• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Cara Menghapus Pelanggan Tidak Aktif di GetResponse

oleh Herman Yudiono

Berbicara mengenai list building, semakin banyak pelanggan semakin bagus? Tidak selalu. Mengapa?

Karena mungkin saja banyak pelanggan tidak aktif, yaitu pelanggan yang tidak pernah membaca satu pun email Anda, entah itu autoresponder maupun newsletter (broadcast).

Solusinya? Anda mesti menghapus mereka dari daftar pelanggan Anda.

Sebagai contoh, saya menghapus lebih dari 5.400 pelanggan Blogodolar yang tidak aktif. Jika tidak dihapus, saya mesti membayar $149 per bulan pada GetResponse untuk 14.000 lebih pelanggan.

Tentu saja, cara menghapus pelanggan tidak aktif bergantung software email marketing yang digunakan. Jika Anda menggunakan GetResponse, berikut langkah-langkah yang perlu Anda lakukan.

1. Log in ke akun GetResponse Anda.

2. Pada fitur Contacts, pilih Search Contacts.

3. Klik Advanced search.

4. Pilih Campaign, Autoresponder sequence, dan Subscription date. Pada contoh ini, saya akan menghapus pelanggan tidak aktif dari 1 Maret 2016 s.d 30 Mei 2016. Setelah itu, klik Add Condition.

5. Pada bagian Add condition yang muncul, pilih Message not opened, all, dan Never. Setelah itu, pilih all pada Match.

6. Klik Show Contacts.

7. Anda akan melihat daftar pelanggan yang tidak aktif. Pada contoh ini, nama-nama pelanggan ditutupi sebagian demi privasi.

8. Lihat kanan bawah daftar tersebut. Pada Show rows, pilih jumlah yang Anda kehendaki. Sebagai contoh, saya memilih 250 agar pelanggan tidak aktif yang berjumlah 174 terlihat semuanya.

9. Kembali ke bagian kiri atas daftar pelanggan, lalu pilih Choose All.

10. Gulung layar komputer Anda ke bawah. Pada bagian Actions, pilih Remove from account untuk menghapus semua pelanggan tidak aktif terpilih dari akun GetResponse Anda.

11. Klik OK pada notifikasi yang muncul.

12. Setelah beberapa saat, Anda akan melihat bahwa pelanggan tidak aktif terpilih sudah dihapus.

Pelanggan tidak aktif merupakan pelanggan yang tidak bernilai untuk bisnis Anda. Oleh karena itu, Anda mesti menghapus mereka secara reguler (misalnya 2 bulan sekali) agar jumlah pelanggan Anda menjadi “lebih sehat”. Untuk menghapusnya, cobalah langkah-langkah di atas jika Anda menggunakan GetResponse.

Kategori: Email Marketing

Reader Interactions

Comments

  1. Rohadi says

    Juni 17, 2016 at 11:43 am

    IMHO, pelanggan yang ga aktif biasanya bukan karena memang tidak mau membuka message, tapi dalam banyak kasus terjadi karena memang message-nya tidak masuk ke inbox.

    Sebagai contoh, sudah saya praktekkan pakai cara diatas, dan ketika dibagian “Autoresponder sequence” saya pilih dari “All results selected” ke “Receiving autoresponders”, hasilnya langsung drop dari 250 an ke 0 (nol), dengan kata lain inactive subscribers tersebut memang tidak mendapatkan kiriman email kita :cmiiw:

    Saya sendiri juga masih berusaha mengatasi masalah ini dan belum menemukan solusi bagaimana agar prosentase kiriman email kita lebih besar peluangnya untuk masuk ke inbox subscribers.

    Btw nice share kang.. 🙂

    • Herman Yudiono says

      Juni 17, 2016 at 2:06 pm

      Bisa jadi seperti itu.

      Sepanjang yang saya tahu, tidak menerima kiriman email kan bisa dicek di prosentase delivery. Ini kecil sekali. Dari 5.000 pelangggan, paling 3-10 email saja yang tidak menerima kiriman email saya.

  2. Ipin Lambar says

    Juni 17, 2016 at 5:48 pm

    kalo saya nyimak aja kang. belum nyampe ke level email list. soalnya baru tahap belajar.

    saya termasuk yang terhapus ya kang?

    • Herman Yudiono says

      Juni 17, 2016 at 11:51 pm

      Saya pikir tidak. Buktinya Ipin membaca newsletter saya tentang diskon 50% ebook MMB.

  3. Ihsan Nurul Iman says

    Juni 19, 2016 at 9:36 am

    Tool autoresponder ini sangat saya butuhkan, namun keterbatasan biaya. Apakah ada tool semacam ini yang gratisan? Atau paling tidak murah (pembayarannya one life-time), namun kualitasnya tidak murahan?

    • shiq4 says

      Juni 20, 2016 at 7:34 pm

      pake mailchimp mas. banyak yg rekomendasiin. gratis kok untuk sekitar 2000 an pelanggan. klo lebih dari itu musti bayar. coba di googling soalnya infonya udah lama.

      • Oka Aribowo says

        Juli 22, 2016 at 12:04 pm

        recomended dah kalo pake mailchimp , udah banyak yang make juga 😀

    • Herman Yudiono says

      Juni 21, 2016 at 4:28 pm

      Ihsan,

      Yang gratisan ada MailChimp. Tapi gratisnya sampai 2.000 pelanggan. Lebih dari jumlah itu bayar bulanan yang biayanya hampir sama dengan GetResponse.

      Kalau yang one payment dalam setahun, ada email marketing software lokal yaitu Viosender.com. Layanan ini milik Purba Kuncara, salah satu kawan lama saya dalam hal ngeblog.

      Bagaimana kualitas Viosender? Saya tidak tahu karena belum pernah menggunakannya.

  4. enny says

    Juni 20, 2016 at 12:27 pm

    saya pelanggan baru email blogodolar.smg g terhapus 🙂

  5. shiq4 says

    Juni 20, 2016 at 7:32 pm

    saya sudah subcribe tapi tidak pernah dapat pemberitahuan satu kali pun setiap blogodolar update. saya kira system subxribernya rusak. mungkin saya termasuk yg kehapus ha ha ha……

    • Herman Yudiono says

      Juni 21, 2016 at 4:23 pm

      Saya memang tidak mengirim postingan terbaru Blogodolar ke email list dalam 6 bulan terakhir. Jadi, bukan hanya Anda yang tidak mendapatkannya, yang lain juga tidak.

      Sepanjang Anda membaca salah satu email saya (ada 4 email autoresponder), Anda tidak akan kehapus dari daftar pelanggan lho.

    • Herman Yudiono says

      Juni 23, 2016 at 1:55 pm

      Tambahan, Anda tidak terhapus karena membaca email saya yaitu 2 autoresponder dan newsletter ebook Make Money Blogging saat diskon 50%.

      Anyway, terima kasih sudah berlangganan Blogodolar sejak 3 Januari 2016, Shiq4.

  6. Untung Kasirin says

    Juni 21, 2016 at 9:15 am

    Salam Mas Herman,

    Thanks buat sharingnya. Mohon saran dong mas, kapan kira-kira kita harus mulai pake list building berbayar? Soalnya blog saya baru usia 4 bulan, tetapi belum ada penghasilan.

    Jadi saat ini saya masih pakai mailchimp yang gratisan.

    Thanks,

    Untung

    • Herman Yudiono says

      Juni 21, 2016 at 4:20 pm

      Kapan mulai pakai software list building berbayar? Setahu saya, tidak ada aturannya. Bisa kapan saja karena bergantung pada kebutuhan dan budget yang Anda miliki.

      Perihal MailChimp, Anda gratis menggunakannya hingga pelanggan berjumlah 2.000. Lebih dari itu, ada biaya bulanannya. So, mailchimp bisa dijadikan sarana belajar email marketing.

  7. Octopurba says

    Juni 21, 2016 at 10:26 pm

    Ya kalau saya termasuk bagian dari daftar yang terhapus, bisa daftar lagi kok, kan lumayan dapat potongan 50% sebelum ebook mas Herman meluncur dipasaran. Mas Herman senang, kita pun senang,haha..

    • Herman Yudiono says

      Juni 23, 2016 at 1:50 pm

      Saya cek email Anda, Mas Octo tidak terhapus karena membaca lebih dari satu email yang saya kirimkan.

      Terima kasih telah berlangganan Blogodolar sejak Oktober 2014 🙂

  8. Supri kaje says

    Juni 23, 2016 at 9:58 pm

    Apakah dalam artiannya kena denda ya mas,kalo gak dihapus

  9. Dedy Akas Website says

    Juni 23, 2016 at 10:17 pm

    Wah… kok bisa banyak begitu yah… yang tidak pada aktif…
    Mungkin mereka sudah pada ganti email… 😀

  10. lagubali says

    Juni 24, 2016 at 2:10 pm

    wow..banyak banget email pelanggan yang tidak aktif..kok bisa gitu ya??

  11. ahmuf says

    Juni 27, 2016 at 9:32 am

    Terimakasih Kang Herman atas share-nya, sangat bermanfaat, semoga Kang Herman dan blognya semakin sukses

  12. Ranap Sianturi says

    Juli 1, 2016 at 12:57 am

    Thanks mas Herman atas tutorialnya, walaupun saat ini saya belum memiliki pelanggan namun ini bisa menjadi kepake nantinya.

  13. david banurea says

    Juli 11, 2016 at 9:47 pm

    kelebihan get respone di banding feedburñer apa mas?

    maķasih buat infonya.

  14. darsono says

    Juli 12, 2016 at 3:40 pm

    5400 pelanggan yg dihapus bang???
    woyyyyy…

    ruarrr biasah….

    • masrozak says

      Juli 20, 2016 at 3:58 pm

      mantaps ya.

  15. iChal Zen says

    Juli 14, 2016 at 3:43 pm

    Belum pernah nyoba. Apa sama dengan feedburner ya? saya dulu pake feedblitz, tapi databasenya dihapus semua sama adminnya.

  16. harisahmad says

    Juli 14, 2016 at 6:46 pm

    terkadang orang atau blogger memiliki banyak akun imel, jika akun imel yang didaftarkan lupa password bisa saja tidak tahu kalo ada update blog akang 😀

    nuhun

  17. Kang Maman says

    Juli 17, 2016 at 7:05 pm

    Saya masih belum memaham tentang list building dan semacamnya mas, ijinkan saya belajar dari blog ini untuk mendalami bisnis di internet, saya ingin berhasil juga jadi ‘fulltimer blogger’ seperti mas Herman, semoga…

  18. klg says

    Juli 19, 2016 at 4:34 am

    ohhh itu ya kak caranya thanks ya kak atas informasinya moga bermanfaat ya kak

  19. masrozak says

    Juli 20, 2016 at 3:57 pm

    sepertinya termasuk kali ya.
    padahala menikmati sajiannya. ya maaf mas.
    saya selalu baca tapi di emailnya.
    cuman heran aja ga ada kiriman lagi.

  20. Arda Pratama Panggabean says

    Juli 24, 2016 at 12:23 pm

    Terimakasih infonya mas…

  21. wayan armana says

    Agustus 13, 2016 at 2:05 pm

    Mantap dah tutorialnya..bener bener top

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula