Banyak yang bertanya kepada saya mengenai alasan saya keluar bekerja sebagai karyawan bergaji $2,000 per bulan dan merintis karir sebagai blogger. Jawaban saya selalu dua: saya bosan menjadi karyawan dan saya suka menulis. Bila ditelisik dari sisi psikologis, jawaban pertama saya muncul dari ketidakpuasan (dissatisfaction), sedangkan jawaban kedua berasal dari keingintahuan (curiosity).
Full Time Blogger
Catatan Seorang Full Time Blogger #8: Bercita-cita Go International
Selain berjuang keras hidup layak dari ngeblog, saya juga memiliki impian menjadi blogger Indonesia yang dikenal di blogosfer internasional. Agar tidak disebut mimpi di siang bolong, saya menafsirkan mimpi ini sebagai cita-cita. Seperti yang digelorakan oleh Bung Karno, tidak ada salahnya menggantungkan cita-cita saya setinggi langit, bukan?
Catatan Seorang Full Time Blogger #7: Happy Birthday to Me
Hari Senin, 27 Februari 1978 saya lahir ke dunia. Hari ini, Senin, 27 Februari 2012 saya genap 34 tahun. Sudah banyak pelajaran hidup yang mewarnai saya dalam kurun waktu tersebut. Terkait aktivitas ngeblog, semoga saja saya bisa terus memberikan tips ngeblog terbaik bagi para sahabat semua. Semoga saja saya senantiasa bisa membantu para sahabat untuk […]
Catatan Seorang Full Time Blogger #6: Tampil di Kick Andy?
Kembali ke pertengahan Oktober 2011, sekitar pukul 3 sore WITA. Saya menunggu atasan saya yang sedang rapat produksi. Sebelumnya saya sudah menelepon beliau bahwa saya butuh tanda tangan beliau di dokumen pengembalian aset perusahaan. Dokumen ini merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh setiap karyawan yang hendak mengundurkan diri.
Catatan Seorang Full Time Blogger #5: Pat Flynn Membuat Saya Lebih Gila
Saya sering dianggap gila oleh sebagian orang karena keluar dari perusahaan dengan gaji bagus dan kemudian menjadi blogger profesional. Gila di sini bisa jadi mengagumi kenekatan saya atau benar-benar sinis terhadap saya. Saya tidak mendebat anggapan tersebut karena memang dunia blogging telah membuat saya gila. Yang membuat saya lebih gila lagi adalah Pat Flynn.