• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Pedoman Penulisan Huruf Kapital (No. 11 Sering Dilupakan Kebanyakan Orang)

oleh Herman Yudiono

Anda seyogianya tidak memperhatikan ejaan saat menulis sehingga dapat menulis sebanyak dan secepat mungkin. Namun, saat mengedit, Anda perlu memperhatikan ejaan agar tulisan Anda menjadi lebih baik. Selain itu, Anda pun membiasakan diri untuk tertib dalam menulis.

Berbicara mengenai ejaan, penulisan huruf kapital atau besar merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan. Guna membantu Anda menulis huruf kapital dengan benar, berikut adalah pedoman penulisan huruf kapital yang diambil dari Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD).

1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Contohnya: Saya membaca buku.

2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.

Contoh:

  • Islam
  • Kristen
  • Quran
  • Injil
  • Weda
  • Yang Maha Kuasa
  • Yang Maha Penyayang
  • Rahmat-Mu
  • Kuasa-Nya

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama untuk menuliskan kata-kata, seperti imam, makmum, doa, puasa, dan misa. Contoh: Ia selalu membaca doa sebelum keluar rumah.

3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.

Contoh:

  • Haji Agus Salim
  • Sultan Hasanuddin
  • Nabi Adam
  • Imam Hanafi

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.

Contoh:

Kalimat Salah Kalimat Benar
Ibunya menunaikan ibadah Haji. Ibunya menunaikan ibadah haji.
Ia merupakan seorang Sultan yang bijaksana. Ia merupakan seorang sultan yang bijaksana.
Pria itu ditangkap pihak berwenang karena mengaku sebagai Nabi. Pria itu ditangkap pihak berwenang karena mengaku sebagai nabi.

4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Contoh:

  • Presiden Joko Widodo
  • Rektor Institut Pertanian Bogor
  • Gubernur Sulawesi Selatan
  • Walikota Ridwan Kamil
  • Jenderal Moeldoko
  • Menteri Dalam Negeri
  • Profesor Supomo

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.

Contoh:

Kalimat Salah Kalimat Benar
Bulan lalu ayahnya dilantik menjadi Menteri. Bulan lalu ayahnya dilantik menjadi menteri.
Pertemuan itu dihadiri beberapa Jenderal. Pertemuan itu dihadiri beberapa jenderal.
Sebagai seorang Walikota yang baru, ia berani memberantas korupsi di kantornya. Sebagai seorang walikota yang baru, ia berani memberantas korupsi di kantornya.

5 . Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang. Contohnya seperti di bawah ini:

  • Amir Hamzah
  • Jusuf Kalla
  • Dewi Sartika
  • Bacharuddin Jusuf Habibie

Dalam nama orang tertentu, huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata bin atau binti. Contohnya:

  • Ahmad bin Marsuki
  • Siti Fatimah binti Rahman

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang atau nama geografis yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran. Contoh: 10 volt, 5 ampere, mesin diesel, garam inggris, gula jawa, jeruk bali.

6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa. Contoh:

  • suku Sunda
  • bahasa Inggris
  • bangsa Indonesia

Mohon diingat, kata bangsa, suku, dan bahasa ditulis dengan huruf kecil jika berada di tengah kalimat. Contoh: Para pakar sedang merumuskan aturan pengindonesiaan istilah asing.

7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.

Contoh:

Salah Benar
Perang Kemerdekaan perang Kemerdekaan
Bulan Agustus bulan Agustus
Tahun Masehi tahun Masehi

8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi. Contohnya seperti di bawah ini:

  • Bukit Barisan (bukan bukit Barisan)
  • Danau Toba (bukan danau Toba)
  • Selat Sunda (bukan selat Sunda)
  • Teluk Jakarta (bukan teluk Jakarta)
  • Sungai Cimanuk (bukan sungai Cimanuk)

Namun, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama dalam geografi yang tidak khas. Perhatikan contoh berikut.

Salah Benar
Berlayar sampai ke Teluk. Berlayar sampai ke teluk.
Kami menyeberangi Sungai yang dangkal. Kami menyeberangi sungai yang dangkal.
Di desaku ada Bukit yang indah. Di desaku ada bukit yang indah.
Setiap sore saya berenang di Danau yang bersih. Setiap sore saya berenang di danau yang bersih.

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta dokumen resmi.

Contoh:

  • Dewan Perwakilan Rakyat
  • Undang-Undang Dasar 1945
  • Kementerian Pekerjaan Umum

Perhatikan penulisan berikut:

Kalimat Salah Kalimat Benar
Menurut Undang-Undang, ia dapat dijatuhi hukuman paling lama lima tahun. Menurut undang-undang, ia dapat dijatuhi hukuman paling lama lima tahun.
Teman saya menjadi pegawai di salah satu Kementerian. Teman saya menjadi pegawai di salah satu kementerian.

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.

Contoh:

  • Kapan Saudara berangkat?
  • Saya akan disuntik, Dok?
  • Di mana rumah Pak Joni?
  • Itu apa, Bu?
  • Surat Bapak sudah saya terima.

Untuk pemahaman lebih lajut, perhatikan contoh di bawah ini.

Kalimat Salah Kalimat Benar
Semua Kakak saya sudah menikah. Semua kakak saya sudah menikah.
Kita harus menghormati Ayah dan Ibu kita. Kita harus menghormati ayah dan ibu kita.
Mobil Pak Lurah mogok. Mobil pak lurah mogok.
Kami sedang menengok Bu Guru. Kami sedang menengok bu guru.

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut.

Kalimat Salah Kalimat Benar
Terima kasih atas perhatian anda. Terima kasih atas perhatian Anda.
Tahukah anda bahwa harga bahan bakar minyak akan dinaikkan? Tahukah Anda bahwa harga bahan bakar minyak akan dinaikkan?

Menulis huruf kapital tidaklah sulit sepanjang Anda memperhatikan pedoman di atas. Karena itu, mulailah dari sekarang untuk tertib menulis huruf kapital.

Dalam pengamatan saya, kaidah no. 11 sering dilupakan kebanyakan orang. Apakah Anda sering melupakannya juga?

Update: Jika Anda tertarik EYD, silakan baca tulisan saya di TipsMenulisBuku.com yaitu:

  • 205 Contoh Kata Baku dan Tidak Baku (dari A Sampai Z)
  • 3 Jenis Kalimat Majemuk yang Mungkin Anda Lupakan

Kategori: Tips Menulis

Reader Interactions

Comments

  1. Patrick Prasetyo says

    November 13, 2014 at 5:39 am

    Kalau saya sendiri, bukan hanya No. 11 mas, tapi juga beberapa nomer lain. Diantaranya No. 8, kalau menulis nama tempat biasanya langsung saya tulis kapital.

    • Herman Yudiono says

      November 14, 2014 at 10:19 am

      Thanks sharing pengalamannya, Patrick.

  2. Ranap Sianturi says

    November 13, 2014 at 6:39 am

    detail bgt kang Herman, mantab

    • Herman Yudiono says

      November 14, 2014 at 10:21 am

      Thanks a lot.

  3. Rohadi says

    November 13, 2014 at 7:36 am

    Hehe bener banget ini, no. 11 saya taunya jg dari blog ini. Karena udah terlanjur jadi kebiasaan, sekarang kalo abis nulis selalu tekan ctrl+H, replace anda with Anda, lalu klik replace all 😀

    • Herman Yudiono says

      November 14, 2014 at 10:19 am

      Siip Mas Bro.

  4. Edi Subarkah says

    November 13, 2014 at 8:18 pm

    Yang no 11 saya juga baru tau kalau Anda pakai huruf kapital, kalau kata ganti kami dsb pakai kapital juga atau tidak kang ?

    • Herman Yudiono says

      November 14, 2014 at 10:17 am

      Mas Edi,
      Kalau kata kami, huruf pertamanya kecil.

  5. Dwi says

    November 13, 2014 at 10:42 pm

    salut sama kang yudiono, tulisannya terperinci dan jelas.. jadi nambah lagi pengetahuan tentang penggunaan bahasa indonesia yang benar serta penggunaan huruf kapital yang benar 🙂

    Lanjut terus mas.. 🙂

    • Herman Yudiono says

      November 14, 2014 at 10:17 am

      Thanks Dwi.

      • budiman says

        November 18, 2014 at 9:31 am

        Ejaan yang benar seperti diatas akan saya perhatikan

  6. Muslim Aswaja says

    November 14, 2014 at 10:39 pm

    Yang nomer 11 saya biasanya sudah betul, Pak. Tapi jika menggunakan kata “kamu” atau “sampean” apakah harus ditulis dengan huruf kapital juga?

  7. ibrahim sukman says

    November 15, 2014 at 3:08 pm

    Saya pernah berdebat dengan kawan blogger soal penulisan kata “Anda”.

    Dulu, saya kekeh bahwa kata “Anda” tidak perlu menggunakan huruf kapital. Kemudian saya googling, dan teman saya ternyata yang benar. Plus, Kang Yudiono kembali mengingatkan saya via konten ini.

    Trima kasih kang?

    • Putra Eka says

      November 15, 2014 at 11:07 pm

      Bener banget, maren ada nyewa writer yang memakai penulisan kata “Anda” dengan huruf Kapital, saya kira dia yang salah, tapi karena malas mengeditnya saya biarkan saja.

      Ternyata penulisan itu yang benar dan saya yang salah, untung lagi males ehehehe

  8. mufid says

    November 21, 2014 at 5:47 pm

    Memang huruf besar pada suatu kata kadang terlupakan dan kurang di perhatikan. Terimakasih kang untuk pelajaran singkatnya

  9. dismanto says

    November 28, 2014 at 6:38 pm

    Tokoh EYD jaman dulu Pak Yus Badudu. Sekarang ada yang lebih muda, Mas Yudiono. Kalau pedoman EYD ini tidak di lestarikan memang bisa berabe. Thanks sharing yang dahsyat ini.

  10. oescar says

    Desember 26, 2014 at 10:13 pm

    Wah lengkap sekali bro, jadi banyak masukan ini buat kedepannya saya menulis artikel

  11. oka says

    Januari 5, 2015 at 10:25 am

    kebingungan saya saat menulis pun terjawab disini .. hatur nuhun akang yudi 🙂

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula