<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Komentar di: Terjemahan How to adalah Cara	</title>
	<atom:link href="https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Feb 2015 10:24:39 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.1.7</generator>
	<item>
		<title>
		Oleh: Premium Software		</title>
		<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-92954</link>

		<dc:creator><![CDATA[Premium Software]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Jun 2011 08:39:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4924#comment-92954</guid>

					<description><![CDATA[nembak keyword nih om..
hehe.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>nembak keyword nih om..<br />
hehe.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Kang Yudiono		</title>
		<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-77011</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kang Yudiono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 14:24:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4924#comment-77011</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75529&quot;&gt;iskandaria&lt;/a&gt;.

;)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75529">iskandaria</a>.</p>
<p>😉</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: Kang Yudiono		</title>
		<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-77009</link>

		<dc:creator><![CDATA[Kang Yudiono]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 May 2011 14:24:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4924#comment-77009</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai balasan untuk &lt;a href=&quot;https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75428&quot;&gt;emha&lt;/a&gt;.

Terima kasih komentarnya yang luar biasa ini, Mas Emha.
Saya sendiri lebih condong mengartikannya how to menjadi cara.
Semoga ada ahli tata bahasa yang memberikan pencerahan kepada hal yang kita diskusikan ini.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai balasan untuk <a href="https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75428">emha</a>.</p>
<p>Terima kasih komentarnya yang luar biasa ini, Mas Emha.<br />
Saya sendiri lebih condong mengartikannya how to menjadi cara.<br />
Semoga ada ahli tata bahasa yang memberikan pencerahan kepada hal yang kita diskusikan ini.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: iskandaria		</title>
		<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75529</link>

		<dc:creator><![CDATA[iskandaria]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 07:40:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4924#comment-75529</guid>

					<description><![CDATA[Saya setuju Kang, bahwa penggunaan kata &#039;bagaimana&#039; harusnya diakhiri dengan tanda tanya. Saya juga merasa agak janggal dengan judul yang menggunakan kata &#039;bagaimana&#039; di awalnya. Oleh sebab itulah, saya tidak pernah menggunakan kata tersebut dan lebih memilih kata &#039;cara&#039;.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya setuju Kang, bahwa penggunaan kata &#8216;bagaimana&#8217; harusnya diakhiri dengan tanda tanya. Saya juga merasa agak janggal dengan judul yang menggunakan kata &#8216;bagaimana&#8217; di awalnya. Oleh sebab itulah, saya tidak pernah menggunakan kata tersebut dan lebih memilih kata &#8216;cara&#8217;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		Oleh: emha		</title>
		<link>https://www.blogodolar.com/terjemahan-how-to-adalah-cara/comment-page-1/#comment-75428</link>

		<dc:creator><![CDATA[emha]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 May 2011 03:40:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4924#comment-75428</guid>

					<description><![CDATA[He. he. .. terus terang sy tergoda untuk komen soal ini ....
Jadi, menurut saya, status kata &quot;bagaimana&quot; atau &quot;cara&quot; memang mirip. Itulah sebabnya mengapa banyak orang yang menggabungkan dua kata itu dalam satu kalimat menjadi &quot;bagaimana cara bla bla&quot;. 

Saya baru tahu definisi &quot;bagaimana&quot; yang dikeluarkan oleh KBBI online adalah seperti itu. Jika seperti itu definisinya, tentu kurang lengkap. Terlalu sempit. Sebab kenyataannya kata &quot;bagaimana&quot; statusnya bukan cuma kata tanya. 

Contohnya coba simak kalimat berikut :
1. Sebab meskipun kata &quot;bagaimana&quot; sering digunakan untuk bertanya, dalam praktiknya sehari-hari tergantung &quot;bagaimana&quot; audiens membacanya. 
2. &quot;Bagaimana&quot; kita bisa tahu soal itu, sedangkan semua orang masih bingung dengan definisi yang dikeluarkan oleh KBBI itu.

Coba lihat, dua kalimat di atas mengandung kata &quot;bagaimana&quot;. Apakah kalimat itu harus diakhiri dengan tanda tanya? Kalau saya pribadi lebih suka tanpa tanda tanya. 
Ini pendapat pribadi lho...Sebab saya bukan ahli bahasa. Begitu kang Yudi....

Terus.. soal penggunaan tanda tanya. Kang Yudi menggunakan tanda tanya dalam judul postingan ini &quot;Terjemahan How to adalah Cara?&quot; Padahal asal kalimat itu adalah pernyataan bukan pertanyaan.

Dalam dunia pers jaman sekarang, mengubah pernyataan jadi pertanyaan adalah sebagai trik untuk cari aman. Sebab yang bisa dituntut adalah pernyataan. Sedangkan pertanyaan tidak bisa dituntut. 

Tetapi sejatinya pernyataan tetaplah pernyataan meskipun dibubuhi &quot;tanda tanya&quot; di belakangnya. Karena meskipun berubah jadi pertanyaan, opini tetap terbentuk sebagaimana layaknya sebuah pernyataan. 

Jadi menurut saya kalimat &quot;Terjemahan How to adalah Cara?&quot; sangat pas untuk menggiring opini. Apalagi di akhir postingan akhirnya diambil kesimpulan bahwa terjemahan how to adalah cara. Tapi ini kan pendapat peribadi. Sah sah saja....  mari kita hargai.

Dan saya berterimakasih kpd Anda yang telah menggoda saya utk komen sepanjang ini. 
Padahal hari ini saya juga belum menyiapkan postingan... untuk ngisi blog saya yang lagi sepi pengunjung...  #_^]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>He. he. .. terus terang sy tergoda untuk komen soal ini &#8230;.<br />
Jadi, menurut saya, status kata &#8220;bagaimana&#8221; atau &#8220;cara&#8221; memang mirip. Itulah sebabnya mengapa banyak orang yang menggabungkan dua kata itu dalam satu kalimat menjadi &#8220;bagaimana cara bla bla&#8221;. </p>
<p>Saya baru tahu definisi &#8220;bagaimana&#8221; yang dikeluarkan oleh KBBI online adalah seperti itu. Jika seperti itu definisinya, tentu kurang lengkap. Terlalu sempit. Sebab kenyataannya kata &#8220;bagaimana&#8221; statusnya bukan cuma kata tanya. </p>
<p>Contohnya coba simak kalimat berikut :<br />
1. Sebab meskipun kata &#8220;bagaimana&#8221; sering digunakan untuk bertanya, dalam praktiknya sehari-hari tergantung &#8220;bagaimana&#8221; audiens membacanya.<br />
2. &#8220;Bagaimana&#8221; kita bisa tahu soal itu, sedangkan semua orang masih bingung dengan definisi yang dikeluarkan oleh KBBI itu.</p>
<p>Coba lihat, dua kalimat di atas mengandung kata &#8220;bagaimana&#8221;. Apakah kalimat itu harus diakhiri dengan tanda tanya? Kalau saya pribadi lebih suka tanpa tanda tanya.<br />
Ini pendapat pribadi lho&#8230;Sebab saya bukan ahli bahasa. Begitu kang Yudi&#8230;.</p>
<p>Terus.. soal penggunaan tanda tanya. Kang Yudi menggunakan tanda tanya dalam judul postingan ini &#8220;Terjemahan How to adalah Cara?&#8221; Padahal asal kalimat itu adalah pernyataan bukan pertanyaan.</p>
<p>Dalam dunia pers jaman sekarang, mengubah pernyataan jadi pertanyaan adalah sebagai trik untuk cari aman. Sebab yang bisa dituntut adalah pernyataan. Sedangkan pertanyaan tidak bisa dituntut. </p>
<p>Tetapi sejatinya pernyataan tetaplah pernyataan meskipun dibubuhi &#8220;tanda tanya&#8221; di belakangnya. Karena meskipun berubah jadi pertanyaan, opini tetap terbentuk sebagaimana layaknya sebuah pernyataan. </p>
<p>Jadi menurut saya kalimat &#8220;Terjemahan How to adalah Cara?&#8221; sangat pas untuk menggiring opini. Apalagi di akhir postingan akhirnya diambil kesimpulan bahwa terjemahan how to adalah cara. Tapi ini kan pendapat peribadi. Sah sah saja&#8230;.  mari kita hargai.</p>
<p>Dan saya berterimakasih kpd Anda yang telah menggoda saya utk komen sepanjang ini.<br />
Padahal hari ini saya juga belum menyiapkan postingan&#8230; untuk ngisi blog saya yang lagi sepi pengunjung&#8230;  #_^</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
