• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Apa Itu Database Blog WordPress?

oleh Herman Yudiono

Saya sering memindahkan blog dari satu hosting ke hosting lain. Salah satu proses pemindahan tersebut adalah mengunduh database dari hosting lama dan mengunggahnya ke hosting baru.

Jujur saja, saya tidak menaruh perhatian terhadap database blog WordPress. Namun, ketika ada teman yang bertanya kepada saya tentang apa itu database WordPress, saya gelagapan menjawabnya.

Setelah meriset dan membaca beragam referensi, ternyata database blog WordPress terdiri dari 11 tabel data. Berikut penjelasan singkat kesebelas tabel data tersebut.

1. wp_commentmeta

Tabel data ini terdari informasi meta tentang komentar yang muncul di blog WordPress. Informasi meta ini terdiri dari 4 bidang yaitu meta_id, comment_id, meta_key, and meta_value. Salah satu contoh informasi meta komentar adalah status komentar seperti disetujui, pending, dan trash.

2. wp_comments

Seperti namanya, table data ini berkaitan dengan fasilitas komentar. Ini terdiri dari nama yang berkomentar, URL, email, dan teks komentar.

3. wp_links

Wp_links menyimpan informasi terkait tautan yang masuk dalam fitur Links. Contohnya adalah:

  • Administration > Links > Add New
  • Administration > Links > Links

4. wp_options

Wp_options berkaitan dengan penyetelan (setting) blog Anda. Tabel data ini terdiri dari General, Writing, Reading, Discussion, Privacy, Permalinks, dan Widget. Selain itu, tabel data ini digunakan juga untuk menyimpan penyetelan plugin.

5. wp_postmeta

Wp_postmeta berkaitan dengan informasi meta tentang postingan, halaman, dan tipe kustom postingan. Salah satu contohnya adalah template untuk membuat postingan atau halaman.

Beberapa plugin menggunakan wp_post meta untuk menyimpan data plugin. Contohnya adalah informasi SEO pada plugin SEO seperti All in One SEO Pack dan SEO by Yoast.

6. wp_posts

Tabel data ini berkaitan dengan konten blog WordPress. Terdiri dari semua postingan, halaman, dan revisinya.

7. wp_terms

WordPress memiliki sistem taksonomi yang memungkinkan Anda untuk mengorganisasi konten Anda. Item-item yang ada dalam taksonomi ini disebut terms dan disimpan dalam wp_terms.

Contohnya, kategori dan tag postingan adalah taksonomi. Nama-nama yang ada dalam kategori dan tag adalah term.

8. wp_term_relationships

Tabel data ini berfungsi mengelola keterkaitan tipe postingan dan term. Dengan kata lain, table data ini membantu WordPress menentukan postingan X dalam kategori Y. Contohnya, postingan SEO on Page dalam Kategori SEO.

9. wp_term_taxonomy

Tabel data ini mendefinisikan taksonomi dalam wp_terms. Sebagai contoh, jika Anda memiliki term Tutorial WordPress, maka tabel data ini terdiri data yang terkait dengan taksonomi kategori.

Pendeknya, wp_term_taxonomy membantu WordPress membedakan apakah term tersebut kategori atau tag.

10. wp_usermeta

Table data ini beisi informasi meta Users dalam blog WordPress. User di sini antara lain admin, kontributor, dan sebagainya.

11. wp_users

Table ini mengandung informasi Users seperti username, kata sandi, dan nama email user.

Database blog WordPress memang rumit karena terkait dengan bahasa pemrograman. Meskipun demikian, dengan mengetahui kesebelas tabel data di atas, saya sedikit paham apa itu database blog WordPress. Bagaimana dengan Anda?

Info: Pada postingan selanjutnya saya akan menginformasikan cara mudah mengoptimasi database blog WordPress Anda.

Kategori: Tips Wordpress

Reader Interactions

Comments

  1. Agus Maulani says

    Januari 26, 2016 at 11:31 am

    Sering banget ngelihat yang kaya gini di WordPress..
    tapi baru tahu arti dan fungsi dari semuanya…

    Nice Info Kang..

    • Herman Yudiono says

      Januari 26, 2016 at 3:42 pm

      Terima kasih Bung Agus.

  2. hengki says

    Januari 27, 2016 at 9:03 am

    wah, tabel yang bikin pusing gan, Setiap kali saya buka tabel seperti itu tensi saya langsung naik Pak :-D, Ditunggu postingan selanjutnya nih.
    Terimakasih sharenya sangat bermanfaat.
    salam

  3. Patrick Prasetyo says

    Januari 27, 2016 at 11:25 pm

    Wah, saya pernah tahu juga database, sama menggunakan phpmyadmin. Namun, pada masing-masing tabel dengan fungsinya rupanya harus banyak belajar dari Blog ini.

  4. Nuhan Nahidl says

    Januari 29, 2016 at 12:01 am

    saya malah baru tahu mas apa itu database. Berarti database itu seperti sebuah berkas ya mas..

  5. jamrud says

    Januari 30, 2016 at 11:56 am

    Hal sepele bagi blogger
    Tapi kadang yg sepele itu sering diabaikan
    Termasuk saya juga yg mengabaikan
    Btw thanks kang infonya sngat bermanfaat

  6. muhammad farhan says

    Januari 31, 2016 at 10:16 am

    makasih kang belajar lagi nih baru migrasi dari blogger ke wordpress 🙂 hehe

  7. somad says

    Februari 2, 2016 at 11:17 pm

    belum bisas memahami kang.. blogger aja juga masih belajar.. di tunggu postingan tentang seo kang

    • Herman Yudiono says

      Februari 5, 2016 at 4:57 pm

      Ini memang tentang WordPress Mas Somad. Jadi, tidak masalah untuk tidak dipahami kalau Anda menggunakan Blogspot.

  8. adi saputra says

    Februari 23, 2016 at 9:37 pm

    Mas,bagaimana cara memasang infolink diwordpres ?

  9. ipin lamnar says

    Maret 11, 2016 at 5:50 pm

    sangat bermanfaat kang, kebetulan saya lgi mau blajar ngeblog wordpress

  10. Stafaid.com says

    Maret 13, 2016 at 1:40 pm

    Gan database wordpress saya tidak bisa di backup, kenapa ya?

  11. Ibnu Wijayanto says

    Maret 18, 2016 at 3:57 pm

    Terakhir kali mengenal beginian waktu belajar buat website tapi karena udah lama gak digunakan jadi lupa

  12. Chrisdika says

    Maret 18, 2016 at 9:47 pm

    Mas, gimana sih caranya mengacckan karya kita ke Google adsense biar kita bisa mendulang dollar dari sana? Terima kasih

  13. ArieSadhar says

    Maret 21, 2016 at 2:37 pm

    Nggak ribet ya, Mas, pindah-pindah hosting gitu? Hehe.

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula