oleh orang, mas herman .

  22. oka says

    Februari 4, 2015 at 1:16 pm

    ini dia yang sering saya takutkan hendak menulis.. tapi tetep aja jalan lurus.. kesalahan adalah pembelajaran untuk menjadi lebih baik … makasih infonya kang Yudi 🙂

  23. enlard says

    Februari 4, 2015 at 11:55 pm

    Mas herman bisa membaca pikiran saya,, Salut mas.
    Memang semua orang pasti memikirkan hal tersebut tidak terkecuali blog pemula seperti saya.

  24. Reza Aditya says

    Februari 5, 2015 at 5:25 pm

    Jujur, di-awal awal ngeblog, saya sempat takut kalau tulisan saya di-copas orang. Padahal saya juga copy dan edit tulisan orang juga 😀

    Tapi belakangan, saya yakin. Niat ngeblog saya, cuma buat sharing hal-hal bermanfaat yang saya dapat.

    Jadi kalau mau disebar luaskan (copas) tulisan saya, ya silahkan. heheheh

  25. donny says

    Februari 7, 2015 at 12:41 pm

    artikelnya berkualitas sekali mas. Trims banyak.

  26. travatour.com says

    Februari 9, 2015 at 5:59 pm

    Saya setuju semua yang disebutkan di atas
    Terkadang juga ada rasa jika blog yang kita buat tidak menghasilkan uang dan sedikit pengunjung dan sekarang saya tertolong oleh artikel ini

    Terima kasih ilmunya gan

  27. Ade says

    Februari 11, 2015 at 7:20 am

    Postingan takut dicopas adalah ketakutan utama pada diri saya..

    Kira2 ada solusi nggak ya buat memproteksi postingan di blog agar nggak bisa dicopas?

  28. Dwi Sugiarto says

    Februari 11, 2015 at 11:09 pm

    Dulu sempat takut artikelnya dicopas tapi sekarang sudah nggak kepikiran lucunya lagi kadang justru mendapt backlink dari si tk copas yang cara copasnya segerbong bersama link anchor textnya.Ketakutan terbesar saat ini adalah tidak bisa menghasilkan uang dari blog rasanya rugi tidak dapat apa apapadahal sudah keluar energi waktu serta pikiran untuk mengatasinya saya selalu berprinsip rezeki sudah ada yang mengatur yang terpenting usahanya.

  29. anotherorion says

    Februari 12, 2015 at 1:12 pm

    memberi sebelum menerima ya mas, super sekali bisa diterapkan di blogging juga

  30. Kang Ibra says

    Februari 14, 2015 at 10:27 pm

    Yang penting Fokus ya mas dalam membangun blog? Maklum saya blog-er baru juga, jadi alasan-alasan diatas harus disingkirkan.. Terima kasih mas inponya..

  31. ihsan mufthi says

    Februari 15, 2015 at 8:31 pm

    nah itu yang paling parah takut di tolak google adsense,,padahal gak rugi ini daftar kalo ditolak ya bikin lagi hehehe

  32. Syamsul Alam says

    Februari 23, 2015 at 5:08 pm

    wah kalau saya sih paling takut nya postingan di copas dan membuat postingan saya menjadi DOWN!

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula