<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogodolar &#187; Strategi Ngeblog</title>
	<atom:link href="http://www.blogodolar.com/category/strategi-blogging/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blogodolar.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Feb 2012 20:06:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Fenomena Ngeblog Darren Rowse: Dari Sekadar Hobi Hingga Jadi Bisnis</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/fenomena-ngeblog-darren-rowse-dari-sekadar-hobi-hingga-jadi-bisnis/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/fenomena-ngeblog-darren-rowse-dari-sekadar-hobi-hingga-jadi-bisnis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Jun 2011 13:13:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Darren Rowse]]></category>
		<category><![CDATA[fenomena darren rowse]]></category>
		<category><![CDATA[hobi ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=5085</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda saat ini ngeblog hanya sekadar hobi? Jika ya, hobi Anda ini bila dikembangkan bisa menjadi bisnis yang menghasilkan banyak uang. Tidak percaya? Darren Rowse telah membuktikannya. Blogger asal Australia ini awalnya ngeblog sebagai hobi. Darren kemudian bereksperimen menghasilkan uang dari blognya. Eksperimennya ini berhasil sehingga ia memutuskan menjadi full time blogger. Dengan kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda saat ini ngeblog hanya sekadar hobi? Jika ya, hobi Anda ini bila dikembangkan bisa menjadi bisnis yang menghasilkan banyak uang.</p>
<p>Tidak percaya? Darren Rowse telah membuktikannya.</p>
<p><span id="more-5085"></span>Blogger asal Australia ini awalnya ngeblog sebagai hobi. Darren kemudian bereksperimen menghasilkan uang dari blognya.</p>
<p>Eksperimennya ini berhasil sehingga ia memutuskan menjadi <em>full time blogger</em>. Dengan kata lain, ia menjadikan ngeblog sebagai pekerjaan untuk mencari nafkah.</p>
<p>Dengan berjalannya waktu, Darren mencapai popularitas yang diidam-idamkan setiap blogger. Dari sisi finansial, ia pun memperoleh 6 digit dolar setiap tahunnya.</p>
<p>Darren Rowse mulai menggeser ngeblog dari pekerjaan menjadi bisnis. Ia merekrut dan menggaji beberapa blogger untuk menyokong bisnisnya. Timnya ini mulai dari editor, desainer, <em>customer service</em>, hingga pemasar.</p>
<p>Di bawah ini adalah tim bisnisnya Darren Rowse (yang berkaca mata).</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-full wp-image-5087" title="Darren dan tim" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2011/06/Darren-dan-tim.jpg" alt="Darren dan tim" width="480" height="359" /></p>
<p>Anda bisa membaca detail fase-fase Darren Rowse mulai dari hobi, pekerjaan, hingga bisnis di <a href="http://www.problogger.net/archives/2011/06/16/the-team-behind-my-blogs-from-solo-blogger-to-business/">The Team Behind My Blogs: From Solo Blogger to Business</a>.</p>
<p><strong>Pelajaran bagi kita</strong></p>
<p>Pesan yang ingin saya sampaikan pada postingan singkat ini adalah ngeblog bisa menjadi bisnis bila dikelola secara profesional. Lamanya waktu yang ditempuh bergantung kepada diri kita masing-masing.</p>
<p>Darren Rowse membutuhkan waktu 10 tahun untuk mencapainya. Kita bisa lebih cepat atau lambat daripada dia.</p>
<p>Selain itu, jangan lupa kenali juga di fase apa posisi kita sekarang.</p>
<p>Saya sudah melewati fase ngeblog sebagai hobi. Saat ini saya masih berjuang menuju fase ngeblog sebagai pekerjaan.</p>
<p>Bagaimana dengan Anda?</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/7-blogger-kondang-yang-selalu-saya-nantikan-postingannya/" title="7 Blogger Kondang yang Selalu Saya Nantikan Postingannya">7 Blogger Kondang yang Selalu Saya Nantikan Postingannya</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/darren-rowse-memperoleh-rp-756-juta-dari-menjual-sebuah-e-book-selama-seminggu/" title="Darren Rowse Memperoleh Rp 756 Juta dari Menjual Sebuah E-book Selama Seminggu ">Darren Rowse Memperoleh Rp 756 Juta dari Menjual Sebuah E-book Selama Seminggu </a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blog-yang-menghasilkan-uang-milyaran-per-tahun/" title="8 Blog yang Menghasilkan Uang Milyaran Per Tahun">8 Blog yang Menghasilkan Uang Milyaran Per Tahun</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/target-pertama-yang-disarankan-darren-rowse/" title="9 Target Pertama yang Disarankan Darren Rowse untuk Para Pemula">9 Target Pertama yang Disarankan Darren Rowse untuk Para Pemula</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/darren-rowse-melawan-shoemoney/" title="Darren Rowse Melawan Shoemoney">Darren Rowse Melawan Shoemoney</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/fenomena-ngeblog-darren-rowse-dari-sekadar-hobi-hingga-jadi-bisnis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 May 2011 11:41:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[full-time blogger]]></category>
		<category><![CDATA[pertimbangan sebelum jadi full time blogger]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[tonggak penting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4937</guid>
		<description><![CDATA[Apakah saya sudah keluar dari tempat kerja sekarang dan menjadi full time blogger? Pertanyaan ini diajukan saudara Emha beberapa waktu lalu. Jawaban saya adalah belum. Hal ini karena saya belum mencapai 3 tonggak (milestone) penting yang saya jadikan acuan sebelum menjadi full time blogger. Ketiga toggak itu adalah: 1. Biaya hidup 2 tahun Yang membedakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah saya sudah keluar dari tempat kerja sekarang dan menjadi <em>full time</em> blogger? Pertanyaan ini diajukan saudara <a href="http://infopercetakan.com/">Emha</a> beberapa waktu lalu. Jawaban saya adalah belum. Hal ini karena saya belum mencapai 3 tonggak (<em>milestone</em>) penting yang saya jadikan acuan sebelum menjadi <em>full time</em> blogger.</p>
<p><span id="more-4937"></span>Ketiga toggak itu adalah:</p>
<p><strong>1. Biaya hidup 2 tahun</strong></p>
<p>Yang membedakan antara karyawan dan nonkaryawan adalah gaji bulanan. Sebagai karyawan, keuangan keluarga saya (seorang istri dan dua orang putra) saat ini disokong gaji bulanan. Sedikit-demi sedikit gaji bulanan itu saya tabung agar mencapai biaya hidup selama dua tahun.</p>
<p>Jika saya sudah menjadi <em>full time</em> blogger nantinya, maka tabungan ini adalah cadangan atau <em>back up</em> biaya hidup jika ada masalah dengan penghasilan saya dari blog. Dengan demikian, asap dapur keluarga saya bisa ngebul selama dua tahun.</p>
<p><strong>2. Bebas utang</strong></p>
<p>Perusahaan tempat saya bekerja memiliki program pinjaman super lunak (tanpa bunga) kepada para karyawannya. Dua setengah tahun lalu saya mengambil pinjaman tersebut untuk membangun rumah. Jangka watu pengembalian pinjaman ini adalah 8,5 tahun.</p>
<p>Saya punya sisa waktu 6 tahun lagi untuk mengembalikannya. Namun, saya berupaya mempercepat pengembalian pinjaman ini, misalnya dalam dua tahun ke depan.</p>
<p><strong>3. Penghasilan blog mencapai 50% dari gaji bulanan</strong></p>
<p>Penghasilan ngeblog saya saat ini masih belum mencapai 50% gaji bulanan. Masih perlu kerja keras untuk mencapai atau melebihinya. Jika penghasilan tersebut tercapai konsisten sekurang-kurangnya 6 bulan, maka satu tonggak penting sudah saya lalui.</p>
<p>Ketiga tonggak di atas tentunya berbeda dengan Anda yang masih sendiri (tanpa tanggungan anak dan istri). Terlepas dari itu, jika Anda seorang karyawan dan berkeinginan menjadi seorang <em>full time</em> blogger, hal-hal apa saja yang menjadi pertimbangan Anda sebelum keluar dari tempat kerja sekarang?</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/menuju-gaya-hidup-dot-com/" title="Catatan Seorang Full Time Blogger #4: Menuju Gaya Hidup Dot Com">Catatan Seorang Full Time Blogger #4: Menuju Gaya Hidup Dot Com</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/i-like-mondays/" title="Catatan Seorang Full Time Blogger #3: I Like Mondays">Catatan Seorang Full Time Blogger #3: I Like Mondays</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/persiapan-dan-alokasi-finansial/" title="Catatan Seorang Full Time Blogger #2: Persiapan dan Alokasi Finansial">Catatan Seorang Full Time Blogger #2: Persiapan dan Alokasi Finansial</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/catatan-seorang-full-time-blogger-1-masa-lalu-gaji-2000/" title="Catatan Seorang Full Time Blogger #1: Masa Lalu Gaji $2,000">Catatan Seorang Full Time Blogger #1: Masa Lalu Gaji $2,000</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/saya-adalah-seorang-full-time-blogger-sekarang/" title="Saya Adalah Seorang Full Time Blogger Sekarang!">Saya Adalah Seorang Full Time Blogger Sekarang!</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Apr 2011 15:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Faktor Kali]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[waktu ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4819</guid>
		<description><![CDATA[Pertengahan tahun lalu, blog adsense saya yang bertopik rumah bisa menghasilkan $20 per bulan. Saya teringat faktor kali yaitu bila saya memiliki 4 blog serupa, maka penghasilan adsense saya adalah $100 per bulan (5 x $20). Terpicu hal ini, saya pun membuat 4 blog serupa. Hasilnya di luar dugaan. Alih-alih mendapatkan $100 per bulan, penghasilan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pertengahan tahun lalu, blog adsense saya yang bertopik rumah bisa menghasilkan $20 per bulan. Saya teringat faktor kali yaitu bila saya memiliki 4 blog serupa, maka penghasilan adsense saya adalah $100 per bulan (5 x $20). Terpicu hal ini, saya pun membuat 4 blog serupa. Hasilnya di luar dugaan.</p>
<p><span id="more-4819"></span>Alih-alih mendapatkan $100 per bulan, penghasilan adsense saya selama 3 bulan selanjutnya bervariasi dari $10 sampai $20 per bulan.</p>
<p>Mengapa demikian?</p>
<p>Setelah saya evaluasi, ternyata saya keliru menafsirkan faktor kali. Saya menerapkan faktor kali hanya untuk penghasilan, tidak menerapkannya pada waktu.</p>
<p>Sejatinya saya pun harus menerapkan faktor kali pada waktu. Bila mengelola satu blog saya butuh satu jam untuk membuat satu postingan per hari, maka dengan tambahan 4 blog baru saya butuh 4 jam tambahan.</p>
<p>Faktanya, saya hanya punya waktu satu jam dalam mengelola kelima blog tersebut. Akibatnya, 4 blog baru tersebut hanya mampu saya <em>update</em> kontinu satu postingan sehari selama satu bulan. Setelah itu terbengkalai.</p>
<p>Pelajaran penting dari pengalaman saya ini adalah:</p>
<p><strong>1. Stabilitas penghasilan </strong></p>
<p>Bila penghasilan sebuah blog telah stabil dalam 3-6 bulan, maka faktor kali layak diterapkan. Bila sebaliknya, jangan dulu membuat blog-blog baru, namun fokus mengelola blog yang ada.</p>
<p><strong>2. Faktor waktu</strong></p>
<p>Jangan keliru menafsirkan faktor kali dengan hanya menerapkannya pada penghasilan, namun harus menerapkannya pula pada waktu. Dengan kata lain, jangan terbuai dengan penghasilan di atas kertas tanpa memperhatikan waktu.</p>
<p>Penghasilan di atas kertas ini sangat mudah dibuat. Misalnya, Anda punya sebuah blog yang menghasilkan $10 sebulan. Lalu Anda menghitung penghasilan bila punya 100 blog serupa. Dalam hitungan tersebut, Anda mendapat $1.000 (sekitar 9 juta rupiah) sebulan.</p>
<p>Hitung-hitungan fantastis, namun mengelola 100 blog adalah pekerjaan yang tidak mudah karena membutuhkan banyak waktu!</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/" title="3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger">3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/" title="Mencoba Strategi Penulis Bayaran">Mencoba Strategi Penulis Bayaran</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/split-testing-cara-terbaik-agar-ngeblog-tidak-menjenuhkan/" title="Split Testing: Cara Terbaik Agar Ngeblog Tidak Menjenuhkan ">Split Testing: Cara Terbaik Agar Ngeblog Tidak Menjenuhkan </a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/apa-misi-dan-visi-blog-anda/" title="Apa Misi dan Visi Blog Anda?">Apa Misi dan Visi Blog Anda?</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>30</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mencoba Strategi Penulis Bayaran</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Oct 2010 05:35:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger bayaran]]></category>
		<category><![CDATA[blogotainmen]]></category>
		<category><![CDATA[penulis bayaran]]></category>
		<category><![CDATA[rekrutmen blogger bayaran]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3900</guid>
		<description><![CDATA[Banyak blog banyak rezeki. Begitu kata salah satu teman saya. Ungkapan itu benar adanya, namun kelemahannya adalah banyak juga waktu yang diperlukan untuk mengelolanya. Hal inilah yang menjadi kendala saya yang memiliki lebih dari 15 blog (80% blog bahasa Inggris). Untuk mengatasai kendala ini, tiga bulan lalu saya mencoba stretegi penulis bayaran. Orang pertama yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Banyak blog banyak rezeki. Begitu kata salah satu teman saya. Ungkapan itu benar adanya, namun kelemahannya adalah banyak juga waktu yang diperlukan untuk mengelolanya. Hal inilah yang menjadi kendala saya yang memiliki lebih dari 15 blog (80% blog bahasa Inggris). Untuk mengatasai kendala ini, tiga bulan lalu saya mencoba stretegi penulis bayaran.</p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-3900"></span>Orang pertama yang saya rekrut adalah <a href="http://www.harisahmad.com/">Bang Haris Ahmad</a>. Beliau adalah salah satu pelanggan <a href="http://www.jasapembuatanblog.com/">Jasa Pembuatan Blog</a>.</p>
<p style="text-align: left;">Bang Haris rajin berkomentar di Blogotainmen tiap bulannya. Oleh karena itu, saya menawarinya menjadi penulis bayaran di blog hiburan tersebut. Beliau menyetujuinya. Setelah sepakat soal pembayaran, ia pun mulai menulis.</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: left;">Dalam dua bulan pertama, saya memberi kebebasan mengenai topik yang ia tulis. Memasuki bulan ketiga, saya mencoba memberikan ide-ide tulisan yang sekiranya menarik pengunjung dari Google dan Lintas Berita.</p>
<p style="text-align: left;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/10/artis-abg.jpg"></a>Hasilnya?</p>
<p style="text-align: left;">Dua dari tiga tulisan terakhir Bang Haris masuk Top 10 Lintas Berita yaitu <a href="http://www.blogotainmen.com/7-artis-indonesia-janda-yang-sukses-menaklukkan-brondong/">7 Artis Indonesia Janda Yang Sukses Menaklukkan Brondong</a> dan <a href="http://www.blogotainmen.com/7-artis-abg-tercantik-di-indonesia/">7 Artis ABG Tercantik di Indonesia</a>.</p>
<h3 style="text-align: left;"><strong>Rencana selanjutnya</strong></h3>
<p style="text-align: left;">Bagi saya, hasil di atas sangat menggembirakan sehingga saya bisa fokus untuk memonetisasi Blogotainmen dan perlahan-lahan mewujudkan blog tersebut menjadi blog hiburan dan humor (bukan lendir).</p>
<p style="text-align: left;">Oleh karena itu, saya sedang mematangkan rencana untuk menambah 3 penulis di blog tersebut. Selain itu, saya juga sedang menghitung-hitung <em>cost-benefit</em> untuk mencari blogger yang bersedia menulis di blog bahasa Inggris saya.</p>
<p style="text-align: left;">Jika Anda tertarik, nantikan informasinya di postingan selanjutnya.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/selamat-tinggal-blogotainmen/" title="Selamat Tinggal Blogotainmen!">Selamat Tinggal Blogotainmen!</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/" title="3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger">3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/" title="Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali">Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-pindah-hosting-dari-blue-host-ke-doreo/" title="Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo">Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogotainmen-mendapatkan-google-sitelinks-juga/" title="Blogotainmen Mendapatkan Google Sitelinks Juga">Blogotainmen Mendapatkan Google Sitelinks Juga</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Analisislah Blog Sukses Yang Setopik Dengan Blog Anda</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/analisislah-blog-sukses-yang-setopik-dengan-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/analisislah-blog-sukses-yang-setopik-dengan-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2010 15:41:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Blog Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[membuat blog unik]]></category>
		<category><![CDATA[mengidentifikasi blog sukses]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngelog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3761</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda mengalami kesulitan dengan topik blog yang Anda pilih? Apakah Anda merasa telah salah memilih topik tersebut karena blog Anda tidak kunjung berkembang? Jika jawabannya ya, analisislah blog sukses yang setopik dengan blog Anda mulai sekarang juga. Dengan menganalisisnya, Anda akan tahu pola kesuksesan dan apa saja kekurangan blog tersebut sehingga Anda bisa menyediakannya. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apakah Anda mengalami kesulitan dengan topik blog yang Anda pilih? Apakah Anda merasa telah salah memilih topik tersebut karena blog Anda tidak kunjung berkembang? Jika jawabannya ya, analisislah blog sukses yang setopik dengan blog Anda mulai sekarang juga. Dengan menganalisisnya, Anda akan tahu pola kesuksesan dan apa saja kekurangan blog tersebut sehingga Anda bisa menyediakannya. Bagaimana caranya?</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3761"></span>Di bawah ini adalah 4 tips manjurnya.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>1. Identifikasi blog sukses</strong></span></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebelum menganalisis, Anda tentunya harus tahu dulu blog sukses yang setopik dengan blog Anda, bukan? Cara mengidentifikasi blog-blog tersebut di antaranya:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong>Lihat daftar blog terbaik di situs Technorati</strong> &#8211; Situs ini menyediakanÂ  <a href="http://technorati.com/blogs/top100/">Top 100 Blogs</a> yang diranking berdasarkan <a href="http://technorati.com/what-is-technorati-authority">Technorati Authority</a>. Daftar blog terbaik ini diperbaharui sehari sekali dan dikelompokkan dalam beberapa kategori, misalnya <em>technology</em>, <em>entertainment</em>, <em>lifestyle</em>, <em>business</em>, <em>blogging</em>, dan sebagainya.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Cari di Google Blog</strong> &#8211; Caranya ketikkan topik blog Anda di <a href="http://blogsearch.google.co.id/?hl=id&amp;tab=wb">Google Blog</a> lalu tekan tombol Cari blog. Hasil pencarian bisa Anda lihat melalui beragam fitur, mulai sejam lalu, minggu lalu, bulan lalu, sampai kapanpun.</li>
</ul>
<h3><span style="color: #ff6600;"><strong>2. Analisis</strong></span></h3>
<p style="text-align: justify;">Setelah menemukan blog sukses yang sesuai, luangkan waktu Anda untuk menganalisisnya. Area yang dianalisis antara lain:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Konten</strong></p>
<ul>
<li>Apa kategori yang ada?</li>
<li>Bagaimana tipe tulisannya, apakah tutorial, postingan daftar, opini, atau yang lainnya?</li>
<li>Apa postingan terpopulernya?</li>
<li>Seberapa sering blog tersebut menerbitkan postingan?</li>
<li>Apa target pengunjung blog tersebut, untuk pemula ataukah lanjut?</li>
</ul>
<p><strong>Partisipasi pengunjung<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Postingan apa yang paling banyak dikomentari?</li>
<li>Pertanyaan apa yang diajukan pengunjung dalam komentar?</li>
<li style="text-align: justify;">Media apa yang digunakan blog tersebut untuk melibatkan partisipasi pembacanya (misalnya twitters, facebook, forum, dan lain-lain)?</li>
<li>Apakah blog tersebut menerima tulisan blogger tamu?</li>
</ul>
<p><strong>Desain</strong></p>
<ul>
<li>Apa kesan pertama Anda terhadap blog tersebut?</li>
<li>Pilihan apa yang ditawarkan untuk berlangganan?</li>
</ul>
<p><strong>Monetisasi</strong></p>
<ul>
<li>Siapa target pengiklan yang dibidik blog tersebut?</li>
<li>Jenis afiliasi apa yang dipromosikan?</li>
<li>Apakah blog tersebut menggunakan PPC, CPM, atau iklan link teks?</li>
</ul>
<p><strong>Trafik</strong></p>
<ul>
<li>Berapa ranking alexanya?</li>
<li style="text-align: justify;">Berapa pengunjung per harinya (jika blog tersebut menyediakan sitemeter atau pencatat trafik lainnya)?</li>
</ul>
<p><strong>SEO</strong></p>
<ul>
<li style="text-align: justify;">Siapa yang melink ke blog tersebut? Anda bisa mengeceknya melalui link:nama domain di Google.</li>
<li>Bagaimana blog tersebut membangun link?</li>
<li>Apakah postingannya diformat, misalnya H1, H2, atau H3?</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Area analisis tidak hanya terpaku pada poin-poin di atas. Anda bisa menambahkan area lain yang Anda butuhkan.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>3. Temukan pola suksesnya</strong></span></h3>
<p style="text-align: justify;">Setelah Anda menemukan jawaban pertanyaan-pertanyaan di atas, temukan pola kesuksesan blog tersebut. Misalnya, postingan terpopulernya adalah berjenis tutorial. Anda bisa mengadaptasi jenis ini untuk postingan Anda. Atau, bila postingan terpopulernya berupa berita terkini, Anda juga bisa mengadaptasinya.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #ff6600;">4. Buat blog Anda beda dari blog tersebut</span></strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Setelah Anda tahu pola suksesnya, buatlah blog Anda beda dari blog yang Anda analisis. Cara sederhananya dengan melihat kekurangan yang ada di blog tersebut. Misalnya:</p>
<ul>
<li>Apa tema tulisan yang belum dibahas blog tersebut?</li>
<li>Apakah pembahasannya mendalam?</li>
<li>Apakah tutorialnya disertai <em>screenshot</em>?</li>
<li>Perkembangan terbaru apa yang belum ada di blog tersebut?</li>
<li><em>Tools</em> apa yang belum disediakan blog tersebut?</li>
<li>Dan lain-lain</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Semakin banyak kekurangan blog tersebut yang bisa Anda temukan, semakin besar peluang Anda untuk menyediakannya. Dengan demikian, blog Anda menjadi unik (beda).</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat bagi Anda dan selamat menganalisis blog sukses yang setopik dengan Anda!</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/isnaini-salah-satu-blogger-sukses-indonesia/" title="Isnaini, Salah Satu Blogger Sukses Indonesia">Isnaini, Salah Satu Blogger Sukses Indonesia</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blog-huffington-post-diakuisisi-aol-senilai-rp28-triliun/" title="Blog Huffington Post Diakuisisi AOL Senilai Rp2,8 triliun">Blog Huffington Post Diakuisisi AOL Senilai Rp2,8 triliun</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/13-hal-yang-menjadikan-blog-anda-populer-dan-sukses/" title="13 Hal yang Menjadikan Blog Anda Populer dan Sukses">13 Hal yang Menjadikan Blog Anda Populer dan Sukses</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/20-blog-yang-akan-membuat-anda-menjadi-blogger-lebih-baik/" title="20 Blog yang Akan Membuat Anda Menjadi Blogger Lebih Baik">20 Blog yang Akan Membuat Anda Menjadi Blogger Lebih Baik</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/10-cara-ampuh-menjadikan-blog-anda-beda-dari-blog-lain/" title="10 Cara Ampuh Menjadikan Blog Anda Beda Dari Blog Lain">10 Cara Ampuh Menjadikan Blog Anda Beda Dari Blog Lain</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/analisislah-blog-sukses-yang-setopik-dengan-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>28</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Tips Untuk Membangun Komunitas Blog Anda</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/7-tips-untuk-membangun-komunitas-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/7-tips-untuk-membangun-komunitas-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 06 Jun 2010 16:03:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[jangan takut mengkritik]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan pembaca blog]]></category>
		<category><![CDATA[komunitas blog]]></category>
		<category><![CDATA[kritik blog sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[pembaca loyal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3107</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai blogger, Anda tentunya ingin memiliki pembaca reguler yang saling berinteraksi dengan Anda dan atau pembaca lainnya, bukan? Ya, inilah yang disebut komunitas blog Anda. Selain menghidupkan blog Anda dengan memberikan komentar, komunitas blog juga bisa membantu Anda dalam beragam bentuk. Hal karena ada ikatan emosional dan rasa memiliki terhadap blog Anda. Misalnya saja, pembaca [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sebagai blogger, Anda tentunya ingin memiliki pembaca reguler yang saling berinteraksi dengan Anda dan atau pembaca lainnya, bukan? Ya, inilah yang disebut komunitas blog Anda. Selain menghidupkan blog Anda dengan memberikan komentar, komunitas blog juga bisa membantu Anda dalam beragam bentuk.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3107"></span>Hal karena ada ikatan emosional dan rasa memiliki terhadap blog Anda. Misalnya saja, pembaca blog Anda merekomendasikan blog Anda kepada orang lain. Bahkan, pembaca blog Anda mempromosikan produk Anda tanpa diminta.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana membangun komunitas blog? Di bawah ini adalah tujuh tipsnya:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Mulai dengan komentar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Bagian komentar adalah tempat pertama Anda membangun komunitas blog. Kunci untuk membangun komunitas pada bagian ini adalah:</p>
<ul>
<li>Ajukan pertanyaan pada postingan sehingga pembaca terpicu untuk menjawabnya di bagian komentar.</li>
<li>Balas komentar pembaca</li>
<li>Permudah pembaca dalam berkomentar (misalnya tanpa <em>captcha</em>)</li>
<li style="text-align: justify;">Fasilitasi postingan terbaru saat mereka berkomentar (gunakan plugin CommentLuv jika Anda menggunakan wordpress)</li>
</ul>
<p><strong>2. Buat postingan berorientasi pembaca</strong></p>
<p>Tunjukkan bahwa Anda memperhatikan pembaca blog Anda. Hal ini bisa dilakukan dengan:</p>
<ul>
<li>Memposting jawaban pertanyaan yang diajukan pembaca via komentar, email, dan twitter</li>
<li>Membuat postingan yang melink ke postingan pembaca blog Anda</li>
<li>Menampilkan komentar pembaca yang Anda rasa menambah nilai pada topik yang sedang Anda bahas.</li>
<li>Postingan wawancara dengan pembaca blog Anda.</li>
</ul>
<p><strong>3. Buat poling, quiz, atau kontes interaktif<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Poling adalah untuk mengajak pembaca berpartisipasi menentukan pilihannya pada topik yang Anda bahas. Adapun kontes adalah sebagai tali asih persahabatan antara Anda dengan pembaca.Â  Pakde Cholik merupakan salah satu blogger yang rajin melakukan cara ini. Contohnya, Anda bisa menyimak dan berpartisipasi pada <a href="http://abdulcholik.com/2010/05/23/ungkapkan-opini-anda/">Opini Anda Dalam Rangka Setahun Blog Camp</a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>4. Undang pembaca untuk berbagi</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Cara yang umum adalah dengan undangan menjadi blogger tamu. Cara lainnya adalah dengan mengundang mereka untuk mengirimkan tulisan yang ada di blognya, foto mereka, kisah mereka, atau yang lainnya. Sebagai gambaran, silakan simak contohnya <a href="http://www.blogodolar.com/apa-postingan-terpopuler-anda-di-tahun-2009/">Apa Postingan  Terpopuler Anda di Tahun 2009?</a></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Beri masukan kepada pembaca</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Masukan ini bisa berupa kritik atau saran agar pembaca lebih baik lagi. Hal ini bisa Anda lakukan dengan menghubungi mereka via email, telepon, <em>chatting</em>, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>6. Beri pekerjaan kepada pembaca</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pekerjaan ini bisa ada biayanya atau tidak. Pekerjaan berbiaya misalnya meminta pembaca untuk membuatkan tulisan <em>job paid review</em> yang Anda peroleh, logo, sampul buku, dan sebagainya. Adapun pekerjaan tanpa biaya antara lain juri kontes yang akan Anda lakukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>7. Rendah Hati</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sudah umum diketahui bahwa orang yang rendah hati akan disukai banyak orang. Oleh karena itu, Anda harus rendah hati dalam mengelola blog, meskipun Anda adalah pakar di bidang tertentu. Bentuknya antara lain bekerja sama dengan blogger lain, menerima tukaran link tanpa syarat, <em>blog walking</em>, membalas email pembaca, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah 7 tips membangun komunitas blog yang saya ketahui. Apakah Anda punya tips lain?</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/10-wallpaper-komputer-keren-kiriman-sahabat/" title="10 Wallpaper Komputer Keren Kiriman Sahabat">10 Wallpaper Komputer Keren Kiriman Sahabat</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/7-cara-mengidentifikasi-kebutuhan-pembaca-blog/" title="7 Cara Mengidentifikasi Kebutuhan Pembaca Blog Anda">7 Cara Mengidentifikasi Kebutuhan Pembaca Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/kritik-blog-sahabat-blogodolar/" title="Berkenan Blog Anda Dikritik? Silakan Hubungi Saya">Berkenan Blog Anda Dikritik? Silakan Hubungi Saya</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-takut-mengkritik-dan-dikritik-blogger-lain/" title="Jangan Takut Mengkritik dan Dikritik Blogger Lain">Jangan Takut Mengkritik dan Dikritik Blogger Lain</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/7-tips-untuk-membangun-komunitas-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Split Testing: Cara Terbaik Agar Ngeblog Tidak Menjenuhkan</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/split-testing-cara-terbaik-agar-ngeblog-tidak-menjenuhkan/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/split-testing-cara-terbaik-agar-ngeblog-tidak-menjenuhkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 01:56:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[agar ngeblog tidak menjenuhkan]]></category>
		<category><![CDATA[split testing]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2953</guid>
		<description><![CDATA[Disukai atau tidak, ngeblog bisa menjenuhkan bagi setiap blogger. Pemicunya bisa karena trafik yang tak kunjung meningkat, penghasilan yang tidak sesuai harapan, jumlah pelanggan RSS yang tidak bertambah, dan sebagainya. Bagaimana cara keluar dari kondisi ini? Menurut saya, cara terbaiknya adalah dengan melakukan split testing. Split testing, disebut juga A/B testing adalah sebuah metode eksperimen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Disukai atau tidak, ngeblog bisa menjenuhkan bagi setiap blogger. Pemicunya bisa karena trafik yang tak kunjung meningkat, penghasilan yang tidak sesuai harapan, jumlah pelanggan RSS yang tidak bertambah, dan sebagainya. Bagaimana cara keluar dari kondisi ini? Menurut saya, cara terbaiknya adalah dengan melakukan split testing.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2953"></span>Split testing, disebut juga <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Split_testing">A/B testing</a> adalah sebuah metode eksperimen pemasaran di mana Anda membandingkan sebuah sampel yang digunakan dengan sampel baru. Variable yang diubah dalam ekperimen ini ini antara lain tata letak, judul, gambar, warna, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya banyak metode pemasaran (seperti metode multivarian), namun split testing memiliki kelebihan yaitu mudah dilaksanakan, mudah diinterpretasikan (ditafsirkan), dan dapat diterapkan dalam situasi yang luas. Itulah sebabnya Anda harus mencoba metode ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana memulai eksperimen ini?</p>
<p style="text-align: justify;">Caranya adalah dengan menyelaraskan eksperimen dengan target yang ingin dicapai. Sebagai contoh, jika target Anda adalah meningkatkan penghasilan PPC lokal, lakukan split testing dengan mengubah tata letak iklan PPC.</p>
<p style="text-align: justify;">Anggaplah Anda saat ini menaruh iklan PPC di bawah judul postingan. Eksperimen yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengubah letak iklan PPC tersebut, misalnya di akhir postingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Contoh-contoh lain split testing yang bisa Anda lakukan adalah:</p>
<ul>
<li>Trafik posting harian vs trafik posting 3 hari sekali</li>
<li>Jumlah komentar postingan tutorial vs jumlah komentar postingan non tutorial</li>
<li>Trafik dengan top komentator vs trafik tanpa top komentator (sedang saya lakukan)</li>
<li>Trafik blogwalking vs trafik tanpa blogwalking</li>
<li>Jumlah pelanggan RSS dengan bonus vs jumlah pelanggan RSS tanpa bonus</li>
<li>Trafik judul biasa vs trafik judul bombastis</li>
<li>Penghasilan PPC A vs penghasilan PPC B</li>
</ul>
<p><strong>Persen Konversi<br />
</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Persen konversi adalah cara untuk mengukur hasil split testing. Berikut ini adalah contoh praktisnya dengan melihat persen konversi iklan PPC lokal di bawah judul vs iklan PPC lokal di bawah postingan.</p>
<p style="text-align: justify;">Anggaplah bulan Maret Anda meletakkan posisi iklan PPC di bawah judul. Pada bulan itu Anda memperolehÂ  3.000 pengunjung dengan jumlah klik iklan PPC sebanyak 80. Maka persen konversinya adalah 2,67 % (80 dibagi 3.000).</p>
<p style="text-align: justify;">Sebulan kemudian Anda melakukan split tesing dengan meletakkan iklan PPC itu di bawah postingan (akhir postingan). Anda memperoleh 3.000 pengunjung dengan jumlah klik 90. Maka persen konversinya adalah 3 %.</p>
<p style="text-align: justify;">Karena persen konversinya lebih tinggi, maka posisi iklan PPC di bawah postingan lebih baik dibanding di bawah judul postingan. Oleh karena itu, Anda harus mempertahankan posisi ini. Namun, jika persen konversinya lebih rendah, Anda harus mengembalikan posisi iklan ke posisi semula (di bawah judul postingan) atau bisa juga melakukan split testing dengan posisi yang lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda melakukan eksperimen seperti yang saya paparkan di atas, saya yakin Anda akan bersemangat ngeblog karena merasa tertantang. Jadi, lakukan split testing mulai sekarang dan ucapkan selamat tinggal pada kejenuhan!</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/" title="3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger">3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/" title="Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali">Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/" title="Mencoba Strategi Penulis Bayaran">Mencoba Strategi Penulis Bayaran</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/apa-misi-dan-visi-blog-anda/" title="Apa Misi dan Visi Blog Anda?">Apa Misi dan Visi Blog Anda?</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/split-testing-cara-terbaik-agar-ngeblog-tidak-menjenuhkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Trik Untuk Meningkatkan Pelanggan RSS</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/5-trik-untuk-meningkatkan-pelanggan-rss/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/5-trik-untuk-meningkatkan-pelanggan-rss/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 06:57:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggan RSS]]></category>
		<category><![CDATA[RSS]]></category>
		<category><![CDATA[tips meningkatkan pelanggan RSS]]></category>
		<category><![CDATA[trik meningkatkan pelanggan RSS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2315</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang saya sampaikan pada postingan menjadi blogger tamu 2 minggu sekali, saya berupaya membuat dua buah postingan tamu bulan ini. Postingan tamu pertama sudah diterbitkan di blognya Isnuansa Maharani, sementara postingan yang kedua terbit di Blogguebo pada Jumat kemarin. Postingan ini berisi trik-trik yang saya lakukan untuk meningkatkan pelanggan RSS Blogodolar. Salah satu kutipan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seperti yang saya sampaikan pada postingan <a href="http://www.blogodolar.com/menjadi-blogger-tamu-2-minggu-sekali-bisakah/">menjadi blogger tamu 2 minggu sekali</a>, saya berupaya membuat dua buah postingan tamu bulan ini. Postingan tamu pertama sudah diterbitkan di blognya Isnuansa Maharani, sementara postingan yang kedua terbit di Blogguebo pada Jumat kemarin. Postingan ini berisi trik-trik yang saya lakukan untuk meningkatkan pelanggan RSS Blogodolar.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2315"></span>Salah satu kutipan tipsnya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>5. Mengedukasi dan Mengingatkan Pengunjung</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Tidak semua pengunjung blog mengerti apa itu RSS dan bagaimana cara berlangganannya. Untuk mengatasinya, saya membuat halaman khusus mengenai definisi RSS dan cara berlangganannya. Tujuannya adalah untuk mengedukasi pengunjung yang belum mengetahuinya.</p>
<p>Fakta menarik lain adalah hampir 75 % pengunjung blog saya yang berlangganan melalui email tidak mengaktifkan link berlangganannya sehingga mereka tidak memperoleh artikel terbaru dan insentif yang ditawarkan. Oleh sebab itu, saya membuat artikel tentang pentingnya mengkatifkan link berlangganan via email. Semenjak itu, pelanggan RSS bertambah pula.</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Jika Anda ingin tahu 4 tips lainnya, silakan simak <a href="http://www.blogguebo.com/2010/02/5-trik-yang-saya-lakukan-untuk.html">5 Trik yang Saya Lakukan untuk Melipatgandakan Pelanggan RSS dalam 4 Bulan</a>. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkannya.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/wawancara-dengan-gus-adit-mengenai-bagaimana-memperoleh-seribu-pelanggan/" title="Wawancara Dengan Gus Adit Mengenai Bagaimana Memperoleh Seribu Pelanggan">Wawancara Dengan Gus Adit Mengenai Bagaimana Memperoleh Seribu Pelanggan</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-mengetahui-pelanggan-yang-belum-aktif/" title="Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif">Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-keuntungan-menawarkan-berlangganan-rss-via-email/" title="3 Alasan Menawarkan Berlangganan Via Email">3 Alasan Menawarkan Berlangganan Via Email</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-berhenti-berlangganan-rss-blog/" title="7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog ">7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog </a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/5-trik-untuk-meningkatkan-pelanggan-rss/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Blogger Tamu 2 Minggu Sekali, Bisakah?</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/menjadi-blogger-tamu-2-minggu-sekali-bisakah/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/menjadi-blogger-tamu-2-minggu-sekali-bisakah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 09:47:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[blogger tamu]]></category>
		<category><![CDATA[pengeblog tamu]]></category>
		<category><![CDATA[strategi menjadi blogger tamu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2310</guid>
		<description><![CDATA[Menjadi blogger tamu disebut-sebut oleh beberapa blogger dunia sebagai langkah dasar bagi blogger pemula untuk menyebarkan citra (branding). Contoh blogger yang sukses dengan strategi ini adalah Leo Babauta. Blogger asal Selandia Baru pemilik blog Zen Habit ini secara agresif mengirimkan postingan tamunya ke bebarapa blog terkenal. Secara mengagumkan hasil yang ia peroleh sangat dahsyat antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Menjadi blogger tamu disebut-sebut oleh beberapa blogger dunia sebagai langkah dasar bagi blogger pemula untuk menyebarkan citra (branding). Contoh blogger yang sukses dengan strategi ini adalah Leo Babauta. Blogger asal Selandia Baru pemilik blog Zen Habit ini secara agresif mengirimkan postingan tamunya ke bebarapa blog terkenal. Secara mengagumkan hasil yang ia peroleh sangat dahsyat antara lain pelanggan RSS-nya mencapai 150,000, menjadi salah satu blogger yang memiliki otoritas di bidang pengembangan personal, dan menjadi blogger Technorati Top 100.</p>
<p style="text-align: justify;">Terinspirasi Leo, saya mencoba menempuh strategi ini. Tujuannya tak lain adalah menyebarkan citra dan mempromosikan Blogodolar sekaligus mencari backlink berkualitas dari blog-blog lain. Untuk mewujudkan strategi ini, saya sudah merencanakan membuat postingan tamu satu buah setiap dua minggu.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2310"></span>Yang menjadi pertanyaan adalah bisakah saya mewujudkannya? Pertanyaan ini bersumber kekhwatiran bahwa saya tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat postingan tamu. Namun, seperti pepatah, cara terbaik untuk menghilangkan kekhwatiran adalah dengan mencobanya. Oleh karena itu, dalam bulan ini saya telah menyiapkan 2 buah postingan tamu yang siap dikirimkan ke blog-blog lain.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satunya sudah dimuat di blog milik sahabat saya, Isnuansa. Jika Anda belum membacanya, silakan simak postingan tamu saya di sana yaitu <a href="http://isnuansa.com/5-hal-yang-saya-lakukan-saat-belum-berhasil-di-google-adsense/">5 Hal yang Saya Lakukan Saat Belum Sukses di Google Adsense</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan Anda? Apakah menjadi blogger tamu merupakan strategi Anda dalam menyebarkan citra blog Anda?</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/bagaimana-saya-mempromosikan-blogodolar-dalam-3-bulan-pertama/" title="Bagaimana Saya Mempromosikan Blogodolar Dalam 3 Bulan Pertama">Bagaimana Saya Mempromosikan Blogodolar Dalam 3 Bulan Pertama</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/4-tips-praktis-menggaet-sponsor-blog/" title="4 Tips Praktis Menggaet Sponsor Blog">4 Tips Praktis Menggaet Sponsor Blog</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/2-hal-pokok-yang-harus-anda-hindari-saat-menjadi-blogger-tamu/" title="2 Hal Pokok yang Harus Anda Hindari Saat Menjadi Blogger Tamu">2 Hal Pokok yang Harus Anda Hindari Saat Menjadi Blogger Tamu</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/format-tulisan-untuk-blogger-tamu/" title="Format Tulisan untuk Blogger Tamu">Format Tulisan untuk Blogger Tamu</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-alasan-merayakan-pencapaian-blog/" title="3 Alasan Kenapa Anda Layak Merayakan Pencapaian Blog Anda">3 Alasan Kenapa Anda Layak Merayakan Pencapaian Blog Anda</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/menjadi-blogger-tamu-2-minggu-sekali-bisakah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apa Misi dan Visi Blog Anda?</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/apa-misi-dan-visi-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/apa-misi-dan-visi-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2009 16:00:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Strategi Ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[misi blog]]></category>
		<category><![CDATA[misi dan visi blog]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[visi blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=1354</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda memiliki keinginan mendapatkan uang dari blog? Jika ya, Anda tentunya sudah menetapkan strategi untuk mencapainya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Anda sering bingung mau menulis apa, tidak fokus pada program yang diikuti, dan tidak tahu mau seperti apa blog Anda dalam 2-3 tahun mendatang. Hal ini karena Anda tidak menetapkan visi dan misi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Apakah Anda memiliki keinginan mendapatkan uang dari blog? Jika ya, Anda tentunya sudah menetapkan strategi untuk mencapainya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Anda sering bingung mau menulis apa, tidak fokus pada program yang diikuti, dan tidak tahu mau seperti apa blog Anda dalam 2-3 tahun mendatang. Hal ini karena Anda tidak menetapkan visi dan misi blog Anda, atau sudah menetapkannya namun belum jelas.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa misi dan visi penting bagi sebuah blog? Di bawah ini adalah alasan utamanya disertai dengan beberapa contoh misi dari beberapa blogger sukses dunia.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1354"></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<h2>Pentingnya Misi dan Visi</h2>
<p style="text-align: justify;">Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, misi adalah tugas yg dirasakan orang sebagai suatu kewajiban untuk melakukannya demi agama, ideologi, patriotisme, dan sebagainya. Adapun visi adalah pandangan atau wawasan ke depan. Bila disederhanakan, misi adalah komitmen dari diri sendiri, sementara visi dibilang juga sebagai cita-cita.</p>
<p style="text-align: justify;">Misi dan visi yang baik ditetapkan secara jelas dan menggambarkan seluruh tujuan dari blog itu. Ada yang mengatakan bahwa misi dan visi adalah langkah kedua setelah <a href="../aplikasi-analisis-swot-dalam-ngeblog/"><strong>analisis SWOT</strong></a>.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mengapa misi penting?</strong> Ini karena akan memandu langkah pemilik blog: apa yang harus ia tulis, apa yang tidak harus tulis, di mana dia mencari informasi, jenis promosi apa yang akan digunakan, program apa yang mau diikuti, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh, berikut ini contoh misi dari beberapa blogger dunia:</p>
<ul>
<li>Darren Rowse (Problogger.net): Help you make money blogging</li>
<li>John Chow (John Chow.com): Tell people how make money online</li>
<li>Brian Clark (Copyblogger.com): Copywriting tips for online marketing success.</li>
<li>Steve Pavlina (StevePavlina.com): Personal development for Smart People</li>
<li>Yaro Starak (entrepreneurs-journey.com) : Down-to-earth advices and tips for blogger and internet marketers</li>
</ul>
<p><strong>Mengapa visi penting?</strong> Ini karena akan membantu pemilik blog menetapkan target yang beralasan (<em>reasonable</em>) dan juga membantu mau menjadi apa blog tersebut di masa mendatang.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Misi dan Visi Blogodolar</h2>
<p>Dua bulan lalu saya sudah metapkan misi dan visi Blogodolar. Namun, misi dan visi tersebut kurang jelas sehingga saya mengubahnya 4 hari lalu sebagai berikut:</p>
<p><strong>Misi Blogodolar</strong>:</p>
<blockquote><p>Berbagi Tips Ngeblog untuk Menginspirasi Anda menjadi Lebih Baik</p></blockquote>
<p><strong>Visi Blogodolar</strong>:</p>
<blockquote><p>Menjadi salah satu blog otoritas yang membahas tips ngeblog (konten, trafik,SEO, monetisasi, motivasi ngeblog, dan lain-lain)</p></blockquote>
<p>Apa misi dan visi blog Anda?</p>
<p style="text-align: justify;">
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/" title="3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger">3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/" title="Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali">Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/" title="Mencoba Strategi Penulis Bayaran">Mencoba Strategi Penulis Bayaran</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/split-testing-cara-terbaik-agar-ngeblog-tidak-menjenuhkan/" title="Split Testing: Cara Terbaik Agar Ngeblog Tidak Menjenuhkan ">Split Testing: Cara Terbaik Agar Ngeblog Tidak Menjenuhkan </a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/apa-misi-dan-visi-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic (Feed is rejected)
Page Caching using disk: basic
Database Caching 67/212 queries in 0.100 seconds using disk: basic
Object Caching 1371/1577 objects using disk: basic

Served from: www.blogodolar.com @ 2012-02-04 21:16:48 -->
