Lima tahun lalu saat saya bekerja di almamater, saya ditunjuk sebagai salah satu tim pendukung pada projek lingkungan yang dikepalai dosen saya. Projek yang berasal dari Kementerian Lingkungan Hidup ini berupa kajian mengenai dampak senyawa kimia yang sulit terurai di lingkungan.
Beberapa hari bergabung, saya disodori draft laporan oleh dosen saya setebal lebih dari 1.000 halaman. Saya tahu bahwa draft yang ditulis dalam bahasa Inggris itu sangat berkualitas dan ditulis sendiri oleh dosen saya. Karena kagum, saya bertanya kepada dosen saya mengenai bagaimana caranya membuat laporan sebanyak dan sebaik itu. Beliau menjawab bahwa tipsnya adalah dengan memiliki banyak referensi.
