<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogodolar &#187; kritik</title>
	<atom:link href="http://www.blogodolar.com/tag/kritik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blogodolar.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Sep 2010 15:42:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Jika Anda Suka Mohon Kabari Orang Lain, Jika Sebaliknya Mohon Kabari Saya</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/kabari-orang-lain-atau-saya/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/kabari-orang-lain-atau-saya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jul 2010 16:05:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kritik Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogodolar]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3475</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari lalu saya chatting dengan seorang teman. Ia bercerita bahwa ia sedang malas ngeblog karena blognya dikritik sebagai blog sampah oleh seorang blogger. Selesai chatting saya bertanya kepada diri sendiri, siapa yang salah: &#8220;Apakah teman saya yang terlalu sensitif ataukah pengkritik yang terlalu arogan?&#8221; Huh&#8230; Saya tidak tahu jawaban pastinya. Yang jelas, mereka memiliki [...]<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa hari lalu saya <em>chatting</em> dengan seorang teman. Ia bercerita bahwa ia sedang malas ngeblog karena blognya dikritik sebagai blog sampah oleh seorang blogger. Selesai <em>chatting</em> saya bertanya kepada diri sendiri, siapa yang salah: &#8220;Apakah teman saya yang terlalu sensitif ataukah pengkritik yang terlalu arogan?&#8221; Huh&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3475"></span>Saya tidak tahu jawaban pastinya. Yang jelas, mereka memiliki alasan masing-masing untuk bersikap demikian.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak ingin larut memikirkan siapa yang salah, saya berintrospeksi diri seperti ini: &#8220;Jangan-jangan saya juga sudah mengkritik orang lain sehingga yang bersangkutan sakit hati. Atau, jangan-jangan saya sudah dikritik orang lain sehingga saya sakit hati&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Terlepas dari itu, dunia ngeblog yang notabene sebuah ranah publik tentunya tidak bisa lepas dari kritik mengkritik. Ada yang menerima kritikan sebagai pil pahit yang menyehatkan, namun ada juga yang menerima kritikan sebagai pukulan menyengat (layaknya pukulan Manny Pacquiao) yang membuatnya roboh dan tak bisa bangkit lagi alias KO.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kabari orang lain atau saya<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa tahun lalu saya makan di sebuah rumah makan padang. Sebuah tulisan yang terpampang di papan reklame rumah makan tersebut menarik perhatian saya. Tulisannya kira-kira seperti ini: &#8220;Jika Anda Puas Kabari Orang Lain, Namun Jika Tidak Puas Kabari Kami&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah tulisan cerdas yang menyiratkan bagaimana rumah makan tersebut mencoba mengetahui pelayanan dan kualitas makanannya. Mudah diduga, jika mereka banyak menerima kabar tidak puas dari pengunjung, maka pelayanan dan kualitas makanan mereka bermasalah. Dengan kata lain, rumah makan tersebut perlu memperbaikinya agar bertahan di tengah ketatnya persaingan bisnis makanan.</p>
<p style="text-align: justify;">Terinspirasi tulisan tersebut, saya menetapkan slogan seperti ini: &#8220;Jika Anda Suka Mohon Kabari Orang Lain, Jika Sebaliknya Mohon Kabari Saya&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Maksudnya, jika Anda suka konten Blogodolar, mohon informasikan kepada orang lain (bila Anda berkenan tentunya). Namun, jika sebaliknya, mohon <a href="http://www.blogodolar.com/contact-me/">kontak saya</a> agar saya bisa mengetahui ketidaksukaan Anda dan memperbaikinya. Dengan demikian, blog ini lebih baik lagi di masa mendatang dan memberikan manfaat bagi yang mengunjunginya.</p>
<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/kabari-orang-lain-atau-saya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkenan Blog Anda Dikritik? Silakan Hubungi Saya</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/kritik-blog-sahabat-blogodolar/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/kritik-blog-sahabat-blogodolar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 16:26:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kritik Blog]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[kritik blog sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[program kritik blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2216</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa sahabat merespon postingan kritik mengkritik antar blogger dengan menyatakan kesediaannya dikritik oleh saya. Sungguh respon yang di luar dugaan saya. Oleh karena itu, saya mencoba mengeksplorasinya dengan membuat postingan reguler (seminggu sekali) tentang Kritik Blog Sahabat. Kritik ini bukan review, namun berupa masukkan dari saya yang difokuskan kepada 2 hal berikut beserta solusinya. 1. [...]<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa sahabat merespon postingan <a href="http://www.blogodolar.com/jangan-takut-mengkritik-dan-dikritik-blogger-lain/">kritik mengkritik antar blogger</a> dengan menyatakan kesediaannya dikritik oleh saya. Sungguh respon yang di luar dugaan saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, saya mencoba mengeksplorasinya dengan membuat postingan reguler (seminggu sekali) tentang Kritik Blog Sahabat. Kritik ini bukan review, namun berupa masukkan dari saya yang difokuskan kepada 2 hal berikut beserta solusinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2216"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Konten </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Saya akan berupaya meninjau tipe postingan yang ada. Aspek yang ditinjau antara lain artikel pilar, frekuensi postingan, dan kesesuaian postingan dengan topik blog. Tak lupa, saya juga akan memberikan solusinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Desain Blog</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Aspek yang ditinjau adalah tata letak sidebar, kerapian theme/template, dan fitur-fiturnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Keuntungan bagi Anda</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Keuntungan jika blog Anda dikritik antara lain:</p>
<ul>
<li>Mendapat backlink berkualitas</li>
<li>Mendapat masukkan membangun</li>
<li>Mendapat masukkan dari para pembaca Blogodolar</li>
<li>Mendapat limpahan trafik dari Blogodolar</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Dari apa yang saya tawarkan di atas, berkenankah blog Anda dikritik? Saya membayangkan jawaban Anda seperti ini: Siapa takut! Jika demikian, silakan hubungi saya melalui <a href="http://www.blogodolar.com/contact-me/">contact me</a>. Informasikan nama, URL, dan topik Blog Anda. Saya tunggu partisipasi Anda.</p>
<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/kritik-blog-sahabat-blogodolar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>35</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Takut Mengkritik dan Dikritik Blogger Lain</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/jangan-takut-mengkritik-dan-dikritik-blogger-lain/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/jangan-takut-mengkritik-dan-dikritik-blogger-lain/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 16:06:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[hak jawab]]></category>
		<category><![CDATA[jangan takut dikritik]]></category>
		<category><![CDATA[jangan takut mengkritik]]></category>
		<category><![CDATA[kritik]]></category>
		<category><![CDATA[mengkritik blogger lain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2201</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda sering menyimak berita politik, tentunya Anda sudah familiar dengan kritik mengkritik antar politikus. Bagi orang awam, mungkin ini adalah sebuah permainan demi kepentingannya semata. Namun, jika ditelaah secara mendalam, kritik mengkritik itu tak lain adalah sebuah adu argumen berdasarkan fakta dan data yang dimiliki masing-masing. Dalam dunia ngeblog sepertinya tidak jauh beda. Kritik [...]<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika Anda sering menyimak berita politik, tentunya Anda sudah familiar dengan kritik mengkritik antar politikus. Bagi orang awam, mungkin ini adalah sebuah permainan demi kepentingannya semata. Namun, jika ditelaah secara mendalam, kritik mengkritik itu tak lain adalah sebuah adu argumen berdasarkan fakta dan data yang dimiliki masing-masing.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia ngeblog sepertinya tidak jauh beda. Kritik mengkritik adalah hal wajar, sepanjang tidak mengandung SARA dan bertujuan untuk membangun aktivitas ngeblog yang lebih baik. Jadi, jangan takut jika Anda mengkritik atau dikritik blogger lain. Mengapa? Di bawah ini adalah beberapa alasan dan studi kasusnya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2201"></span><span style="color: #000000;"><strong> </strong></span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Takut Mengkritik</strong></span></h2>
<p style="text-align: justify;">Kritik umumnya datang bila ada sesuatu yang tidak sesuai dengan kaidah-kaidah, fakta, dan data. Sebagai contoh sederhana,  seorang pemain bola dikritik karena permainannya yang kasar. Itu berarti pemain tersebut tidak sesuai dengan kaidah fair play.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa yang harus dikritik oleh seorang blogger? Banyak hal dan tergantung topik ngeblognya, bisa berupa kehidupan sehari-hari sampai dengan aktivitas ngeblog.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana mengkritik blogger lain?</p>
<p><strong>1. Teguh pada prinsip yang dimiliki </strong></p>
<p>Anda harus memiliki prinsip. Kalau hitam bilang hitam, jangan bilang putih atau abu-abu.</p>
<p><strong>2. Sajikan data, fakta, dan solusinya<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika aktivitas yang dilakukan blogger lain itu tidak sesuai prinsip yang Anda yakini benar, kritiklah blogger tersebut. Berikan argumen Anda berdasarkan data dan fakta yang Anda miliki. Jangan lupa, berikan juga solusinya agar kritik Anda termasuk kritik membangun.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Sesuai etika</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun Anda tidak setuju dengan apa yang dilakukan orang lain, namun Anda tetap harus menyampaikannya sesuai etika. Hindari penggunaan kata kasar, penghinaan, menyinggung SARA, dan sejenisnya.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Jangan Takut Dikritik</strong></span></h2>
<p style="text-align: justify;">Secara harfiah, manusia senang mengkritik, namun cenderung tidak senang bila dikritik. Bila Anda dalam kondisi ini, ubahlah paradigma Anda terhadap kritik tersebut. Anggaplah kritik itu sebagai pil yang rasanya pahit, namun beberapa saat kemudian Anda akan sembuh dari penyakit yang diderita.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana cara menangani kritik blogger lain? Berikut ini tips-tipsnya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Berikan ucapan terima kasih</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hal pertama yang Anda lakukan adalah mengucapkan terima kasih. Mengapa? Sesungguhnya yang memberikan kritik tersebut sangat memperhatikan Anda dan mengingatkan Anda akan sepak terjang selama ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Hindari reaktif yang berlebihan<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda dikritik, tentunya Anda memiliki hak jawab, bukan? Optimalkan hak jawab Anda tersebut, bisa melalui postingan atau berkomentar di blog sang pengkritik. Namun, mohon diingat, hindari sikap reaktif yang berlebihan. Misalnya Anda menantang, membenci, mencaci maki, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika demikian, Anda akan terperangkap dalam kungkungan pikiran sempit, atau dengan kata lain tidak terbuka pada perbedaan pendapat (open minded). Blogger sekelas Medhy Aginta pun malah meminta pembacanya untuk mengkritik Blogguebo (simak <a href="http://www.blogguebo.com/2009/05/please-kritiklah-blogguebo.html">Please, Kritiklah Blogguebo</a>).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Introspeksi Diri</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Setelah Anda menyampaikan hak jawab, introspeksilah dengan apa yang Anda lakukan. Tanya pada diri sendiri, apakah sepak terjang Anda sesuai dengan aturan yang berlaku. Bila sesuai, pertahankanlah. Jika sebaliknya, segeralah berputar haluan dan melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saya sudah biasa mengkritik dan dikritik blogger lain</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang yang saya ingat, saya sering mengkritik blogger lain. Kritik saya umumnya berkaitan dengan aktivitas ngeblog, antara lain <a href="http://www.blogodolar.com/kritik-untuk-kontes-seo-stop-dreaming-start-action/">mengkritisi kontes SEO Stop Dreaming Start Action</a>, mengkritik kekeliruan judul dan tata bahasa blogger lain, dan bahkan mengkritik topik blog sahabat saya sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya juga biasa dikritik blogger lain. Sebagai contoh, Anda bisa menyimaknya kritiknya <a href="http://www.blogodolar.com/analisis-target-juli-2009-alexa-rank-meningkat-4-kali-lipat/">di sini</a> (lihat komentarnya Review Squad), dan <a href="http://www.blogodolar.com/doshdosh-adalah-idola-saya/">ini jawaban saya</a>.  Kritik tersebut membuat saya introspeksi, dan perlahan-lahan melepaskan diri dari &#8220;menjiplak&#8221; DoshDosh hingga akhirnya saya menemukan jati diri Blogodolar.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi, dari apa yang saya paparkan di atas, sepantasnya kita juga jangan takut untuk mengkritik dan dikritik oleh blogger lain. Bagaimana menurut Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p>Bonus ebook untuk Anda: <a href="http://www.blogodolar.com/download/">Make Money Blogging, Adsense Secret, & SEO for Beginner</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/jangan-takut-mengkritik-dan-dikritik-blogger-lain/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>23</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
