<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogodolar &#187; postingan terkait</title>
	<atom:link href="http://www.blogodolar.com/tag/postingan-terkait/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blogodolar.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 17:22:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed WordPress</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 02 Jul 2011 13:33:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat postingan terkait]]></category>
		<category><![CDATA[postingan terkait]]></category>
		<category><![CDATA[postingan terkait di feed]]></category>
		<category><![CDATA[RSS feed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=5113</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Mas mau nanya, di bagian paling bawah email RSS-nya Blogodolar ada menu Postingan Terkait. Bagaimana cara membuatnya?&#8221; Demikian pertanyaan saudara Ansar saat berkomentar di postingan Wawancara dengan Gus Adit. Yang dimaksudkan Sdr Ansar tersebut bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini. Catatan: Yang saya tampilkan di atas adalah postingan terkait di RSS feed, namun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<em>Mas mau nanya, di bagian paling bawah email RSS-nya Blogodolar ada menu Postingan Terkait. Bagaimana cara membuatnya?</em>&#8221;</p>
<p>Demikian pertanyaan saudara <a href="http://www.ansharamin.net/">Ansar</a> saat berkomentar di postingan <a href="http://www.blogodolar.com/wawancara-dengan-gus-adit-mengenai-bagaimana-memperoleh-seribu-pelanggan/">Wawancara dengan Gus Adit</a>.</p>
<p><span id="more-5113"></span>Yang dimaksudkan Sdr Ansar tersebut bisa Anda lihat pada gambar di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-5116" title="Postingan terkait di RSS feed" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2011/07/Postingan-terkait-di-RSS-feed.png" alt="Postingan terkait di RSS feed" width="540" height="354" /></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Catatan</span>: Yang saya tampilkan di atas adalah postingan terkait di RSS <em>feed</em>, namun tampilan ini sama juga dengan tampilan <em>feed</em> via email.</p>
<p>Jawaban pertanyaan Sdr. Ansar bergantung pada platform blog yang digunakan. Karena saya menggunakan wordpress, maka jawaban saya adalah dengan menggunakan <a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-menggunakan-plugin-wp-related-posts/">plugin WordPress Related Posts</a>.</p>
<p>Caranya dengan mencentang bagian <em>Display Related Posts on Feed?</em> pada plugin tersebut. Agar lebih jelas, silakan simak pada gambar di bawah ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-5117" title="Display related post on Feed" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2011/07/Display-related-post-on-Feed.png" alt="Display related post on Feed" width="514" height="174" /></p>
<p style="text-align: left;">Apa keuntungan menampilkan postingan terkait di konten <em>feed</em>? Menurut saya ada dua.</p>
<p style="text-align: left;">Pertama, mengingatkan pelanggan akan postingan relevan dengan postingan yang sedang dibacanya. Kedua, jika mereka tertarik membaca postingan terkait tersebut, maka <em>page views</em> harian blog Anda akan bertambah.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/" title="Cara Menampilkan Gambar Kecil di Postingan Terkait">Cara Menampilkan Gambar Kecil di Postingan Terkait</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mengirimkan-pesan-aktivasi-berlangganan-secara-serentak/" title="Cara Mengirimkan Pesan Aktivasi Secara Serentak Kepada Pelanggan yang Belum Aktif">Cara Mengirimkan Pesan Aktivasi Secara Serentak Kepada Pelanggan yang Belum Aktif</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-mengetahui-pelanggan-yang-belum-aktif/" title="Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif">Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-keuntungan-menawarkan-berlangganan-rss-via-email/" title="3 Alasan Menawarkan Berlangganan Via Email">3 Alasan Menawarkan Berlangganan Via Email</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-berhenti-berlangganan-rss-blog/" title="7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog ">7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog </a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Menampilkan Gambar Kecil di Postingan Terkait</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 27 Aug 2010 15:38:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[cara menampilkan thumbnail]]></category>
		<category><![CDATA[gambar]]></category>
		<category><![CDATA[gambar postingan]]></category>
		<category><![CDATA[postingan terkait]]></category>
		<category><![CDATA[tempat foto gratis]]></category>
		<category><![CDATA[ukuran gambar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3770</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya menulis Blogotainmen Mencapai 600 Ribu Page Views Sebulan. Salah satu triknya adalah saya menampilkan gambar kecil (thumbnail) di postingan terkait dengan menggunakan plugin thumblated related post. Beberapa sahabat bertanya mengenai cara merapikan tampilan gambar kecil tersebut karena secara default tidak sama ukuran lebarnya (ada yang kecil, ada juga yang besar). Dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Beberapa waktu lalu saya menulis <a href="http://www.blogodolar.com/blogotainmen-mencapai-600-ribu-page-views-sebulan/">Blogotainmen Mencapai 600 Ribu Page Views Sebulan</a>. Salah satu triknya adalah saya menampilkan gambar kecil (<em>thumbnail</em>) di postingan terkait dengan menggunakan plugin <em><a href="http://www.devilslab.com/wp-thumblated-related-post">thumblated related post</a></em>.</p>
<p style="text-align: left;">Beberapa sahabat bertanya mengenai cara merapikan tampilan gambar kecil tersebut karena secara <em>default</em> tidak sama ukuran lebarnya (ada yang kecil, ada juga yang besar). Dalam postingan ini saya berbagi caranya.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-3770"></span>Namun, sebelumnya saya mengingatkan terlebih dahulu bahwa plugin buatan Shekhar Saxena ini cocok digunakan untuk blog yang postingannya didominasi gambar atau di setiap postingannya minimal mengandung sebuah gambar.</p>
<p style="text-align: left;">Jadi, jika postingan Anda tidak berjenis itu, plugin ini tidak tepat karena akan muncul gambar kosong di postingan terkait.</p>
<p style="text-align: left;">Terlepas dari itu, berikut adalah tampilan gambar kecil yang dihasilkan plugin <em>thumblated related post</em>.</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-3123" href="http://www.blogodolar.com/blogotainmen-mencapai-600-ribu-page-views-sebulan/tampilan-thumlated-related-post/"><img class="aligncenter size-full wp-image-3123" title="Tampilan Thumlbated Related Post" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/06/Tampilan-Thumlated-Related-Post.jpg" alt="Tampilan Thumlbated Related Post" width="559" height="264" /></a></p>
<p>Cara membuatnya seperti di bawah ini:</p>
<p>1. Masuk ke blog wordpress.org Anda.</p>
<p>2. Pada fitur <em>Plugins</em>, klik <em>Add New</em>.</p>
<p>3. Ketikkan <em>thumblated related post</em> pada kolom yang ada lalu tekan <em>Search Plugins</em>.</p>
<p>4. Klik <em>Install Now</em> lalu tekan tombol <em>Active</em> untuk mengaktifkan plugin tersebut.</p>
<p>5. Pada fitur <em>Settings</em>, klik link <em>Thumblated Related Posts.</em></p>
<p>6.Akan muncul <em>template</em> untuk mengatur tampilan postingan terkait. <em>Template</em> ini terdiri dari <em>Header</em>, <em>Body</em>, dan <em>Footer</em>.</p>
<p>7. <em>Header</em> adalah bagian di mana Anda bisa membuat judul, misalnya Postingan Terkait, Artikel Terkait, atau yang lainnya sesuai selera Anda. Semantara <em>Footer</em>, adalah tampilan bawah postingan terkait dan biarkan kode-kode yang ada sesuai bawaannya.</p>
<p>8. Yang perlu Anda edit adalah bagian <em>Body</em>. Untuk menampilkan gambar kecil seperti gambar di atas, <em>copy</em> dan <em>paste</em> kode berikut pada bagian <em>Body</em>.</p>
<blockquote><p>&lt;td  valign=&#8221;top&#8221; width=&#8221;130&#8243; padding=&#8221;5&#8243;&gt;<br />
&lt;div&gt;&lt;a href=&#8221;{link}&#8221;&gt;&lt;img src=&#8221;{image}&#8221; width=&#8221;110&#8243; height=&#8221;110&#8243;/&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;<br />
&lt;p style=&#8221;text-align: left;&#8221;&gt;&lt;a href=&#8221;{link}&#8221;&gt;{title}&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;</p></blockquote>
<p style="text-align: left;">9. Pada bagian <em>Configuration</em>, pilih <em>Max posts to show</em> (misalnya 4) dan <em>Excerpt length</em> (misalnya 100).</p>
<p style="text-align: left;">10. Klik <em>Save</em> untuk menyimpannya.</p>
<p style="text-align: left;">11. Selanjutnya <em>copy</em> kode <strong>&lt;?php boposts_show(); ?&gt;</strong> dan <em>paste</em> di bagian <em>Single Post</em> dengan mengedit <em>single.php</em>. Penempatan kode ini sesuai selera Anda. Sebagai contoh, lihat gambar di bawah ini.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-3777" href="http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/edit-single-php/"><img class="aligncenter size-full wp-image-3777" title="edit single php" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/08/edit-single-php.jpg" alt="edit single php" width="414" height="211" /></a></p>
<p style="text-align: left;"><a rel="attachment wp-att-3777" href="http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/edit-single-php/"></a>12. Setelah selesai, klik <em>Update File</em>.</p>
<p style="text-align: left;">13. Lihat tampilan postingan terkait Anda. Bila sukses, gambar kecil akan muncul di bagian tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Semoga bermanfaat bagi Anda.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-mengecilkan-ukuran-gambar-hingga-5-kali-lipat/" title="Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Hingga 5 Kali Lipat Tanpa Menggunakan Plugin">Cara Mengecilkan Ukuran Gambar Hingga 5 Kali Lipat Tanpa Menggunakan Plugin</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/" title="Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress">Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/bagaimana-menemukan-foto-menarik-di-flickr-secara-cepat-tanpa-melanggar-hak-cipta/" title="Bagaimana Menemukan Foto Menarik di Flickr Secara Cepat Tanpa Melanggar Hak Cipta">Bagaimana Menemukan Foto Menarik di Flickr Secara Cepat Tanpa Melanggar Hak Cipta</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/5-tempat-memperoleh-gambar-atau-foto-gratis-untuk-blog-anda/" title="5 Tempat Memperoleh Gambar atau Foto Gratis Untuk Blog Anda">5 Tempat Memperoleh Gambar atau Foto Gratis Untuk Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-menggunakan-plugin-wp-related-posts/" title="Cara Membuat Postingan Terkait Menggunakan Plugin WP Related Posts">Cara Membuat Postingan Terkait Menggunakan Plugin WP Related Posts</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-gambar-kecil-di-postingan-terkait/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>66</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Postingan Terkait Menggunakan Plugin WP Related Posts</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-menggunakan-plugin-wp-related-posts/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-menggunakan-plugin-wp-related-posts/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 16:05:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips Wordpress]]></category>
		<category><![CDATA[instal wp related posts]]></category>
		<category><![CDATA[plugin wp related posts]]></category>
		<category><![CDATA[postingan terkait]]></category>
		<category><![CDATA[setting related posts]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2219</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa postingan tentunya memiliki kaitan dengan postingan yang lain. Selain memberikan informasi relevan terhadap pembaca, postingan terkait ini berpeluang meningkatkan page views blog. Bagi pengguna wordpress, ada beberapa cara dalam membuat postingan terkait tersebut, mulai dari mengedit theme sampai menggunakan plugin. Dari beberapa plugin yang tersedia, secara pribadi saya lebih cocok menggunakan plugin WordPress Related [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Beberapa postingan tentunya memiliki kaitan dengan postingan yang lain. Selain memberikan informasi relevan terhadap pembaca, postingan terkait ini berpeluang meningkatkan page views blog.</p>
<p style="text-align: left;">Bagi pengguna wordpress, ada beberapa cara dalam membuat postingan terkait tersebut, mulai dari mengedit theme sampai menggunakan plugin. Dari beberapa plugin yang tersedia, secara pribadi saya lebih cocok menggunakan plugin WordPress Related Posts karena simpel.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-2219"></span>Jika Anda tertarik menggunakan plugin ini, di bawah ini adalah cara menginstal dan mensettingnya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Install Plugin WP Related Posts</strong></p>
<p style="text-align: left;">1. Setelah login ke dasbor blog wordpress.org Anda, klik <strong>Add New</strong> pada fitur <strong>Plugins</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">2. Pada kolom Search, ketik <em>wordpress related posts</em>. Akan muncul tampilan seperti ini, lalu klik <strong>Install</strong>.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-1.GIF"><img class="aligncenter size-full wp-image-2220" title="WP related posts-1" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-1.GIF" alt="WP related posts-1" width="543" height="460" /></a></p>
<p style="text-align: left;">3. Copy kode &lt;?php wp_related_posts(); ?&gt; , lalu paste di MS word atau notepad untuk digunakan pada tahap berikutnya.</p>
<p style="text-align: left;">4. Klik <strong>Install Now</strong> dan aktifkan plugin WP related posts dengan mengklik <strong>Active</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Setting WP Related Posts</strong></p>
<p style="text-align: left;">Setelah diaktifkan, plugin ini harus disetting agar berfungsi optimal. Berikut ini cara-caranya.</p>
<p style="text-align: left;">1. Pada fitur <strong>Settings</strong>, klik <strong>Related Post</strong>.</p>
<p style="text-align: left;">2. Akan muncul halaman setting. Bagian <strong>Basic Setting</strong> merupakan fasilitas untuk menambahkan judul, format tag, jumlah postingan, dan sebagainya. Sementara bagian No Related Posts merupakan fasilitas untuk memunculkan postingan tidak terkait (random posts). Settingan yang saya gunakan adalah seperti ini.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-2.GIF"><img class="aligncenter size-full wp-image-2223" title="WP related posts-2" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-2.GIF" alt="WP related posts-2" width="522" height="530" /></a></p>
<p>3. Klik <strong>Save Changes</strong>.</p>
<p>4. Untuk menampilkannya di postingan, Anda harus menyisipkan kode (yang sudah dicopy pada tahap 3 di atas) di Single Post (single.php).</p>
<p>5. Pada fitur <strong>Appearance</strong>, klik Editor. Pada sidebar kanan, pilih <strong>Single Post</strong>.</p>
<p>6. Paste kode di bagian akhir postingan agar postingan terkait muncul pada akhir tulisan.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-3.GIF"><img class="aligncenter size-full wp-image-2224" title="WP related posts-3" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/01/WP-related-posts-3.GIF" alt="WP related posts-3" width="578" height="430" /></a></p>
<p>7. Klik <strong>Update File</strong>.</p>
<p>8. Jika suatu postingan memiliki tag yang sama dengan postingan lain, maka postingan terkait akan muncul. Namun, jika postingan tersebut tidak memiliki tag yang tidak sama, maka yang muncul adalah random posts. Untuk contoh postingan terkait, Anda bisa melihatnya di akhir postingan ini.</p>
<p>Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/" title="Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress">Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-setting-plugin-w3-total-cache/" title="Cara Setting Plugin W3 Total Cache">Cara Setting Plugin W3 Total Cache</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-floating-banner-di-footer-wordpress/" title="Cara Membuat Floating Banner di Footer Wordpress">Cara Membuat Floating Banner di Footer Wordpress</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/optimasi-database-blog-wordpress-anda-dengan-wp-optimize/" title="Optimasi Database Blog Wordpress Anda dengan WP-Optimize">Optimasi Database Blog Wordpress Anda dengan WP-Optimize</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-menampilkan-thumbnail-di-homepage/" title="Cara Menampilkan Thumbnail Postingan di Homepage">Cara Menampilkan Thumbnail Postingan di Homepage</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-menggunakan-plugin-wp-related-posts/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic (Feed is rejected)
Page Caching using disk: basic
Database Caching 13/37 queries in 0.020 seconds using disk: basic
Object Caching 596/639 objects using disk: basic

Served from: www.blogodolar.com @ 2012-02-08 00:17:50 -->
