Dua minggu lalu, seorang teman menginformasikan bahwa blognya telah di-banned oleh Google. Karena blog tersebut adalah lumbung dolarnya, ia mengeksperiskan kejadian itu dengan istilah serasa disambar petir di siang bolong.
Seminggu kemudian, kejadian serupa menimpa salah satu blog saya, JasaPembuatanBlog.com (lihat screenshot di bawah ini).
Walaupun cukup sedih, saya setidaknya memperoleh 4 pelajaran penting dari kejadian tersebut.
1. Konten asli adalah raja
Mungkin Anda sering mendengar bahwa content is king. Bagi saya, pernyataan tersebut kurang relevan karena mestinya original content is king (konten asli adalah raja).
Setiap blogger bisa mengisi puluhan, ratusan, bahkan ribuan konten untuk blognya dengan cepat dan mudah (tanpa ribet atau menguras energi). Bagaimana caranya? COPAS alias copy paste (salin tempel).
Saya menerapkan teknik copas tersebut di JasaPembuatanBlog.com. Harapannya, pengunjung blog tersebut melimpah seperti pengunjung beberapa blog copas yang pernah saya kunjungi.
Alih-alih mendapat banyak pengunjung, blog tersebut malah di-banned Google. Penyebabnya adalah konten duplikat akibat banyaknya tulisan copas.
2. Blog harus memiliki tujuan jangka panjang
JasaPembuatanBlog.com saya buat tanpa tujuan jangka panjang. Blog ini hanya didedikasikan untuk membantu teman-teman saya membuat blog berbayar saat mereka belum mampu menyewa hosting. Oleh karena itu, JasaPembuatanBlog.com jarang di-update dan dipromosikan.
Selain diisi tulisan copas, blog tersebut diisi juga dengan banyak postingan paid review tanpa tahu blog tersebut mau jadi apa. Tidak ada konsep mengenai apakah blog tersebut akan menjadi jasa pembuatan blog termurah, terbaik, dan sejenisnya.
Pesan yang ingin saya sampaikan adalah tujuan jangka panjang blog adalah penting. Pertanyaan yang bisa diajukan untuk menentukan tujuan jangka panjang ini antara lain:
- Mau seperti apa blog yang kita miliki dalam 5 tahun mendatang? Apakah ingin menjadi blog terbaik di bidangnya ataukah sekadar blog medioker?
- Apakah kita ingin menjadi blogger terkenal atau full time blogger dari mengelola blog tersebut?
3. Tidak ada jalan pintas dalam ngeblog
Banyak orang yang mengatakan bahwa bila ada jalan mudah, mengapa harus melalui jalan sulit. Bagi saya, ungkapan ini tidak berlaku dalam ngeblog. Mengapa? Ngeblog butuh waktu dan energi untuk membuat postingan asli yang saat diterbitkan tidak ada ditempat lain (unik).
Membuat postingan seperti itu memang tidak gampang (banyak yang tidak menyukainya), namun ia akan menjadi aset penting di kemudian hari.
4. Jangan terlalu bergantung kepada Google
Tidak bisa dipungkiri, Google adalah mesin pencari yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Tak heran, banyak blogger yang menggantungkan “hidupnya” dari pengunjung yang datang dari mesin pencari tersebut. Bila blognya di-banned, dunia seperti runtuh.
Padahal, masih banyak sumber-sumber trafik lain, seperti Facebook, Twitter, jejaring sosial, social bookmark, dan sebagainya. Sudah saatnya sumber-sumber trafik tersebut dioptimalkan.
Itulah pelajaran-pelajaran penting yang saya peroleh dari di-banned-nya JasaPembuatanBlog.com. Bila Anda memiliki pengalaman serupa, silakan membagikannya di bawah ini.
Referensi berbahasa Inggris mengenai penyebab di-banned-nya suatu blog:
- Banned from Google – What Now?
- Google Banned
- 10 Simple Ways To Get Banned By Google
Referensi berbahasa Indonesia:
- Cara Cepat Blog Anda di Banned oleh Google
- Bingung Setelah Blog di Banned
- Kenapa Blog di Banned Google
kayaknya memang google lagi berbenah ya kang, sudah banyak korban blog yang berjatuhan, semoga saja blog saya yang jadi ladang dollar ga kena banned juga
Benar Mas, google lagi “bersih-bersih”.
Amiin.
Jangan lupa, buat kontent asli di blog ladang dolarnya tersebut 😉
Sebenarnya bukan hanya dalam blogging, tapi dalam hal apapun tidak ada jalan pintas untuk sukses.. Kalau kita berpikir bahwa jalan pintas itu ada, justru pikiran itulah yang akan menjerumuskan kita 🙂
Anyway, terima kasih atas sharingnya.. dan, tetap SEMANGAT!
Saya senang dengan apa yang dilakukan google agar hasil pencariannya berkualitas. terus terang aja saya paling benci kalo ketemu blog yang isinya ternyata pakai mesin yang men-generate konten2 blog lain. saya biasanya tidak ragu2 melaporkan ke google jika menemukan situs yang menggunakan script generate content.
jadi korban juga ya akhirnya? kemaren emang denger2 banyak blogger yang ke-banned juga
yang terakhir saya setuju banget.. “jgn Bergantung kepada google”
google bukanlah satu-satunya cara mendatangkan pengunjung blog…. masih banyak cara lain yang tak kalah ampuh…. 🙂
Informasi berdasarkan pengalaman pribadi seperti ini nih yang harganya sangat mahal harganya… Makasih banyak atas sharingnya kang Yudi, tetap semangat dan pantang menyerah… 😀
pelajaran nomor 4 sepertinya menarik, sudah saatnya saya mencoba media selain Google untuk menarik pengunjung ke blog saya.
Benar Bli, saya juga sedang belajar mencari trafik dari FB dan Twitter nih 😉
Memang benar Kang, sudah saatnya mencari sumber trafik lain, karena sepertinya google semakin “sangar” 🙂
Sangar demi kebaikan Mas 😉
tetap semangat.. terima kasih atas sharenya. semoga saya bisa mengambil hikmah dari apa yang telah kang Yudi alami. terima kasih atas pencerahaan
thanks… telah berbagi ilmu ^_____^
ilmu sangat bermanfaat 😀
Sama-sama Mas
Jangan Tergantung Google dan Jangan Terlalu Menyepelekannya… 😉
Setuju Mas Jauhari 😉
Konten memang raja.. oleh karena itu kalau menggantungkan diri dari blogging, harus pintar-pintar nulis original.
Lebih baik buat postingan original Gan.
Ane juga dulu copas di blog-blog English yang saya miliki, namun sekarang sudah tidak lagi.
Terima kasih atas empatinya Mbak.
Semoga kita menjadi lebih baik lagi.
Alhamdulillah gan, sbgai pemula sya sudah bs dpat traffic dri FB dan Social bookmark walaupun gk bnyk sich gan namun semoga bisa ningkatin pndapatan GA diblog. amin.
blog saya malah kena deindex om..
bingung nih..
mau diapain tuh blog..
JasaPembuatanBlog.com saja yang kena banned Google, blog klien yang lain tidak Bang 😀
Wah kok jadi pusing ya membaca komentar yang ada, saya sebagai pemula tentu saja makin bingung tuh, tapi yang jelas bagaimana kita bisa secara hukum tidak melanggar hak cipta tau setidaknya menghargai hasil karya orang lain. Al hasil kita harus bisa berbuat dan berbuat atas hasil karya sendiri, pun demikian ini tidak mudah. Tapi jangan patah semangat lah…. Indonesia harus bisa dan bangun dengan kemandirian teknologi. Gimana yooo kita bangun bersama. Sukses buat semuanya… tidak ada kata berhenti. Terus berjuang…. untuk kebenaran… untuk kesuksesan… aamiin. Sahabat anda di http://s-surya62.blogspot.com
betul banget mas, saya setuju dengan pendapat mas. tapi anehnya mas… blog saya malah kenak banned dari dari beberapa acount sosialbookmark, sampe saat ini saya ndak tau apa alasannya..!
Blog saya pernah dibanned juga oleh google karena terindikasi malware. Sebenarnya blog tersebut dikelola oleh seseorang untuk di monetize akan tetapi tidak berjalan lancar padahal penghasilannya sudah bagus tu sekitar $200/bln. Apa boleh buat, saya ikhlaskan saja dan tidak menyalahkan beliau sebab yang diurus blognya banyak tidak hanya blog saya.
Sekarang mau belajar memonetize blog sendiri meskipun agak terseok – seok..
Sukses selalu untuk anda ya..
Kang saya bingung nih,
koq ada blog yang isinya “kebanyak copas” tapi dia bisa dapet page rank 2?
sehari blog tersebut bisa update sampai 10 posting. Namun kebanyakan itu hasil copy paste yang sedikit dimodifikasi (linknya ia modifikasi).
tapi kenapa koq dia bisa dapet rank yang lumayan?
bisa dijelaskan?
Jefferly,
Saya tidak tahu kenapa blog copas tersebut dapat page rank 2.
Namun, saya masih tetap yakin bahwa cepat atau lambat blog tersebut akan dideindeks Google.
kata orang, natural trafik dari SE itu lebih bagus buat seo … gimana tuh?