Postingan ini adalah bagian ke-1 dari postingan berseri Fase Ngeblog Saya.
Istilah blog sudah saya ketahui semenjak kerja di Bogor. Namun, waktu itu saya tidak tertarik sama sekali terhadap blog karena saya sedang menggandrungi dunia sains. Sebagai lulusan kimia, yang saya lakukan ketika berinternet adalah mencari informasi terbaru seputar kimia, menelusuri biografi kimiawan kondang, mencari jurnal ilmiah, dan sebagainya.
Satu lagi yang menjadi perhatian saya waktu itu adalah dunia sastra. Saya menyukai cerita pendek dan puisi yang ditulis oleh sastrawan Indonesia di surat-surat kabar. Tak jarang saya mengkliping koran-koran yang memuat cerita pendek karangan sastrawan favorit saya seperti Seno Gumira Ajidarma, Eka Kurniawan, Danarto, Djenar Maesa Ayu, Agus Noor, Jujur Prananto, dan Ugoran Prasad.
Saya juga mengkliping puisi-puisi karya Inggit Putria Marga, Dina Oktaviani, Joko Pinurbo, Nirwan Dewanto, Ook Nugroho, Sapardi Djoko Damono, Dorothea Rosa Herliany, dan Komang Ira Puspitaningsih. Tak lupa, saya pun membeli buku-buku mereka bila saya jalan-jalan ke toko buku.
Pindah kerja di Sorowako
Karena kerja di almamater, pekerjaan saya didominasi seputar dunia akademik mulai dari menjadi koordinator praktikum kimia, mengerjakan proyek dosen, sampai menjadi asisten responsi mahasiswa tingkat satu. Karena jenuh, saya pun mulai melirik dunia industri.
Setelah mengalami beberapa kegagalan, akhirnya saya diterima kerja di sebuah perusahaan tambang nikel asing di Sorowako, Sulawesi Selatan, sejak 14 November 2005. Lokasinya berjarak sekitar 600 km dari Makassar dengan waktu tempuh 12 jam (bila menggunakan bus) atau 1 jam bila menggunakan pesawat terbang.
Walaupun sudah masuk dunia industri, saya masih menaruh perhatian terhadap dunia akademik dengan cara mencari informasi-informasi terbaru seputar kimia. Oleh karenanya, di akhir pekan, saya sering “nongkrong” di situs-situs ilmiah seperti Science, Nature, Scientific American, Nobel, dan sejenisnya.
Saya juga sering melacak publikasi-publikasi ilmiah teman kuliah yang saat itu lagi menimba ilmu di luar negeri. Bahkan, terkadang saya juga meminta tolong mereka mendownload artikel-artikel kimia dan mengirimkannya ke saya.
Tidak Sengaja
April 2008. Karena ingin tahu berita seorang adik kelas yang lagi belajar di Jepang, saya mengetikkan namanya di Google. Muncullah nama blognya (berplatform wordpress.com) dan saya pun membaca tulisan-tulisannya mulai dari aktivitas laboratorium, aktivitas kuliah, dan kehidupan sehari-harinya.
Secara tidak sengaja, saya terpana oleh apa yang dia tuliskan. Saya berpikir: “wah bagus juga bila saya memiliki blog sebagai catatan online saya, siapa tahu ada teman-teman yang ingin mengetahui aktivitas saya di Sorowako”. Akhirnya, saya pun membuat blog di wordpress.com dengan nama Blognya Kang Yudiono.
Karena awam, saya kesulitan menggunakan fitur-fitur wordpress saat itu. Saya masih ingat bagaimana mencari-cari cara membuat read more, menaruh widget, menampilkan alexa, membuat link internal, dan sebagainya.
Karena berupa blog personal, maka topik yang saya tulis beragam. Ada kalanya saya menulis mengenai selebritis (waktu itu lagi ramainya foto panas keluarga Azhari), tinju, dan bahkan puisi-puisi yang saya buat. Pokoknya apa saja yang menarik bagi saya, saya menuliskannya. Tanpa sensor karena moto saya waktu itu adalah menulis semau gue!
Karena tidak punya arah dan target, dua bulan kemudian, blog saya itu “mati suri”. Saat mati suri itu saya tetap online.
Aktivitas baru online saya adalah membeli buku. Maklum, saat itu saya baru memiliki kartu kredit. Buku-buku yang saya beli berasal dari Amazon dan Gramedia Online. Topik buku yang saya beli tetap seputar dunia sains dan sastra.
September 2008. Saat melihat-lihat buku best seller di Gramedia Online, saya tertarik pada sebuah buku yang berjudul Meraup Dollar Lewat Blog. Dalam sales letter-nya, buku karangan Agus Hery Prasetyo ini merkomendasikan empat “mesin peraup” dolar sebagai tambang dolar utama yaitu Google Adsense, Adbrite, Text-Link-Ads, dan afiliasi Amazon.
Karena saya waktu itu memiliki blog yang sedang “mati suri”, saya berpikir begini: “Hmm…kayaknya blog saya bisa dijadikan mesin dolar dengan cara-cara yang disebutkan buku tersebut”. Saya pun membeli buku tersebut beserta buku-buku sastra lainnya.
Dua minggu kemudian, buku tersebut sampai ke tempat tinggal saya. Saya pun membacanya sampai tuntas. Setelah itu, saya merombak blog saya untuk tujuan bisnis online. Saya menghapus sebagian besar postingan saya dan mulai menggarap serius blog saya tersebut.
Sayangnya, blog saya tersebut adalah blog gratisan sehingga saya terbentur aturan yang tidak memperbolehkan wordpress.com untuk digunakan untuk menaruh link afiliasi, paid review, dan sebagainya. Akhirnya, keinginan meraup dolar lewat blog perlahan meredup.
Namun, keinginan ini mencuat lagi ketika April 2009 saya menonton sebuah tayangan di TV Swasta berjudul Mendulang Dolar dengan Blog. Nara sumbernya adalah Zizy Damanik, yang setahun setengah kemudian bersedia saya wawancarai (Wawancara dengan Zizy Damanik dari Teh Susu.com).
Itulah kisah saya yang secara tidak sengaja mengenal blog. Pada postingan selanjutnya saya akan mengisahkan bagaimana saya mengais dolar saat saya ngeblog di blog gratisan. So, stay tuned here guys!
- Bagaimana saya mempromosikan Blogodolar dalam 3 bulan pertama
- Bagaimana saya mengais dolar di awal-awal ngeblog
- Bagaimana saya pindah ke hosting berbayar
wah mantapkang ceritanya, saya juga demikian kang, mengenal blog tanpa sengaja, dan sekarang mualai serius menggeluti bisnis online, rencananya saya , temen dan dosen saya yang tergabung di i-bizznet.com ingin membuat web penyedia jasa domain dan hosting untuk pemula , doain sukses ya mas………
Terima kasih Mas Ainul.
Ide bisnisnya mantap Mas dan saya pikir itu akan banyak membantu orang.
Semoga sukses ya.
Perjalanan ngeblog yang menarik kang, awalnya memang sulit dan seperti rusa masuk kampung ya. sama, saya juga begitu ketika mulai ngeblog-bingung pwol.
Salam hangat dari BlogCamp yang saat ini menggelar acara unggulan:
1. Ungkapkan Opini Anda
2. The Amazing Picture.
3. The Twin Contest
4. Kontes Menulis Peribahasa
Silahkan join di Blogcamp dan dapatkan hadiah yang menarik dan bermanfaat.
Terima kasih
Ya Pakde, memang sulit di awal-awalnya.
Namun, karena saya antusias belajar ngeblog, pelan-pelan saya bisa mengatasi problem ngeblog yang saya hadapi.
Kisah yang menarik kang. Hampir sama dengan saya kang. Saya pertama membuat blog hanya untuk berbagi pengalaman dan sebagai catatan online. Setelah mengenal beberap ablog yang membahas make money blogging, termasuk Blogodolar, saya baru tertarik menguangkan blog. Btw, link yang terakhir (Wawancara dengan Zizy Damanik dari Teh Susu.com), Not found (broken link). Saya tunggu cerita selanjutnya Kang.
Ealah…Iya, Gus broken link pada link terakhir.
Saya sudah memperbaikinya.
Thanks koreksinya Gus 😉
Kang Kabayan juga mengenal blog sewaktu masih kerja di Cikarang sana. Awalnya mau membuat website dengan CMS, Trus coba membuat website dengan Joomla tapi ternyata terlalu banyak modulnya dan berat jadinya cari yg lain eh ketemu WordPress. Jadinya ngeblog dech…
Kalo saya mengenal blog gara-gara nyasar di nafasku.com. Yg punya nafasku ternyata satu SMA sama saya. Jadi, terinspirasi buat blog deh. Haha
Ditunggu fase selanjutnya om.
Halo salam kenal.mau ajakin tukeran link nih.Link anda sudah saya pasang di http://speakermini.blogspot.com pasang link gw juga ya…
link : http://speakermini.blogspot.com
nama : Speaker Mini
makasih
Ditunggu kisah mengais dollar dari blognya, Kang
sangat menarik fase ngeblognya kang, bisa jadi inspirasi…picturenya juga lucu 🙂
baca yg komentar…eeh ternyata ada yang nyasar minta tukar link, emangnya masih open tukar linknya kang 🙂
Saya menerima tukaran link.
Namun, bila caranya kurang sreg, saya sering menolaknya.
Kalau pembaca setia Blogodolar mau minta tukaran link, saya dengan terbuka menerimanya Pak 😉
Memang dugaan Mas Khalid sebelumnya seperti apa?
wah baru bisa berkunjung nih kang, maklum blog saya lagi sakit nih hostingnya, so blog saya sementara gak bisa dibuka
ada saran kang buat saya dan blog saya..maaf keluar topik
sukses kang ya
Tadi malam saat saya berkunjung, blognya Mas Ahmad tidak bisa dibuka.
Ternyata lagi sakit hostingnya.
Saya beberapa kali ngasih saran lewat komentar saya di blognya Mas Ahmad tuh 😉
Suatu ketidaksengajaan terkadang bisa menjadi titik balik kerhasilan seseorang…halah.
Saya pun kenal blog jg tanpa kesengajaan Kang,,awalnya cuma buat catatan pribadi saja…tp setelah blogwalking ke sana kesini..pada suatu saat membaca artikel ttg cara meng-uangkan blog.
Namun sering kali kita sakit hati ketika se2orang ato temen meremehkan kita atau menghina kita. Dikiranya kita orang sinting bin sableng,” Masa cari duit kok dari Blog”.
Tp pada akhirnya mereka yg terdiam, ketika beberapa recehan dollar hasil dr blog aku tunjukkan pd mereka. WEW…kok mlh curhat ya Kang..ha…ha…
Pokoknya sukses selalu buat Kang Yudiono….Insyaallha aku akan jd pengunjung setia
Sharing yang bagus Mas.
Terima kasih ya.
sepertinya memang djodohkan jadi blogger handal ya Kang? hehe
Ah, bisa saja Bli Wira ini.
Handal apanya, sama-sama masih belajar koq 😉
Nice info… thanks…
Semangat mas… semoga mendapat imbalan yang setimpal dari Yang Maha Kuasa atas ilmunya….
Trims atas dorongan semangatnya Mas Jack 😉
Salam kenal serta jabat erat selalu dari tabanan
Wah kalo membaca postingan blogger yang bersemangat begini aku jadi pingin juga berbisnis di blog. Tapi sayang aku gak tahu mau ke barat atau ke timur jalan untuk sukses itu 😆
hmmm…wah wah wah apaan itu 🙂
asyik juga membaca kisah kang Yudiono tentang awal-awal perkenalan dengan dunia blogging. Jadi teringat masa-masa silam … 🙂 … :=)
Berarti sedikit nostalgia nih 😀
My english is not excellent. Could u give me link to some translator? I would like to be able to learn this so mucho .
Salam kenal 🙂
Saya menjual buku-buku karya Pak Sapardi Djoko Damono. Barangkali berminat, silakan kunjungi http://rumahbelanjaaulia.wordpress.com/2010/11/20/buku-buku-sapardi-djoko-damono/
Terimakasih 🙂
Nice Post, sama saya jadi pe blogger karena suka dengan internet,,,…tank for motifasix.>
wah… keren mas. perjalanan hidup yg begitu manis. tapi kok keluar dari PT INCO mas, padahal disitu (katanya) gajinya tinggi yah?? apa bekerja dengan gaji tinggi tidak cukup yah?? 😀 karna sy jg salah satu orang yg ingin bekerja bukan karna gaji, tapi karna kesenangan dan tulus bekerja. sy ingin buat blog seperti kang yudi, sy ijin nyimak dulu beberapa info disini mdh2an bisa menginspirasi…