Pilih Kuantitas atau Kualitas Komentar?
Membuat kontes merupakan salah satu cara untuk meningkatkan keterlibatan pembaca. Tak heran banyak blogger melakukan hal tersebut, mulai dari projek menulis sampai komentator terbanyak.
Secara pribadi saya dulu juga berniat mengadakan kontes komentar terbanyak dengan hadiah satu buah domain dot com tiap bulannya. Namun, saya mengurungkan niat tersebut karena beberapa alasan.
1. Tidak cocok untuk blog bisnis
Saya merenungkan kembali apa motivasi saya dalam ngeblog. Seperti sudah saya informasikan sebelumnya, motivasi saya adalah menghasilkan uang dengan blog ini. Dalam pandangan saya, kontes komentar terbanyak kurang cocok untuk blog bisnis. Kontes ini lebih cocok untuk blog personal.
2. Para kontestan cenderung membombardir komentar
Ketika saya ngeblog dengan blog gratisan, saya pernah mengikuti kontes komentar terbanyak di salah satu blog dengan hadiah berupa banner. Yang saya lakukan adalah membombardir postingan dengan komentar sebanyak-banyaknya, dan cenderung tidak membaca postingan. Yang ada di kepala adalah bagaimana caranya agar saya memberikan komentar sebanyak-banyaknya. Dan faktanya, saya keluar sebagai salah satu pemenangnya.
3. Blogger terkenal tidak menyelenggarakan kontes komentar terbanyak
Sebulan setelah ngeblog di Blogodolar, saya mulai “melanglang buana” ke blogger-blogger top Dunia (Maki, Darren Rowse, Daniel Scocco, Yaro Starak, Chris Garret, dan Brian Clark). Saya amati bagaimana cara mereka meingkatkan keterlibatan pembacanya. Faktanya, mereka tidak ada yang melakukan kontes komentar terbanyak. Hal serupa terjadi pula pada blogger-blogger terkenal dalam negeri (Medhy Aginta, Isnaini, dan lain-lain).
4. Paradigma ngeblog
Layaknya blogger pemula lain, saya bercita-cita menjadi blogger terkenal. Ya, terkenal karena tulisan saya yang memberikan wawasan ngeblog dan mungkin saja menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkannya. Oleh karena itu, saya ingin para sahabat yang berkunjung ke blog ini terpicu oleh tulisan saya, bukan untuk memberikan komentar sebanyak-banyaknya.
5. Persahabatan bukan hanya dari kontes
Ada yang berpendapat bahwa kontes komentar terbanyak adalah untuk meningkatkan persahabatan. Dalam pandangan saya, hal tersebut tidaklah 100 % benar. Persahabatan bukan hanya terbatas dari saling memberikan komentar, namun bisa dengan cara lain yang lebih elegan, mulai dari membacklink tulisan, mempromosikan produk atau jasa blogger lain, mewawancarai, menjadi blogger tamu, dan sebagainya (untuk lebih detailnya silakan lihat di cara membangun jaringan ngeblog).
Atas pertimbangan itu, saya akhirnya memutuskan untuk memberikan semacam kontes (lebih tepatnya apresiasi) bagi para pembaca Blogodolar yang komentarnya berkualitas. Sayangnya bulan lalu apresiasi ini terhenti. Saya akan melakukannya kembali mulai bulan ini.
Itulah beberapa pertimbangan saya mengapa saya memilih kualitas ketimbang kuantitas komentar. Kini saatnya saya bertanya kepada Anda: jika Anda hendak melakukan kontes komentar, pilih kuantitas atau kualitas komentar?

saya lebih suka traffik berkualitas
traffik besar dan 10% klik iklannya
mantab kali
Postingan terbaru raiderhost………………Wulan Guritno Masturbasi di Film 18+ True Love Never Dies
[Reply]
sperti sindrom saja …
xixixi
akhirnya dpat pertamax setelah sekian bulan ndak dapet2

Postingan terbaru raiderhost………………Wulan Guritno Masturbasi di Film 18+ True Love Never Dies
[Reply]
Setuju mas. Ntar komen cuma karena ngejar hadiah bukan karena niat komen.
Postingan terbaru Dunia Komputer………………Windows Tune Up Part 1
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 8:10 am
Good point Mas…
[Reply]
Betul mas. Saya setuju. Ntar pada nyepam tuh buat ngejar domain dot com.
Postingan terbaru Computer Tips Tricks………………Customize Windows Icons With Icon Tweaker
[Reply]
Kalo untuk blog saya kayaknya cukup dengan cara membacklink tulisan blogger lain, sambil sedikit mereview sang blogger atau mereview blognya. Bagi saya itu sudah lumayan lebih baik ketimbang mengadakan kontes komentar terbanyak, yang notabene cenderung melahirkan komentar seadanya.
Setuju banget Kang dengan ulasannya di atas.
[Reply]
Kl kita bicara kualitas tentunya itu sangat subyektif, tergantung selera si pemilik blog dan tentunya tdk ada parameter baku. Kl mau pake ukuran kuantitas yakh itu.. resikonya banyak yg berkomentar asal aja, yg penting masuk top komentator.Pertanyaan saya adalah.. apakah untuk menjalin persahabatan harus ada take and give? apakah pemilik blog hrs memberikan reward ke para komentator? Saya pribadi hanya berusaha untuk dapat memposting artikel yang bermanfaat dan berusaha membalas “kunjungan” dari siapapun yg telah memberikan komentar di blog/artikel saya. Itulah reward minimal yang saya berikan ke pembaca blog saya. Btw, artikel akang ini sangat menarik
Postingan terbaru Eric………………Kesalahan dalam Promosi Blog
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 3:21 pm
Eric,
1. Yup, kualitas adalah subjektif. Namun, saya sudah punya panduan sendiri dalam menentukan kualitas komentar.
2. Dalam menjalin persahabatan, golden rule-nya adalah give first.
3. Tidak, pemilik blog tidak harus memberikan reward kepada komentatornya.
Reward hanyalah inisiatif pemilik blog untuk meningkatkan engagement visitor.
Bisa juga sebagai bentuk apresiasi.
[Reply]
kuantiti yang berkualitas kalo saya bos…
Postingan terbaru erlangga………………Standarisasi Kualitas Kambing Etawa
[Reply]
Pilih kualitas dong soalnya kuantitas itu akan berjalan seiring waktu, makin populer maka makin banyak komentar juga…
Postingan terbaru Kang Kabayan………………Kotak : Pelan Pelan Saja
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 8:13 am
Pendapat yang mantap dan mengena Kang Kabayan
[Reply]
Fantastic post, I really like your style.
[Reply]
saya sih tidak masalah bagi keduanya, bahkan kalau bisa kuantitas dan kualitas sama-sama tinggi, hehe..
tapi saya tetap menampilkan top commentators di sidebar
Postingan terbaru imadewira………………Kemana Rossi di Tahun 2011?
[Reply]
pilih kualitas
Saya pernah diminta tukar comment dengan sesama blogger demi kuantitas. Akhirnya saya memberi comment di blog teman saya kira-kira 3 kalimat berkaitan dengan produk yg sedang dia iklankan.. Tapi kecewanya saya ternyata dia cuma nulis “Yeah.. pertamax ! LOL” sebagai comment di blog saya.. Alhasil skrg saya agak ogah tukar comment lagi ^^
nice post !
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 3:22 pm
Terima kasih sharing pengalamannya Angelina
[Reply]
saya pikir 2-2 nya penting kang, antara kuantitas dan kualitas komentar, terutama untuk blogger pemula kayak saya mas…tapi untuk yang sudah lama mungkin lebih banyka menekankan kepada kulaitasnya ya dari pada kuantitasnya….
Postingan terbaru sandi………………5 TAHAP PELAYANAN RESEP DI APOTIK
[Reply]
iya mas, ga di adain kontes juga masih ada yang komentar ga relevan.
kaya mindset bisnis aja mas, satu tapi fokus dan menghasilkan dari pada banyak ga menghasilkan. jadi mending satu berkualitas, dari pada kuantitas banyak tapi ga mutu
heee..
Postingan terbaru Muhammad Arifin………………Setelah Penantian Panjang
[Reply]
setuju2, saya rasa akan sangat tidak adil jika kontes dengan komentar terbanyak, tapi penilaian lainnya juga perlu, nah, penilaian apa yang cocok yah? daripada banyak2an komeng malah jadinya seperti spaming.
[Reply]
Setuju kang apalagi yang poin ke 2, ntar kebanyakkan komen di tangkap sama pak satpan Akismet.
Postingan terbaru Zaiful Anwar………………Blog PR9 di Jual Seharga $250,000
[Reply]
Yang Jelas Kualitas Tetap Nomor 1 kang, dengan kualitas bagus pasti segalanya akan otomatis….
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 3:23 pm
Good poin Mas Rafi
[Reply]
Kalo saya sih komentar mana saja saya terima
hehehe…
Btw, salam
[Reply]
ikut ngeramein
Postingan terbaru haris ahmad………………Sukseskan Sensus Penduduk Jakarta
[Reply]
Tidak dipungkiri saya suka kuantitas mas, tapi saya sangat menghargai jika ada masukan yang mmbangun. jadi ga terlena terhadap komentar yang memuji..bisa ga produktif nantinya…
[Reply]
Kang Yudiono Reply:
January 28th, 2010 at 11:37 pm
Saya sepakat dengan pendapat Mas Tri Agung
[Reply]
yg penting ramelah…
Postingan terbaru bee………………Anarchist Action Support Team Persebaya (Bonek)
[Reply]
kalo saya sih kualitas yg penting


kuantitas g masalh kok
Postingan terbaru tomi………………Jangan Asal Copy Paste
[Reply]
Quality with Quantity is the best….

Postingan terbaru Novita………………Kain Batik Dobi – Rp.100.000
[Reply]
Hallo, Salam kenal, Saya derry, ini pertama kalinya Saya berkunjung ke Blog ini.
Postingan terbaru sinjay school………………Investing in Your Future in Business: Which Business School
[Reply]
Pilih kualitas dong… kalo komen cuman : ’setuju’

atau ‘nice posting’ gitu aja kan kurang seru
Postingan terbaru mendidik anak………………Bangkit dan lakukan sesuatu demi masa depan anak anda
[Reply]
saya masih pemula belum berpikir kearah sana (mengadakan kontes), tapi sepenuhnya saya setuju dengan pendapat Bapak, dan blog ini adalah salah satu tempat bagi saya untuk belajar banyak hal. Tetap semangat dengan komitmentnya Pak, salam sukses.
[Reply]