• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

Blogodolar

  • Home
  • Tentang Saya
  • Kontak
  • Ebook Premium

Apa Itu Long Tail Keyword?

oleh Herman Yudiono

Anda mungkin sudah tahu bahwa kata kunci (keyword) adalah kata atau frasa yang pengguna internet ketik di kotak pencarian mesin pencari, misalnya Google, untuk menemukan informasi yang mereka cari.

Namun, tahukah Anda apa itu long tail keyword?

Bagi saya, long tail keyword (LTK) bukanlah hal asing. Saya kali pertama mengenal istilah LTK sekitar awal 2010.

Setahun kemudian saya mengeksplorasi LTK sebagai kata-kata kunci utama pada puluhan blog niche bahasa Inggris saya yang dimonetisasi dengan Google AdSense atau afiliasi Amazon.

Jangan khawatir jika Anda belum tahu LTK. Di bawah ini penjelasan apa itu LTK, lengkap dengan contoh dan manfaatnya untuk Anda.

1. Definisi LTK

Banyak praktisi SEO yang membagi kata kunci menjadi tiga kategori yaitu head keyword, body keyword, dan LTK.

Head keyword adalah kata kunci yang terdiri dari satu kata (misalnya jerawat). Body keyword adalah kata kunci yang terdiri dari 2-3 kata, misalnya jerawat batu dan menghilangkan jerawat batu.

Sementara itu, LTK adalah kata kunci yang terdiri dari 4 atau lebih kata, misalnya cara menghilangkan jerawat batu.

Perlu contoh lain untuk ketiga kategori kata kunci tersebut? Silakan lihat pada gambar di bawah ini.

2. Manfaat LTK

Setidaknya ada 4 manfaat yang bisa Anda peroleh bila membidik LTK di postingan Anda.

a) Memudahkan Anda membuat postingan

LTK sangat spesifik sehingga memudahkan Anda membuat postingan. Sebagai contoh, jika Anda membuat postingan tentang jerawat, Anda akan relatif sulit menulis karena harus mengupas seluruh aspek jerawat.

Lain halnya jika Anda membuat postingan tentang cara menghilangkan jerawat batu. Anda tidak perlu mengupas seluruh aspek jerawat, namun fokus ke penghilangan jerawat batu saja.

Sebagai gambaran, lihat postingan saya tentang 23 Cara Menghilangkan Jerawat di Wajah Secara Alami.

b) Tingkat persaingan rendah di mesin pencari

LTK umumnya memiliki lebih sedikit pencarian dibanding dua kategori kata kunci lain. Karena jumlahnya tersebut, banyak blogger yang tidak membidik LTK sehingga tingkat persaingannya menjadi rendah di mesin pencari.

Dengan demikian, peluang postingan Anda yang membidik LTK masuk ke halaman 1 mesin pencari semakin besar.

c) Konversi tinggi

LTK umumnya memiliki konversi tinggi. Konversi ini akan sangat membantu Anda bila menjual produk.

Sebagai contoh, dalam postingan Anda tentang cara menghilangkan jerawat batu, Anda menawarkan obat untuk menghilangkan jerawat tersebut.

Nah, pengunjung yang membaca postingan Anda dan memiliki masalah dengan jerawat batu akan lebih tertarik membeli produk Anda.

Memang segmen pasar LTK terbatas. Namun, jika diakumulasikan dari beragam LTK, jumlahnya akan bertambah secara signifikan.

d) Bisa masuk halaman satu dengan head atau body keyword

Jika Anda menggunakan LTK dan mengoptimasinya, Anda punya peluang juga untuk masuk ke halaman 1 Google untuk head dan atau body keyword. Masa, sih?

Ya, saya mengalami hal ini puluhan kali sehingga sempat membuat seorang pakar SEO ternama Indonesia terkejut. Contoh terbaru bisa Anda lihat di ebook Cara Menulis Postingan Berkualitas.

Penutup

Seperti Anda lihat, LTK sangatlah mudah dipahami. Jadi, setelah membaca postingan ini, saya optimistis Anda tahu apa itu LTK.

Terlepas dari itu, pada postingan selanjutnya saya akan menginformasikan cara termudah mendapatkan LTK.

Kategori: Dasar Ngeblog

Reader Interactions

Comments

  1. Agus Citra Media says

    Januari 11, 2016 at 6:14 pm

    Sebenarnya faktor apa saja sih mas, yang bisa menyebabkan blog bisa menduduki halaman pertama google?

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:35 pm

      Ada lebih dari 200 faktor. Di antaranya backlink, page rank, domain auhtority, usia blog, dsb. Silakan baca detailnya di http://backlinko.com/google-ranking-factors

      • Liberto Amin says

        Januari 20, 2016 at 10:46 pm

        Banyak banget yahh 😀

      • Mugianto says

        Februari 19, 2016 at 3:09 am

        Wah Mas Herman baca blognya Brian juga ya manteb tuh mas, sama si Neil Patel jg manteb mas.

        Pantes saya bacanya sampe habis hehehe,
        bermanfaat banget artikelnya makasih ya dah sharing ilmunya Mas Herman

  2. HamilPlus says

    Januari 11, 2016 at 8:16 pm

    info menarik, LTK makin di incar blogger karena ngetren penggunaan voice search (siri/cortana) dan juga lebih tertarget

    ada tips bagaimana menerapkan LongTailKeyword pada artikel namun tetap menerapkan KW DENSITY yang ideal ??

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:32 pm

      Praktik yang umum saya gunakan adalah ada satu LTK pada paragraf pendahuluan, bagian tubuh, dan paragraf terakhir. Lalu, cari sinonim LTK tersebut dan sebar secara natural dalam postingan. Misalnya, sinonim mendapatkan uang adalah memperoleh uang, menghasilkan uang, atau mendapatkan penghasilan.

      • Mugianto says

        Februari 19, 2016 at 3:12 am

        Melakukan cara seperti itu takut dicap spam mas nanti Sama SE (Search Engine) apa gak ya, saya doang kali ya yang ketakutan (Lebay).

        Saya mau praktekin ach nanti ^_^

  3. Agus Supriyono says

    Januari 12, 2016 at 1:29 am

    Setelah membaca apa itu long tail keyword jadi penasaran contoh penerapan dalam menargetkan long tail agar mendapatkan posisi di serach google, seperti apa mas ya ?
    terima kasih

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:38 pm

      Saya akan ulas pada postingan selanjutnya.

  4. Sudarto says

    Januari 12, 2016 at 6:55 am

    Mas, ingin tanya. Jika kita ingin mengoptimasi dua kata kunci dalam satu artikel, mana yang lebih baik. Kata kunci panjang dan kata kunci menengah atau keduanya kata kunci panjang semua.

    Ya, saya tanya ini karena penulis artikel yang menyarankan untuk menggabung dua kata kunci panjang dan menengah atau pendek dalam satu artikel. Terima kasih atas pencerahannya.

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:28 pm

      Kalau saya, fokus pada LTK yang dibidik.

  5. Daniel says

    Januari 12, 2016 at 9:07 am

    jujur aja sih mas, saya jarang bagnet membidik LTK, kebanyakan body keyword, 2 hingga 3 kata aja…

    untungnya sekarang saya mulai terbiasa dengan LTK, dan selalu menerapkannya

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:26 pm

      Tidak masalah. Gabungan membidik ketiga jenis kata kunci akan menambah pengalaman Anda Mas Daniel.

  6. Janu says

    Januari 12, 2016 at 12:31 pm

    Sekarang cukup sulit cari LTK yang memiliki persaingan rendah, karena banyak blogger lainnya juga mengincar LTK.

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:25 pm

      Mungkin saja. Tapi, tetap masih banyak peluang membidik LTK.

  7. hengki says

    Januari 12, 2016 at 11:48 pm

    Gan, Maksud dari LTK umumnya memiliki konversi tinggi apa ya ?
    mohon dijelaskan sedikit gan, Terimakasih sebelumnya

    • Rudi says

      Januari 13, 2016 at 9:16 am

      Mungkin yang dimaksud konversi tinggi adalah tingkat prosentase penjualan dengan jumlah pengunjung. Misalnya, kalau pengunjung website ada sepuluh orang dan 8 orang diantaranya membeli produk itulah yang dimaksud konversi yang tinggi. Jadi jumlah prosentasi penjualan produk hampir sama dengan jumlah pengunjung.

      Sedangkan konversi rendah contohnya, jika pengunjung website berjumlah 100 orang, tetapi yang membeli produk hanya 20 orang.

      Kalau salah mohon dikoreksi.

      • Herman Yudiono says

        Januari 18, 2016 at 4:24 pm

        Yup…seperti yang dijelaskan Rudi.

  8. Zhai says

    Januari 17, 2016 at 1:18 pm

    Membuat LTK memang susah, Tp kalo berhasil postingan bs langsung nanceb ke halaman pertama google.

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:22 pm

      Coba 3 cara mudah berikut: https://www.blogodolar.com/cara-menemukan-long-tail-keyword/

  9. sardi says

    Januari 18, 2016 at 3:59 am

    mau nanya kang cara memilih ltk yang baik tu gmana ya, kurang tau soalnya…

    • Herman Yudiono says

      Januari 18, 2016 at 4:22 pm

      Yang mudah Anda tulis dan pencariannya di bawah 500 per bulan.

  10. Nuhan Nahidl says

    Januari 18, 2016 at 11:22 pm

    mas berapa batas jumlah kata pada long tail keyword ya…, apakah long tail keyword bagus di terapkan pada blog baru?

    • Herman Yudiono says

      Januari 25, 2016 at 5:53 pm

      Tidak ada batasnya. Ya, saya menyarankan blog baru membidik LTK. Setelah umurnya lebih dari 6 bulan, bidik head atau body keywords.

  11. Wahyu Eka says

    Januari 21, 2016 at 7:01 pm

    Ilmu yang mas tulis semua saya serap dengan mudah dan cepat.
    LTK cocok untuk materi apa aja mas ?

    • Herman Yudiono says

      Januari 25, 2016 at 5:57 pm

      Saya pikir semua topik bisa menggunakan LTK.

  12. ridwan buhori says

    Januari 30, 2016 at 12:37 am

    ouh jadi bagusnya sebelum buat postingan lebih baik menentukan LTK nya lebih dulu dong yah mas???
    terima kasih infonya mas..
    sanggat membantu untuk newbie seperti saya.. 🙂

  13. RobyMF says

    Januari 31, 2016 at 6:59 pm

    Informasi baru nih buat saya, trims sudah berbagi mas.sukses selalu..

  14. Ihsan says

    Februari 2, 2016 at 11:15 pm

    Saya melihat ada kesalahan, “Head keyword adalah kata kunci yang terdiri dari satu suku kata (misalnya jerawat).”

    Suku kata = je – ra – wat
    Sedangkan kata = jerawat

    Cek di sini kang https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_kata

    BTW terima kasih ulasannya yang lengkap, jadi sering-sering mampir ke sini nih.. enggak tahu kenapa.

    • Herman Yudiono says

      Februari 5, 2016 at 4:50 pm

      Great finding, Ihsan. You’re right about it. I’ve just fixed the mistake. Thanks a million.

  15. Sugie says

    Februari 7, 2016 at 7:48 am

    Blogodolar memang joss…

  16. Jatmiko Pebriansah says

    Februari 14, 2016 at 9:18 pm

    Mas Herman, kalau membidik LTK dengan persaingan tinggi itu apa salah ? Soalnya saya selalu memakai LTK dengan tingkat persaingan tinggi ?

    • Herman Yudiono says

      Februari 15, 2016 at 3:36 pm

      Yang saya maksud persaingan tinggi itu adalah persaingan di Google, bukan persaingan di Competition GAKP.

  17. irna says

    Maret 2, 2016 at 11:11 am

    salam mas..
    saya suka postingan anda..
    semangat ngeblog nich..

  18. 2menit saja says

    Maret 2, 2016 at 10:39 pm

    Wah lumayan nih dapat ilmu..makasih mas ilmunya.

Primary Sidebar

Artikel Terbaru

Fungsi Utama Hosting dan VPS yang Perlu Diketahui

Saya Pindah ke Bloggingmo

Cara Menghapus Blog di cPanel Hosting

Studi Kasus Blog Afiliasi #6: Setahun Folder Tekno (Trafik dan Penghasilan)

Studi Kasus Blog Afiliasi #5: Nomor 1 di Google dan Link Building yang Saya Lakukan

Studi Kasus Blog Afiliasi #4: Masuk Halaman 1 Google dan Perkembangan Trafik

Cara Mudah Setting Plugin Yoast SEO

© 2024 · Blogodolar Media · Home · Kontak · Arsip · Tips Pemula