WordPress menyimpan revisi postingan atau halaman secara otomatis. Hal ini ada untung dan ruginya. Keuntungannya adalah kita bisa me-restore revisi postingan bila postingan tersebut rusak atau bermasalah. Sementara itu, kerugiannya adalah revisi postingan tersimpan di database MySQL (dengan besar byte bergantung pada panjang dan besar tulisan) sehingga berpotensi memberatkan database blog.
Sebagai contoh, bila besar postingan 100KB, maka 6 revisi yang tersimpan bisa menjadi 600KB. Bila ada 100 postingan serupa, maka bisa jadi besar database menjadi 600MB. Bagaimana cara mengatasinya?
Caranya adalah dengan menghapus revisi postingan tersebut dari database (jika Anda merasa revisi postingan itu tidak diperlukan). Penghapusan ini menggunakan plugin WP-Optimize. Fitur, cara instal, dan cara menggunakannya bisa Anda lihat di tulisan Abbi Umar dari BloggerPemula.info yaitu Cara Optimasi Blog WordPress Bagi Pemula Dengan Plugin WP-Optimize.
Sekadar infromasi, Abbi Umar adalah teman sekantor saya yang berperan besar dalam memindahkan Blogodolar dari hosting BlueHost ke Doreo.
Wah…. Ternyata database itu besar sekali pengaruhnya bagi wordpress ya? Kalau saya cuma menulis tanpa tau hal-hal penting seperti ini.
Kalau saya menggunakan plugin WP-cleanup. Fungsinya sama dengan WP-optimize. Bisa menghapus revisi posting, membersihkan file sampah pada database, membersihkan folder SPAM, serta menghapus data-data MySQL yang tidak diperlukan. Semuanya cukup dijalankan dengan satu kali klik.
Kang Kabayan sich biasanya optimize sql langsung di cpanel aza biar praktis dan gak perlu install apa2 lagi..
ijin nyimak gan :D~
salam kenal kang…saya guru seorang guru honor, lagi belajar nge-blog buat tambah-tambah asap dapur.. (hehehe..maklum guru honor..)numpang belajar ya dan mohon bantuannya terima kasih…
oh ya sekalian, minta saran buat blog saya yang masih jadi tempat belajar di http://gurusmknpalasah-mjl.blogspot.com/
sekali terima kasih…