• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Cara Mudah Mengganti Favicon Genesis

oleh Herman Yudiono

Genesis adalah salah satu theme yang banyak digunakan blog-blog berplatform WordPress. Theme premium ini tampil dengan favicon (ikon yang muncul di kiri atas browser) bawaan berupa huruf G putih dengan latar belakang hitam. Tentunya, favicon ini tidak nyambung dengan blog Anda jika nama domain blog Anda bukan diawali huruf G. Selain tidak nyambung, blog Anda juga terkesan kurang elok karena favicon-nya sama dengan blog-blog orang lain yang menggunakan favicon bawaan Genesis.

Bagaimana cara menggantinya? Di bawah ini adalah tahapan-tahapannya:

A. Instal Plugin Genesis Favicon Uploader

Dengan menggunakan plugin ini Anda akan mudah mengubah favicon Genesis karena Anda tidak perlu mengedit php child theme atau mengunggah favicon lewat hosting yang Anda gunakan. Cara instalnya sebagai berikut:

1. Login ke blog WordPress Anda yang menggunakan theme Genesis.

2. Pada Fitur Plugins, pilih Add New.

3. Akan muncul tampilan Add Plugins. Pada kotak Search Plugins, ketik Genesis Favicon Uploader lalu tekan Enter pada keyboard komputer Anda.

4. Akan muncul deskripsi singkat plugin tersebut. Pada deskripsi ini, klik tombol Instal Now. Selanjutnya tekan tombol OK jika muncul pertanyaan “Are you sure to you want to install this plugin?”

5. Setelah sukses terinstal, aktifkan plugin tersebut dengan mengkilik Activate Plugin.

B. Buat Gambar untuk Favicon

6. Buat gambar yang akan Anda jadikan favicon. Anda bisa membuatnya di Photoshop atau Paint. Ukurannya terserah selera Anda, namun saya biasa membuatnya dengan ukuran 50×50.

7. Simpan gambar tersebut di komputer Anda. Gambar ini akan diubah menjadi favicon secara online.

C. Buat Favicon

8. Untuk membuat favicon, kunjungi http://www.favicon.co.uk/

9. Pada bagian Source image, tekan tombol Browse dan pilih gambar yang telah Anda simpan pada tahap ke-7.

10. Setelah gambar terseleksi, pilih ukuran favicon atau biarkan pada ukuran favicon 32×32.

11. Klik tombol Generate Favicon.

12. Unduh favicon yang dihasilkan. Favicon ini akan tersimpan di kompter Anda sebagai favicon.ico. Jangan ganti nama file tersebut (misalnya menjadi faviconblog.ico atau favicon1.ico) karena nantinya tidak akan bisa mengubah favicon bawaan Genesis.

D. Unggah Favicon

13. Pada fitur Genesis, klik Upload Favicon.

14. Akan muncul tampilan Genesis – Favicon Uploader. Klik tombol Browse dan pilih favicon yang sudah Anda unduh pada tahap ke-12 tadi.

15. Klik tombol Upload Favicon.

16. Akan muncul tampilan yang menginformasikan bahwa favicon telah diunggah. Contohnya di bawah ini.

 17. Buka blog Anda sehingga Anda tahu bahwa favicon bawan Genesis sudah terganti.

Selamat mencoba! Jika Anda masih kesulitan mengganti favicon bawaan Genesis, silakan Anda menginformasikannya pada bagian komentar.

Kategori: Genesis

Reader Interactions

Comments

  1. sumanto says

    September 21, 2014 at 9:32 pm

    kalau lewat hosting tidak bisa ya mas?

    kabarnya DBN bagaimana ya? penasaran….heee

    • Herman Yudiono says

      September 25, 2014 at 11:10 am

      Saya pernah mencobanya lewat hosting, namun tidak berhasil. Entah kenapa. Perihal DBN Jilid 2, saya mungkin akan menutupnya namun DuniaKaryawan.com terus saya kelola.

  2. M. Rudianto says

    September 22, 2014 at 9:44 am

    kalau saya boleh tahu, template yang kang yudiono pakai ini genesis bukan…????
    beli atau pakai yang gratisan…..???

    sebelumnya terima kasih..

    • Herman Yudiono says

      September 25, 2014 at 11:07 am

      Ya, saya menggunakan theme Genesis. Saya membelinya 3 tahun lalu.

      • M. Rudianto says

        September 25, 2014 at 1:44 pm

        terima kasih atas infonya, saya cari di internet ada tapi modelnya berbeda dari yang kang yudiono pakai ini…

  3. cahaya says

    September 22, 2014 at 12:53 pm

    Salam tuan, thame wp mana yang lebih bagus ya? Thame Thasis atau Thame genesis?

    • Herman Yudiono says

      September 25, 2014 at 11:08 am

      Jawabannya subjektif. Bagi, saya Genesis lebih bagus dari sisi kemudahan menggunakannya.

  4. Subekti Pea says

    September 22, 2014 at 3:11 pm

    Terima kasih Kang penjelasannya, ini sangat membantu saya memhami wordpress

    • Herman Yudiono says

      September 25, 2014 at 11:13 am

      Sama-sama 😉

  5. Blog Edi Gunawan says

    September 23, 2014 at 8:46 am

    Kebetulan teman saya ada yang menanyakan masalah ini, nanti kuinfokan ke dia, pasti senang sekali, tips mantap!

    • Herman Yudiono says

      September 25, 2014 at 11:11 am

      Thanks Mas Edi.

  6. Evelyn says

    September 25, 2014 at 12:59 pm

    cukup upload pakai ftp aja bisa, tapi harus di main theme dan child theme sekaligus di replace favicon nya, saya udah coba dan berhasil.

  7. Kang Jum says

    September 27, 2014 at 1:40 pm

    Kalau boleh tahu sekarang Kang Yudiono sibuk apaan ya, boleh nimba ilmu ketika jadi keynote di seminar besar Kang? maklum sering dapet job tapi masih grogi.

    • Herman Yudiono says

      September 27, 2014 at 5:20 pm

      Halo Jum,

      Saya sekarang sibuk membuat blog niche dalam bahasa Inggris, mengelola 3 blog berbahasa Indonesia, dan sedang menulis sebuah buku pertama saya. Perihal grogi yang Anda rasakan, saya merekomendasikan Anda mencari tahu apa penyebab grogi itu.

      Apakah Anda tidak menguasai materi yang akan dibawakan? Jika ya, solusi jitunya adalah buat materi sebaik-baiknya dan selesaikan paling lambat seminggu sebelum seminar dimulai. So, waktu seminggu ini cukup waktu Anda mereview materi atau menambahkan materi yang lain yang Anda kira penting disampaikan.

      Apakah Anda minder? Jika ya, solusi mudahnya adalah anggap saja Anda pakar di bidang yang akan diseminarkan dan anggap peserta sebagai anak TK yang tidak tahu apa-apa mengenai materi tersebut.

      Semoga membantu Jum 🙂

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula