• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Kisah Sedih Sang Blogger Ndeso

oleh Herman Yudiono

Jangan salah sangka dulu. Sebutan blogger ndeso bukan untuk Anda, melainkan untuk saya. Bukan untuk merendahkan kemampuan saya, bukan pula meremehkan diri saya. Namun, ini semata-mata karena saya tinggal di sebuah desa (deso dalam bahasa Jawa) terpencil.

Tinggal di sebuah desa yang jaraknya 600 Km dari Makassar, Sulawesi Selatan, membuat saya sering menjumpai hal-hal yang tidak mengenakkan (menyedihkan). Hal-hal apa saja itu?

Berikut adalah beberapa kisah sedih yang saya alami:

1. Setiap hari mati lampu

Desa saya mendapat pasokan listrik dari PT Inco, Tbk. Pasokan listrik ini dikelola oleh PLN lokal. Dari informasi yang saya peroleh, listrik ini sebenarnya dikhususkan untuk beberapa desa di seputar perusahaan tersebut. Entah untuk mengeruk keuntungan yang lebih banyak atau perintah pemda setempat, PLN mendistribusikan listrik tersebut ke beberapa desa yang tidak ada ada di seputaran perusahaan. Akibatnya, setiap hari desa saya mengalami mati lampu karena kekurangan daya.

Durasi mati lampu bermacam-macam. Kadang lima menit, satu jam, dan bahkan bisa lebih dari 3 jam. Waktunya pun tidak menentu. Bisa pagi hari, siang, sore, dan malam hari. Kondisi ini membuat saya stress karena tidak jarang aktivitas online saya terhenti gara-gara mati lampu.

2. Koneksi internet lambat

Saya pernah menggunakan Telkomsel Flash untuk berinternet. Karena membuka email Yahoo saja bisa memakan waktu setengah jam, saya beralih ke Flexi. Koneksi Flexi lebih baik daripada Telkomsel Flash, namun tetap dalam kategori lambat. Sampai saat ini, saya belum pernah sukses membuka sebuah video di YouTube menggunakan Flexi.

Setali tiga uang, saya juga tidak bisa mengakses cPanel Blogodolar yang menggunakan hosting Doreo. Alasannya, koneksi internet yang terlalu lambat sehingga disinyalir “berbahaya” oleh penyedia hosting tersebut.

3. Sering tidak ada sinyal Flexi

Bila hujan rintik-rintik atau deras, sinyal Flexi sering hilang. Yang lebih parah lagi, sinyal ini sering hilang tanpa pengaruh cuaca. Contohnya saat saya beraktivitas online dini hari. Alih-alih mendapatkan koneksi internet yang bagus, saya malah tidak bisa beraktivitas karena sinyal tidak ada.

4. Kesepian

Jumlah blogger yang ada di tempat saya bisa dihitung dengan jari. Itu pun sebagian besar karyawan (blogger paruh waktu) yang aktivitas ngeblognya terbatas. Kondisi ini membuat saya kesepian. Tidak ada teman ngobrol seputar ngeblog. Tidak ada kolega untuk mendiskusikan bisnis online. Tidak ada pula teman satu profesi sebagai full time blogger.

Sebenarnya saya dan beberapa teman telah mendirikan Probaners (Pro Blogger Wanna be Sorowako) pertengahan tahun ini. Jangankan berniat mengembangkan komunitas tersebut, teman-teman saya tersebut sangat sulit diajak berkumpul. Selalu saja ada alasan. Padahal, bagi saya kumpul bareng dengan sesama blogger sangat penting. Selain bertukar pengalaman, hal ini juga untuk jeda sejenak dari aktivitas online yang adakalanya menjemukan.

Itulah 4 kisah sedih yang saya alami sebagai blogger ndeso. Saya berharap kisah sedih ini hilang setelah saya pindah ke kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, atau Makassar (saya saat ini sedang dalam proses pindah tempat tinggal). Dengan demikian, saya bisa menyebut diri sendiri sebagai blogger kota atau bahkan blogger metropolitan (bila tinggal di Jakarta).

Apakah Anda punya pengalaman serupa dengan saya?

Kategori: Umum

Reader Interactions

Comments

  1. Jaka says

    Oktober 31, 2011 at 2:19 pm

    Keadaan kita sama mas ndeso…
    Saya tinggal di pelosok di daerah aceh, sama seperti anda juga.. lampu sering mati, koneksi lambat, tetapi sekarang sudah enakan sedikit.. Sudah masuk speedy, dengan koneksi yang lumayann 🙂

    • Kang Yudiono says

      November 1, 2011 at 5:40 am

      Jaka:

      Siip. Saya juga kalau sudah di kota mau pakai Speedy.
      Kata teman-teman koneksi Speedy kuencang tuh 😉

  2. Ihsan Ariswanto says

    Oktober 31, 2011 at 3:28 pm

    Waduh, yang di pelosok Bantul (jogja) aja sinyal juga cuma dpt edge Pak..

    Speedy belum sampai situ ya Pak?

    • Kang Yudiono says

      November 1, 2011 at 5:31 am

      Ihsan:

      Di sini belum ada Speedy karena tidak ada telpon rumah.

  3. Kevin says

    Oktober 31, 2011 at 4:28 pm

    saya jadi malu. Kang Yudiono yang tinggal di tempat terpencil saja bisa menghasilkan uang dari blog nya, sementara saya yang tinggal di kota Bandung, yang hanya 2 jam dari Jakarta masih belum bisa gajian dari kegiatan ngeblog.

    Salut Kang Yudiono. 🙂

    • Kang Yudiono says

      November 1, 2011 at 5:33 am

      Kevin:

      Thanks. Waktu gajian dari blog bersifat relatif. Ada yang cepat ada juga yang lama. Gajian pertama saya dari Google Adsense (GA) memakan waktu 10 bulan. Dengan kata lain, dalam kurun waktu tersebut pendapatan GA saya hanya $10 per dulan.

      • Kevin says

        November 1, 2011 at 12:07 pm

        lah pendapatan GA saya dah 6 bulan lebih belum ada 5 dollar kang.
        maklum kang, mau nulis blog bahasa Inggris males2an.
        sekarang malah fokus nulis blog nostalgia.

        Rencananya pengen pasang iklan sendiri saja kang, jadi lebih tenang.

  4. Leo Ari Wibowo says

    Oktober 31, 2011 at 6:40 pm

    Senasib. Tapi tinggal boleh di desa mas, pikiran harus sama dengan/melebihi kota. Tapi dengan tinggal di desa, kita jadi punya bahan post artikel lho mas, contohnya ya artikel ini 🙂

    • Kang Yudiono says

      November 1, 2011 at 5:37 am

      Leo:

      Postingan seperti ini hanya selingan saja. Konten utama blog ini adalah tutorial 😀

  5. Kang Kabayan says

    Oktober 31, 2011 at 8:42 pm

    Wah ternyata Kang Kabayan banyak teman juga nich sama-sama orang desa. Untungnya listrik normal, padam kalau hujan besar saja. Soal koneksi sama2 juga pakai flexi, murah dan lumayan cepat daripada gprs gsm soalnya 3gnya gak masuk.

    • Kang Yudiono says

      November 1, 2011 at 5:38 am

      Kang Kabayan:

      Kalau komunitas blogger Ciamis ada gak?

  6. Kang Yudiono says

    November 1, 2011 at 5:36 am

    Apep Herya:

    Ada dua kota yang jadi pertimbangan saya sekarang: Bogor atau Bandung. Saya sudah familiar dengan Bogor karena pernah tinggal 9 tahun di sana (saat mahasiswa dan bekerja). Sementara Bandung, ada family saya di sana plus dekat dengan Sumedang.

    Ralat, bukan $5,000 tapi baru $500/bulan. Salam sukses juga buat Anda 😉

    • Kevin says

      November 1, 2011 at 12:07 pm

      Bandung aja kang, hawanya dingin dan sejuk 😀

  7. Kang Yudiono says

    November 1, 2011 at 5:39 am

    Ferry:

    Enak ya punya komunitas Blogger Lampung. Btw, apa saja yang dilakukan komunitas tersebut?

  8. GombongPlus says

    November 1, 2011 at 6:15 am

    di Jakarta, Cakung, juga sering mati lampu, kang. kadang malah seharian. gimana lagi a? ya terpaksa menerima dengan iklas. Sedikit menyimpang, Kang. Akang baiknya bikin buku make money or online money. kalau bisa diproduksi sendiri. hitung-hitungannya lumayan, saya juga sedang bikin dua nih sambil nunggu modal

    • Kang Yudiono says

      November 2, 2011 at 6:44 am

      GombongPlus:
      Garis besar eBook yang akan saya tulis sudah saya arsipkan.
      Namun, saya belum punya bukti untuk menunjang ebook tersebut.
      Kalau saya sudah bisa menghasilkan ribuan dolar tiap bulannya, rasanya enak membagikan cara-cara yang saya lakukan di ebook tersebut.
      Poinnya, saya tidak ingin menjual mimpi, namun berbagi cara yang saya lakukan. Mudah-mudahan cara tersebut bisa juga membuat sukses orang lain.

  9. Triagung says

    November 1, 2011 at 6:31 am

    ditunggu di bandung ya kang :), pengen belajar banyak neh dari kang yudiono…

    • Kang Yudiono says

      November 2, 2011 at 6:36 am

      Rencananya, saya sebulan mau “titirah” dulu di Sumedang. Ntar kopdar deh sama Mas Tri 😉

  10. Bang Dje says

    November 1, 2011 at 9:38 am

    Kalau sekadar mencari koneksi internet yang lebih cepat mungkin cukup pindah ke Makassar. Tetapi kalau ingin masuk ke Jawa juga saran saya hanya satu, hindari Jakarta. Kota itu sudah terlalu padat. Mungkin lebih baik pindah ke Surabaya atau Bandung. Kalau ke Semarang mungkin bisa kopi darat dengan saya …

    • Kang Yudiono says

      November 2, 2011 at 6:39 am

      Bang Dje,
      Bandung kayaknya lebih mengasyikkan.
      Hmmm…mau juga neh kopdar dengan Bang Dje.
      Adik saya (sekarang tinggal di Bandung) punya rumah di Semarang, mudah-mudahan saya bisa ikut kalau dia liburan ke sana.

  11. Kevin says

    November 1, 2011 at 10:27 am

    saran saya pindah ke bandung aja kang. Selain dekat dengan keluarga , ke sumedang juga dekat. hehehe.

    Supaya saya juga bisa berguru langsung ke Kang Yudiono 😀

    • Kang Yudiono says

      November 2, 2011 at 6:40 am

      Kevin:
      Siiip. Bandung euy!!! 😆
      Bukan berguru kali, tapi belajar bersama neh 😉

  12. LELASURAMADU LOVES CATFISH says

    November 1, 2011 at 4:35 pm

    Jika membaca cerita diatas, berarti saya masih patut bersyukur dengan internet lelet saya 🙂

  13. Kang Yudiono says

    November 2, 2011 at 6:37 am

    Mantap Bro.
    Salam buat rekan-rekan blogger di ELPECE ya 😉

  14. miftakh says

    November 5, 2011 at 3:40 am

    No 1.
    MATI LAMPU….Paling Bikin Kesal.
    disini bisa 10 kali mati lampu dalam 24 Jam, sebentar mati sebentar lagi hidup. Kelap kelip mirip lampu disko malah.
    Petugas PLN-nya kok seperti main-main….Monitor, CPU, Keyboard, Hardisk Sampai kedengaran “Misuh2” qunyux…..hkkg

  15. BOABOO says

    November 6, 2011 at 9:14 pm

    salute!
    blogger ndeso tapi rejeki kota ya ga papa, kang

  16. Arham Sukardi says

    November 25, 2011 at 8:02 pm

    Di daerah saya juga sering mati lampu sobat..

    salam dari Soppeng

    • Kang Yudiono says

      November 25, 2011 at 11:48 pm

      Salam sukses buat Anda Daeng Arham 😉

  17. rest area says

    Desember 4, 2011 at 4:47 pm

    kampung tapi nggak kampungan 🙂

  18. download says

    Desember 10, 2011 at 1:18 am

    wakakakakaakak kang sama juga saya dari desa

  19. Keyoy says

    Desember 25, 2011 at 6:13 pm

    waaaaaaaaaah sama kang ane banget tuh 🙁

  20. banyu says

    Maret 17, 2012 at 9:59 am

    salam sukses, kapan kapan ngopi bareng kan. insyaAllah

  21. krisnanto says

    Maret 21, 2012 at 2:40 am

    hehehehehe denger kata flexi pengen ketawa, bukan mengejek melainkan kaya apa ya lemotnya 😀 dulu aku penyetia flexi lho om sebelum pindah ke smarfren :D……
    numpang poting ane om lam kenal 😀 —–>>>

  22. glaydenty says

    April 4, 2012 at 10:11 am

    hahaha….

    sabar.

  23. doel Bloger pemula says

    Juli 29, 2012 at 3:29 pm

    he he…ternyata saya saat ini mengalami hal yang dulu Sampeyan alami kang Yud…Bloger pemula…baru dapat Addsense beberapa dolar trus di Baned sedih kecewa dan tidak semangat lagi…tapi membaca Blog – blog para senior semangat saya berkobar lagi….terima kasih motivasi nya Kang Yudiono…semoga tambah Sukses dan berharap suatu saat kita bisa Kopdar dan Sharing Ngeblog…salam dari Banjarmasin

  24. untoro says

    September 5, 2012 at 4:50 pm

    Bro, saya di makassar, kapan2 boleh donk ketemuan..
    By the way, bolehkan saya minta tolong, cek blog saya http://www.cara-membuat-blog.info, saya ingin mas bro kritik dan beri masukan ke blog itu, dan diringkas dalam sebuah postingan di blog mas bro ini. KArena permasalahan2nya dan solusinya nanti pasti juga berguna untuk pembaca setia mas.
    HAri ini saya langsung berlangganan artikel di blog mas ini.
    Terimakasih sebelumnya dan salam kenal yah..

  25. photoshopku.net says

    Januari 30, 2013 at 11:46 am

    om blogger full time kaya gimana?

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula