<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogodolar &#187; Desain Blog</title>
	<atom:link href="http://www.blogodolar.com/category/desain-blog/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.blogodolar.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 17:22:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jenis Huruf Apa yang Terbaik Bagi Blog?</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/jenis-huruf-apa-yang-terbaik-bagi-blog/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/jenis-huruf-apa-yang-terbaik-bagi-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Feb 2011 15:03:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[huruf blog]]></category>
		<category><![CDATA[jenis huruf]]></category>
		<category><![CDATA[jenis huruf blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=4674</guid>
		<description><![CDATA[Ketika membuat blog baru beberapa waktu lalu, saya kerap terbentur pada jenis huruf apa yang harus saya gunakan. Dalam pandangan saya, jenis huruf berperan juga dalam kenyamanan pengunjung dalam membaca tulisan. Walaupun bukan aturan umum, saya memiliki dua patokan mengenai jenis huruf yang akan digunakan. 1. Blog adsense atau bukan Bagi saya, tujuan pembuatan blog [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika membuat blog baru beberapa waktu lalu, saya kerap terbentur pada jenis huruf apa yang harus saya gunakan. Dalam pandangan saya, jenis huruf berperan juga dalam kenyamanan pengunjung dalam membaca tulisan. Walaupun bukan aturan umum, saya memiliki dua patokan mengenai jenis huruf yang akan digunakan.</p>
<p><span id="more-4674"></span></p>
<p><strong>1. Blog adsense atau bukan</strong></p>
<p>Bagi saya, tujuan pembuatan blog penting untuk menentukan jenis huruf apa yang hendak dipakai. Bila suatu blog ditujukan sebagai blog Adsense, saya selalu menggunakan jenis huruf Verdana. Mengapa?</p>
<p>Verdana disediakan Google untuk iklan Google Adsense. Dengan demikian, iklan yang muncul di blog saya terlihat seperti bagian dari postingan karena jenis huruf (dan ukurannya) saya samakan dengan jenis dan ukuran huruf postingan. Harapannya, pengunjung akan banyak mengklik iklan Google Asense tersebut.</p>
<p>Bila bukan blog adsense, saya lebih senang menggunakan Arial seperti yang digunakan di blog ini.</p>
<p><strong>2. Umum digunakan</strong></p>
<p>Banyak jenis huruf yang bisa dipilih, mulai dari yang umum maupun yang tidak umum digunakan. Saya prioritaskan memilih jenis huruf yang umum digunakan oleh orang banyak, seperti Times New Roman, Arial, Verdana, Georgia, dan Arial Narrow. Bila saya menggunakan huruf yang tidak umum, saya khawatir mengganggu kenyamanan pengunjung.</p>
<p>Kedua patokan saya di atas mungkin saja sama atau berbeda dengan Anda.</p>
<p>Oleh karena itu, senang rasanya bila Anda bersedia menginformasikan jenis huruf apa yang Anda gunakan di blog Anda. Saya berasumsi bahwa jenis huruf yang Anda pilih adalah yang terbaik bagi blog Anda.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Acak</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/10-postingan-terpopuler-blogodolar-di-tahun-2009/" title="10 Postingan Terpopuler Blogodolar di Tahun 2009">10 Postingan Terpopuler Blogodolar di Tahun 2009</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/studi-kasus-niche-blog-picnicblanketsguide-com/" title="Studi Kasus Niche Blog: Picnicblanketsguide.com">Studi Kasus Niche Blog: Picnicblanketsguide.com</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-mendapat-page-rank-2/" title="Blogodolar Mendapat Page Rank 2">Blogodolar Mendapat Page Rank 2</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/fenomena-ngeblog-darren-rowse-dari-sekadar-hobi-hingga-jadi-bisnis/" title="Fenomena Ngeblog Darren Rowse: Dari Sekadar Hobi Hingga Jadi Bisnis">Fenomena Ngeblog Darren Rowse: Dari Sekadar Hobi Hingga Jadi Bisnis</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/how-to-choose-the-right-a-web-agency-5-fundamental-factors-to-consider/" title="How to Choose the Right a Web Agency: 5 Fundamental Factors to Consider">How to Choose the Right a Web Agency: 5 Fundamental Factors to Consider</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/jenis-huruf-apa-yang-terbaik-bagi-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desain Baru Blogodolar</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/desain-baru-blogodolar/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/desain-baru-blogodolar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 15:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Kang Yudiono</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogodolar]]></category>
		<category><![CDATA[Brian Gardner]]></category>
		<category><![CDATA[Genesis]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan baru Blogodolar]]></category>
		<category><![CDATA[theme baru Blogodolar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3938</guid>
		<description><![CDATA[Blogodolar memiliki wajah baru. Bila sebelumnya menggunakan theme gratisan Prosense dan theme yang digunakan adalah theme berbayar yang didesain khusus oleh Satrya, maka sekarang menggunakan theme Genesis buatan Brian Gardner. Terlepas dari itu, tampilan baru Blogodolar lebih sederhana dibanding tampilan sebelumnya. Konsep tampilan sederhana merupakan favorit saya. Hal ini karena blog ini mengusung tampilan berbasis [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Blogodolar memiliki wajah baru. Bila sebelumnya menggunakan <em>theme</em> gratisan Prosense dan <em>theme</em> yang digunakan adalah <em>theme</em> berbayar yang didesain khusus oleh Satrya, maka sekarang menggunakan theme Genesis buatan Brian Gardner. Terlepas dari itu, tampilan baru Blogodolar lebih sederhana dibanding tampilan sebelumnya. <span id="more-3938"></span></p>
<p style="text-align: left;">Konsep tampilan sederhana merupakan favorit saya. Hal ini karena blog ini mengusung tampilan berbasis konten.</p>
<p style="text-align: left;">Perubahan mencolok lain adalah digunakannya tiga kolom (sebelumnya dua kolom). Tujuannya agar navigasi menjadi rapi dan mudah didapati oleh pengunjung. Berikut adalah tampilan baru tersebut.</p>
<p style="text-align: left;">Secara umum saya puas dengan tampilan baru Blogodolar. Mudah-mudahan Anda menyukainya.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-alasan-saya-menggunakan-kembali-genesis/" title="3 Alasan Saya Menggunakan Kembali Genesis">3 Alasan Saya Menggunakan Kembali Genesis</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jumlah-postingan-blogodolar-2011/" title="3 Penyebab Menurunnya Jumlah Postingan Blogodolar Sampai 135% di Tahun 2011">3 Penyebab Menurunnya Jumlah Postingan Blogodolar Sampai 135% di Tahun 2011</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/dua-tahun-blogodolar-mohon-kritik-dan-saran-anda/" title="Dua Tahun Blogodolar: Mohon Kritik dan Saran Anda">Dua Tahun Blogodolar: Mohon Kritik dan Saran Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-pindah-hosting-dari-blue-host-ke-doreo/" title="Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo">Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-masih-dalam-perbaikan/" title="Blogodolar Masih Dalam Perbaikan">Blogodolar Masih Dalam Perbaikan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/desain-baru-blogodolar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>53</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Jul 2010 14:02:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[cara membuat navigasi header]]></category>
		<category><![CDATA[prosense]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3432</guid>
		<description><![CDATA[Kalau membuat menu navigasi header seperti Blogodolar ini bagaimana caranya? Kebetulan saya juga menggunakan theme ProSense Grey. Begitulah pertanyaan yang saya terima dari beberapa sahabat yang menghubungi saya via email. Karena perlu penjelasan detail, maka dalam postingan ini saya menjawab pertanyaan tersebut. Sebelumnya, saya informasikan terlebih dahulu bagaimana saya sampai bisa membuat menu navigasi header [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kalau membuat menu navigasi <em>header</em> seperti Blogodolar ini bagaimana caranya? Kebetulan saya juga menggunakan <a href="http://thewrongadvices.com/2007/05/18/prosense-an-adsense-ready-seo-wordpress-theme/">theme ProSense Grey</a>. Begitulah pertanyaan yang saya terima dari beberapa sahabat yang menghubungi saya via email. Karena perlu penjelasan detail, maka dalam postingan ini saya menjawab pertanyaan tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3432"></span>Sebelumnya, saya informasikan terlebih dahulu bagaimana saya sampai bisa membuat menu navigasi <em>header</em> di blog ini. Padahal, bila Anda sering berkunjung ke sini, tentunya Anda melihat selama setahunÂ  terakhir <em>header</em> Blogodolar dibuat &#8220;apa adanya&#8221;. Hal ini karena saya belum tahu cara membuat navigasi <em>header</em> yang relatif baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Solusinya datang dari <em>theme</em> buatan Zaiful Anwar yaitu <a href="http://www.zaifulanwar.com/themes-wordpress-579-dolar/">579 dolar</a>. Saya &#8220;mencomot&#8221; kode CSS navigasi <em>theme</em> tersebut dan &#8220;mencangkokkannya&#8221; di <em>theme</em> ProSense Grey.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mengontak <a href="http://www.zaifulanwar.com/">Zaiful Anwar</a> untuk meminta ijin mempublikasikan kode CSS yang saya comot itu. Dia pun mengijinkannya sehingga saya tidak menyalahi hak cipta.</p>
<h3 style="text-align: justify;"><strong>Tahapan membuat navigasi header</strong></h3>
<p style="text-align: justify;">Navigasi <em>header</em> yang saya maksudkan terdiri dari menu halamanÂ  (Home, About, Kontak, dan sebagainya) dan kotak pencarian. Tahapan membuatnya seperti berikut:</p>
<p style="text-align: justify;">1. Login ke dasbor blog Anda yang menggunakan ProSense (bisa ProSense Grey, ProSense Blue, atau ProSense).</p>
<p style="text-align: justify;">2. Klik <em>Editor</em> pada fitur <em>Appearance</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">3. Tekan Ctrl+F padaÂ  papan ketik komputer Anda, lalu ketikkan <em>navigation</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">4. Akan ada kode seperti di bawah ini:</p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">.navigation {<br />
display:block;<br />
margin-bottom: 20px;<br />
}</span></p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav {<br />
list-style-type : none;<br />
text-align : center;<br />
font-family: Arial, Helvetica, sans-serif;<br />
font-size: 10px;<br />
line-height: 3.15em;<br />
height : 40px;<br />
}</span></p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav a {<br />
margin: 0px;<br />
width : 94px;<br />
height : 20px;<br />
font-weight : bold;<br />
font-style : normal;<br />
display : block;<br />
padding: 0 0 10px 0;<br />
}</span></p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav a:hover {<br />
background: #000;<br />
}</span></p>
<p style="text-align: left; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav li {<br />
float: right;<br />
list-style-type: none;<br />
margin: 0px;<br />
border-right: solid 1px #fff;<br />
}</span></p>
<p>5. Blok kode di atas lalu hapus. Copy dan paste kode berikut.</p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">.navigation {<br />
display:block;<br />
margin-bottom: 20px;<br />
}</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav {<br />
background: #006699;<br />
clear: both;<br />
border-top: 1px solid #cccccc;<br />
border-bottom: 1px solid #cccccc;<br />
border-left: 1px solid #cccccc;<br />
border-right: 1px solid #cccccc;<br />
color: #fff;<br />
font-family: Arial, Tahoma, Verdana;<br />
height: 35px;<br />
margin: 0;<br />
padding: 0;<br />
font-size: 12px;<br />
text-transform: none;<br />
width: 980px;</span></p>
<p style="padding-left: 60px;"><span style="color: #993300;">}</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav .wrap {Â  }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav ul {<br />
float: left;<br />
list-style: none;<br />
margin: 0;<br />
padding: 0;<br />
width: 100%; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav li {<br />
float: left;<br />
list-style: none;<br />
margin: 0;<br />
padding: 0; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav li a {<br />
border-right: 0;<br />
display: block;<br />
margin: 0;<br />
padding: 10px 15px 10px 20px;<br />
position: relative;<br />
text-decoration: none; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav a, #nav a:visited {<br />
background: #006699;<br />
color: #fff;<br />
display: block;<br />
font-weight: bold;<br />
margin: 0;<br />
padding: 10px 15px 10px 20px;<br />
text-transform: none; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav a:hover {<br />
background: #F18000;<br />
border-left: 1px solid #cccccc;<br />
border-right: 1px solid #cccccc;<br />
border-top: 1px solid #cccccc;<br />
color: #fff;<br />
height: 24px;<br />
margin: 0;<br />
padding: 5px 15px 5px 20px;<br />
text-decoration: underline;<br />
}</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav1 {<br />
width: 280px;<br />
float: right;<br />
height: 35px;<br />
margin: -35px 10px 0px 0px;<br />
padding: 0px 20px 0px 0px;<br />
text-transform: uppercase;<br />
}</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#nav1 li {<br />
list-style: none; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">.cari {</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">height: 35px;<br />
font-family: Arial, Tahoma, Verdana;<br />
margin: 0px 0px 0px 0px;<br />
padding: 0px 10px 0px 0px; }</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">#subboxcari {<br />
background: #fff;<br />
width: 280px;<br />
font-size: 12px;<br />
font-family: Arial, Tahoma, Verdana;<br />
font-weight: normal;<br />
margin: 5px 0px 0px 0px;<br />
padding: 3px;<br />
border-top: 1px solid #666666;<br />
border-right: 1px solid #DDDDDD;<br />
border-left: 1px solid #666666;<br />
border-bottom: 1px solid #DDDDDD;<br />
display: inline;<br />
}</span></p>
<p style="text-align: justify;">7.Â  Anda bisa mengganti <em>width</em>, <em>color</em>, dan <em>background</em> kode di atas sehingga sesuai dengan lebar dan warna blog Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">8. Klik <em>Update File</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">9. Klik header.php yang ada di sebelah kanan Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">10.Â  Pada bagian akhir header.php ada kode seperti ini:</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">&lt;/div&gt;<br />
&lt;hr /&gt;</span></p>
<p style="text-align: justify;">11. Arahkan kursor sebelum kode &lt;hr/&gt; lalu tekan enter satu kali. Copy dan paste kode berikut di atas kode &lt;hr/&gt; tersebut.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">&lt;div id=&#8221;navbar&#8221;&gt;</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">&lt;ul id=&#8221;nav&#8221;&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;&lt;?php echo get_settings(&#8216;home&#8217;); ?&gt;&#8221;&gt;Home&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;http://www.blogodolar.com/about-blogodolar/&#8221;&gt;About&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;http://www.blogodolar.com/contact-me/&#8221;&gt;Kontak&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;http://www.blogodolar.com/sahabat/&#8221;&gt;Sahabat&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;http://www.blogodolar.com/arsip/&#8221;&gt;Arsip&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;a href=&#8221;http://www.blogodolar.com/tips-pemula/&#8221;&gt;Panduan Pemula&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;/ul&gt;<br />
&lt;ul id=&#8221;nav1&#8243;&gt;<br />
&lt;li&gt;&lt;form id=&#8221;cari&#8221; method=&#8221;get&#8221; action=&#8221;&lt;?php echo $_SERVER['PHP_SELF']; ?&gt;&#8221;&gt;<br />
&lt;input type=&#8221;text&#8221; value=&#8221;Pencarian&#8230;&#8221; name=&#8221;s&#8221; id=&#8221;subboxcari&#8221; onfocus=&#8221;if (this.value == &#8216;Pencarian&#8230;&#8217;) {this.value = &#8221;;}&#8221; onblur=&#8221;if (this.value == &#8221;) {this.value = &#8216;Pencarian&#8230;&#8217;;}&#8221; /&gt;<br />
&lt;/form&gt;&lt;/li&gt;<br />
&lt;/ul&gt;</span></p>
<p style="padding-left: 30px;"><span style="color: #993300;">&lt;/div&gt;</span></p>
<p style="text-align: justify;">12. Ganti alamat-alamat <strong>href</strong> di atas dengan URL halaman, postingan, dan atau kategori yang hendak Anda tampilkan di menu navigasi <em>header</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">13. Klik <em>Update File</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">14. Refresh atau tekan Ctrl+F5 tampilan blog Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">15. Bila berhasil, navigasi <em>header</em>-nya akan seperti blog ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Itulah cara yang saya lakukan untuk menambahkan navigasi <em>header</em> di <em>theme</em> ProSense. Sebagai catatan, kode CSS navigasi di atas bisa diganti juga dengan kode CSS navigasi header <em>theme</em> lain yang Anda kehendaki.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga bermanfaat bagi Anda yang membutuhkannya.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/" title="Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah">Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/" title="Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar">Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/" title="Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru">Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/tentukan-prioritas-dan-evaluasi-hasilnya/" title="Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya">Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>38</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jul 2010 16:30:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[strategi ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[tips desain blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3422</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin Anda pernah bertanya kepada diri sendiri mengenai bagaimana sebaiknya mendesain tampilan blog Anda. Jawabannya menurut saya bergantung kepada tujuan blog Anda: nonbisnis atau bisnis. Bila blog Anda bertujuan nonbisnis, Anda bisa mendesain blog Anda sesuai keinginan Anda. Misalnya, blog Anda dibuat satu kolom, jumlah postingan di homepage hanya satu buah, dan sebagainya. Namun, bila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Mungkin Anda pernah bertanya kepada diri sendiri mengenai bagaimana sebaiknya mendesain tampilan blog Anda. Jawabannya menurut saya bergantung kepada tujuan blog Anda: nonbisnis atau bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3422"></span>Bila blog Anda bertujuan nonbisnis, Anda bisa mendesain blog Anda sesuai keinginan Anda. Misalnya, blog Anda dibuat satu kolom, jumlah postingan di <em>homepage</em> hanya satu buah, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, bila blog Anda bertujuan bisnis (menghasilkan uang), Anda juga harus mempertimbangkan aspek monetisasi. Dengan kata lain, Anda harus memperhatikan keinginan pengiklan di samping keinginan Anda dan pembaca.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa saja keinginan para pengiklan itu? Menurut pengamatan dan pengalaman saya, setidaknya ada tiga hal berikut:</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. Banner mereka mudah dilihat</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Para pemasang iklan mengincar posisi strategis untuk iklan bannernya, antara lain di <em>header</em> untuk banner 480 x 60, bawah <em>header</em> untuk banner 728 x 90, dan <em>sidebar</em> atas untuk banner 125 x 125. Posisi-posisi ini disebut <em>above the fold</em>, yaitu posisi yang mudah dilihat tanpa menggerakkan <em>mouse</em> komputer ke bawah.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, bila blog Anda tanpa <em>sidebar</em>, peluang mendapatkan pengiklan akan berkurang karena tidak menyediakan tempat untuk banner 125 x 125.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Postingan paid review tampil minimal 7 hari di Homepage</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jumlah postingan di <em>homepage </em>ternyata diperhatikan juga oleh beberapa pengiklan <em>paid review</em>. Para pengiklan ini mensyaratkan postingan <em>paid</em> <em>review</em>-nya tampil minimal 7 hari di <em>homepage</em> si pembuat <em>review</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika blog Anda hanya menampilkan satu postingan di <em>homepage</em>, lagi-lagi peluang Anda mendapatkan <em>job paid review</em> akan mengecil karena pengiklan tidak menyukai tampilan blog Anda. Dengan kata lain, pengiklan lebih condong memberikan jobnya kepada blog lain yang menampilkan minimal 7 postingan di <em>homepage</em>-nya.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Iklan link tampil di sidebar</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mengapa pengiklan ingin iklan link-nya tampil di <em>sidebar</em>? Hal ini agar iklan tersebut mudah dilihat pengunjung karena muncul di setiap postingan atau halaman yang dibuka. Selain itu, iklan terebut juga mendapat kucuran page rank yang lebih baik karena <em>sidebar</em> muncul juga di <em>homepage</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Apakah bisa aspek monetisasi ini diperhatikan di kemudian hari? Misalnya, Anda saat ini senang dengan desain satu kolom, lalu satu tahun kemudian Anda akan berganti ke dua kolom demi menyediakan ruang bagi banner iklan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut saya, jawabannya adalah bisa. Namun, Anda terkesan tidak konsisten dan tidak memiliki perencanaan bisnis untuk blog Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak konsisten karena Anda merusak <em>brand </em>yang telah terbangun selama ini (yaitu satu kolom). Tidak memiliki perencanaan bisnis artinya blog Anda dibuat tanpa tujuan jelas apakah untuk tujuan bisnis atau sebaliknya.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-tonggak-penting-sebelum-menjadi-full-time-blogger/" title="3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger">3 Tonggak Penting Sebelum Menjadi Full Time Blogger</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-keliru-menafsirkan-faktor-kali/" title="Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali">Jangan Keliru Menafsirkan Faktor Kali</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mencoba-strategi-penulis-bayaran/" title="Mencoba Strategi Penulis Bayaran">Mencoba Strategi Penulis Bayaran</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/" title="Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense">Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/" title="Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar">Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>46</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jul 2010 16:05:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[komentar terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[top komentator]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3412</guid>
		<description><![CDATA[Pada 11 Mei 2010, saya bereksperimen dengan mencopot top komentator dan komentar terbaru di sidebar Blogodolar. Rumusan masalahnya adalah top komentator dan komentar terbaru menyita ruang sehingga sidebar menjadi panjang dan relatif sesak. Adapun hipotesisnya adalah pencopotan ini tidak berpengaruh terhadap page views sehingga top komentator dan komentar terbaru tidak perlu ditampilkan lagi. Agar eksperimen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada 11 Mei 2010, saya bereksperimen dengan <a href="http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/">mencopot top komentator dan komentar terbaru</a> di sidebar Blogodolar. Rumusan masalahnya adalah top komentator dan komentar terbaru menyita ruang sehingga sidebar menjadi panjang dan relatif sesak. Adapun hipotesisnya adalah pencopotan ini tidak berpengaruh terhadap page views sehingga top komentator dan komentar terbaru tidak perlu ditampilkan lagi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3412"></span>Agar eksperimen ini setara, saya membandingkan page views 2 bulan sebelum pencopotan ( 11 Maret &#8211; 10 Mei 2010) dan page views 2 bulan setelah pencopotan (11 Mei &#8211; 10 Juli 2010). Di bawah ini adalah perbadingan page views yang dimaksud.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/07/Page-views-11-Maret-10Mei-2010.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3413" title="Page views 11 Maret-10Mei 2010" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/07/Page-views-11-Maret-10Mei-2010.jpg" alt="Page views 11 Maret-10Mei 2010" width="579" height="363" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/07/Page-views-11-Mei-10-Juli-2010.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-3415" title="Page views 11 Mei-10 Juli 2010" src="http://www.blogodolar.com/wp-content/uploads/2010/07/Page-views-11-Mei-10-Juli-2010.jpg" alt="Page views 11 Mei-10 Juli 2010" width="581" height="363" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Seperti Anda lihat pada gambar-gambar di atas, page views 11 Mei &#8211; 10 Juli 2010 lebih tinggi (37.230) daripada page views 11 Maret &#8211; 10 Mei 2010 (29.413). Dengan kata lain terjadi peningkatan page view sebanyak 26,6 %.</p>
<p style="text-align: justify;">Ini menunjukkan bahwa pencopotan top komentator dan komentar terbaru di sidebar tidak menurunkan page views. Mengapa? Hal ini karena pengunjung lebih tertarik kepada konten daripada namanya terpajang di top komentator atau komentar terbaru.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Top komentator dan komentar terbaru tidak perlu ditampilkan di sidebar. Selain menambah sesak, kedua hal ini tidak berpengaruh terhadap peningkatan pengunjung dan page views.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Saran</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Hasil ekperimen ini tidak serta merta mengharuskan Anda mencopot top komentator dan komentar terbaru di blog Anda. Bila Anda ingin mencopotnya, sebaiknya Anda melakukan eksperimen juga sehinggaÂ Â  dampaknya terhadap trafik blog Anda bisa diketahui.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/" title="Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense">Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/" title="Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru">Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/tentukan-prioritas-dan-evaluasi-hasilnya/" title="Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya">Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/" title="Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah">Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>63</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Alasan Menawarkan Berlangganan Via Email</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/3-keuntungan-menawarkan-berlangganan-rss-via-email/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/3-keuntungan-menawarkan-berlangganan-rss-via-email/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 May 2010 02:43:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[berlangganan via email]]></category>
		<category><![CDATA[form RSS feed]]></category>
		<category><![CDATA[RSS]]></category>
		<category><![CDATA[RSS feed]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=3043</guid>
		<description><![CDATA[Pada bulan pertama ngeblog saya hanya menyediakan pilihan berlangganan via RSS feed. Setelah melihat blog-blog sukses, saya pun menawarkan pilihan berlangganan via email. Setidaknya ada 3 alasan yang melandasinya. 1. Tidak semua orang familiar dengan RSS Walaupun RSS memudahkan orang memperoleh informasi terkini yang dibutuhkannya, namun tidak semua orang familiar dengan tools tersebut. Yang masuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Pada bulan pertama ngeblog saya hanya menyediakan pilihan berlangganan via RSS feed. Setelah melihat blog-blog sukses, saya pun menawarkan pilihan berlangganan via email. Setidaknya ada 3 alasan yang melandasinya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-3043"></span><strong>1. Tidak semua orang familiar dengan RSS</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Walaupun <a href="http://www.blogodolar.com/apa-itu-rss-feed/">RSS</a> memudahkan orang memperoleh informasi terkini yang dibutuhkannya, namun tidak semua orang familiar dengan tools tersebut. Yang masuk kategori ini adalah mereka yang pemula. Pilihan berlangganan via email adalah jembatan menghilangkan gap ini karena email hampir dimiliki oleh semua pengguna internet.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>2. Memudahkan interaksi dengan pelanggan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pelanggan bisa membalas email artikel bila mereka memiliki sesuatu hal yang hendak ditanyakan. Selain memudahkan mereka, hal ini juga memudahkan interaksi Anda dengan pelanggan. Dengan demikian terjadi interaksi hangat antara Anda dan pelanggan.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>3. Dapat meningkatkan jumlah pelanggan</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Form berlangganan via email bisa dioptimalkan dengan <em>sales letter</em> yang menarik perhatian. Misalnya tawaran bonus berupa ebook gratis Anda atau ebook orang lain yang tidak dilarang disebarkan. Tawaran bonus ini bisa meningkatkan jumlah pelanggan karena selain memperoleh tips dan trik bermanfaat dari Anda mereka juga mendapatkan bonus gratis.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari tiga alasan di atas, jika Anda menaruh perhatian terhadap jumlah pelanggan, maka tidak ada salahnya Anda menawarkan pilihan berlangganan via email ke pengunjung blog Anda.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-mengetahui-pelanggan-yang-belum-aktif/" title="Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif">Cara Mengetahui Pelanggan yang Belum Aktif</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-berhenti-berlangganan-rss-blog/" title="7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog ">7 Alasan Mengapa Orang Berhenti Berlangganan RSS Suatu Blog </a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/mengirimkan-pesan-aktivasi-berlangganan-secara-serentak/" title="Cara Mengirimkan Pesan Aktivasi Secara Serentak Kepada Pelanggan yang Belum Aktif">Cara Mengirimkan Pesan Aktivasi Secara Serentak Kepada Pelanggan yang Belum Aktif</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-form-berlanggan-rss-yang-unik-di-sidebar/" title="Cara Membuat Form Berlanggan RSS yang Unik di Sidebar">Cara Membuat Form Berlanggan RSS yang Unik di Sidebar</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-postingan-terkait-di-konten-feed-wordpress/" title="Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress">Cara Membuat Postingan Terkait di Konten Feed Wordpress</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/3-keuntungan-menawarkan-berlangganan-rss-via-email/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 15:37:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[perapian sidebar]]></category>
		<category><![CDATA[sidebar sederhana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2889</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda sering berkunjung ke blog ini mungkin mengenali ada yang berubah di bagian sidebar dalam 2 hari terakhir. Ya, bagian sidebar saat ini tidak menampilkan lagi top komentator dan komentar terbaru. Ini adalah bagian dari eksperimen yang sedang saya lakukan untuk merapikan sidebar yang selama ini &#8220;kurang memuaskan&#8221;. Alasan-alasan di bawah ini melandasi ekperimen [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Jika Anda sering berkunjung ke blog ini mungkin mengenali ada yang berubah di bagian sidebar dalam 2 hari terakhir. Ya, bagian sidebar saat ini tidak menampilkan lagi top komentator dan komentar terbaru. Ini adalah bagian dari eksperimen yang sedang saya lakukan untuk merapikan sidebar yang selama ini &#8220;kurang memuaskan&#8221;. Alasan-alasan di bawah ini melandasi ekperimen tersebut.</p>
<p><span id="more-2889"></span></p>
<p><strong>1. Ketertarikan terhadap konten</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Top komentator merupakan salah satu cara saya dalam mengapresiasi para sahabat yang sering berkomentar di sini. Setiap bulannya saya menyediakan 10 tempat bagi komentator terbanyak dengan link yang bersifat do-follow. Bagian ini saya hilangkan karena Saya ingin mengetahui, apakah para komentator ini berkunjung karena ketertarikannya terhadap konten ataukah sekadar mencari backlink do-follow sebagai top komentator.</p>
<p><strong>2. Pingback yang cukup mengganggu</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Widget komentar terbaru menampilkan komentar terbaru, trackback dari blog wordpress lain, dan pingback. Pingback ini merupakan pemberitahuan otomatis dari link internal dari satu postingan ke postingan lain. Karena saya sering menyisipkan link internal, maka banyak pula pingback yang muncul di widget komentar terbaru.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya merasa hal ini cukup mengganggu karena bagian komentar terbaru jadi tidak karuan. Selain itu, jika ada trackback dengan URL panjang, bagian komentar terbaru jadi rusak (beberapa kali muncul notifikasi warning error).</p>
<p style="text-align: justify;">
<h3 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><strong>Indikator Eksperimen</strong></span></h3>
<p style="text-align: justify;">Sebagai informasi, indikator ekperimen ini adalah page view selama 2 bulan ke depan. Jika hasilnya negatif, maka saya mungkin akan <a href="http://kafegue.com/membuat-tampilan-sidebar-tampak-lebih-rapi/">merapikan sidebar ala Iskandaria</a>. Namun, jika hasilnya positif, saya akan mempertahankannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Semoga eksperimen ini tidak mengganggu kenyamanan Anda ketika berkunjung ke sini. Jika ada masukkan, silakan Anda tuliskan pada komentar di bawah.</p>
<p style="text-align: justify;">P.S: Saya juga telah merapikan bagian Kategori. Silakan simak contohnya di <a href="http://www.blogodolar.com/category/tips-ngeblog/">kategori tips dasar ngeblog</a>.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/" title="Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense">Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/" title="Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar">Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/tentukan-prioritas-dan-evaluasi-hasilnya/" title="Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya">Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/" title="Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah">Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>42</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Google Sitelinks Dipengaruhi Theme yang Digunakan</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/google-sitelinks-dipengaruhi-theme-yang-digunakan/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/google-sitelinks-dipengaruhi-theme-yang-digunakan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 06:22:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[faktor Google Sitelinks]]></category>
		<category><![CDATA[google sitelinks]]></category>
		<category><![CDATA[keuntungan google sitelinks]]></category>
		<category><![CDATA[Theme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=2047</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu lalu saya menulis mengenai beberapa alasan mengapa saya kembali ke theme Prosense. Sesungguhnya ada salah satu alasan lagi yang belum saya ungkapkan yaitu:Â  Google Sitelinks BlogodolarÂ hilang, 2 hari setelah menggunakan theme baru. Saya tidak mengungkapkannya di postingan tersebutÂ karena saya ingin bereksperimen dulu apakah Google Sitelinks akan munculÂ lagi bilaÂ  kembali ke theme sebelumnya. Ternyata, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Beberapa waktu lalu saya menulis mengenai beberapa <a href="http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/"><strong>alasan mengapa saya kembali ke theme Prosense</strong></a>. Sesungguhnya ada salah satu alasan lagi yang belum saya ungkapkan yaitu:Â  Google Sitelinks BlogodolarÂ hilang, 2 hari setelah menggunakan theme baru.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2047"></span>Saya tidak mengungkapkannya di postingan tersebutÂ karena saya ingin bereksperimen dulu apakah Google Sitelinks akan munculÂ lagi bilaÂ  kembali ke theme sebelumnya. Ternyata, setelah dua minggu, Google Sitelinks muncul kembali.Â Â </p>
<p style="text-align: justify;">Selain gembira, hal ini memberikan <strong>kesimpulan awal</strong> bahwa Google Sitelinks salah satunya dipengaruhi oleh theme yang digunakan. Theme/themplate yang memiliki navigasi homepage sederhana (mudah ditemukan) memiliki peluang lebih besar dalam mendapatkan Google Sitelinks. Sebaliknya, theme yang navigasinya rumit, maka peluangnya lebih kecil.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentunya masih ada faktor lain yang berperan. Jika Anda ingin mengetahuinya, silakanÂ  simak diÂ  <strong><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-mendapat-google-sitelinks-dalam-usia-5-bulan/">Cara Mendapat Google Sitelinks</a></strong>).</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogotainmen-mendapatkan-google-sitelinks-juga/" title="Blogotainmen Mendapatkan Google Sitelinks Juga">Blogotainmen Mendapatkan Google Sitelinks Juga</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/keuntungan-google-sitelinks-menurut-daily-blog-tips/" title="Keuntungan Google Sitelinks Menurut Daily Blog Tips">Keuntungan Google Sitelinks Menurut Daily Blog Tips</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/medan-theme-wordpress-gratis-terbaru-dari-nurudin-jauhari/" title="Medan, Theme Wordpress Gratis Terbaru dari Nurudin Jauhari">Medan, Theme Wordpress Gratis Terbaru dari Nurudin Jauhari</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-mendapat-google-sitelinks-dalam-usia-5-bulan/" title="Blogodolar Mendapat Google Sitelinks dalam Usia 5 Bulan">Blogodolar Mendapat Google Sitelinks dalam Usia 5 Bulan</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/theme-berlatar-putih-adalah-yang-terbaik/" title="Theme Berlatar Putih Adalah Yang Terbaik">Theme Berlatar Putih Adalah Yang Terbaik</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/google-sitelinks-dipengaruhi-theme-yang-digunakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kembali ke Prosense: Alasan dan Hikmah</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Dec 2009 16:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[desain blogodolar]]></category>
		<category><![CDATA[prosense]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan blogodolar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=1912</guid>
		<description><![CDATA[Setelah mempertimbangkan kebutuhan, konsep, dan branding Blogodolar, maka akhirnya saya memutuskan untuk kembali menggunakan theme Pronsense buatan Doshdosh. Saya mohon maaf jika pergantian yang mendadak ini mengganggu Anda yang sudah memberikan apresiasi terhadap tampilan baru Blogodolar. Pada postingan ini saya menginformasikan alasan kembali ke Prosense, dan hikmah apa yang saya peroleh dari &#8220;gonta-ganti&#8221; theme. Alasan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah mempertimbangkan kebutuhan, konsep, dan branding Blogodolar, maka akhirnya saya memutuskan untuk kembali menggunakan theme Pronsense buatan Doshdosh. Saya mohon maaf jika pergantian yang mendadak ini mengganggu Anda yang sudah memberikan apresiasi terhadap <a href="http://www.blogodolar.com/tampilan-baru-blogodolar/"><strong>tampilan baru Blogodolar</strong></a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Pada postingan ini saya menginformasikan alasan kembali ke Prosense, dan hikmah apa yang saya peroleh dari &#8220;gonta-ganti&#8221; theme.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1912"></span></p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Alasan</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Ada yang bilang bahwa kesan pertama pengunjung terhadap suatu blog adalah tampilan blog itu sendiri, selanjutnya isi blog. Oleh karena itu, tampilan blog didesain secara unik, nyaman bagi pembaca, dan mencapai sasaran yangÂ  diinginkan pemiliknya.</p>
<p style="text-align: justify;">Tiga bulan lalu saya menetapkan bahwa konsep tampilan Blogodolar adalah sederhana dan berbasis tulisan. Kedua konsep ini saya aplikasikan menjadi tanpa warna-warni mencolok, navigasi header yang sedikit, footer tanpa widget, dan penyajian tulisan yang mudah ditemukan.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, beberapa hari lalu, saya telah melenceng dari konsep tersebut sehingga mengganti theme Blogodolar. Latar belakangnya adalah saya ingin meniru tampilan Problogger. Blog milik Darren Rowse ini dalam pengamatan saya sangat unik dan fiturnya keren.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika saya mencari-cari theme untuk blog baru, saya menemukan theme Cover WP yang mirip dengan Problogger, sehingga saya memutuskan untuk menggunakannya. Sayangnya, bagi saya theme ini memiliki beberapa kelemahan yaitu:</p>
<ul>
<li>Homepage yang sumpek (crowded)</li>
<li>Tulisannya relatif kecil</li>
<li>Blockquote yang tidak jelas</li>
<li>Link tulisan yang kurang nyaman.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Sebenarnya semua kelemahan itu bisa diatasi dengan mengedit CSS-nya. Namun, kemampuan saya terbatas dalam mengedit CSS, sehingga beberapa kali pernah error.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu, saya memutuskan kembali ke Prosense dengan konsep sederhana dan berbasis tulisan.</p>
<h2 style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Hikmah</span></h2>
<p style="text-align: justify;">Dari pergantian theme ini saya memperoleh hikmah, yaitu:</p>
<ul>
<li style="text-align: justify;"><strong>Jadilah diri sendiri</strong>. Saya sering melihat tampilan blogger-blogger dunia dan ingin menirunya. Namun, kemampuan CSS saya sederhana sehingga belum bisa membuat desain blog seperti blogger dunia yang memang didesain oleh desainer profesional (konon tarif desainer ini adalah US $1,000-3000).</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Branding adalah penting</strong>. Blogodolar telah memiliki branding sendiri yang saya bangun 4 bulan lalu. Jika saya mengubahnya, maka saya harus mulai lagi dari nol. Tentunya ini membutuhkan energi dan waktu. Alangkah lebih baik saya mempertahankan branding tersebut, dibanding memulainya lagi. Jadi, saya sepakat dengan apa yang diungkapkan<a href="http://aldymy.name/"><strong> Aldy M. Arifin</strong></a> yang berkomentar seperti ini:</li>
</ul>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="color: #000000;"><em>Maaf sebelumnya kang, saya punya penilaian yang berbeda. Saya fpkir selamaÂ  ini Kang Yudiono sudah melakukan branding dengan cukup baik dengan templat yang lama. Bahkan pernah menulis template terbaik adalah dengan dasar putih. Sekali lagi maaf, semuanya kembali kepada selera masing-masing. Saya malah berpikir, kenapa warna branding blogodolar tidak dipertahankan?</em></span></p>
<ul>
<li><strong>BackgroundÂ  putih tetap yang terbaik</strong>. Silakan lihat alasannya di <a href="http://www.blogodolar.com/theme-berlatar-putih-adalah-yang-terbaik/"><strong>Theme berlatang putih adalah yang terbaik</strong></a>.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Itulah alasan dan hikmah pergantian theme yang saya lakukan. Sebagai penutup, saya haturkan terima kasih banyak atas apresiasi dan kritik Anda semua pada tampilan baru Blogodolar.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/cara-membuat-navigasi-header-di-theme-prosense/" title="Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense">Cara Membuat Navigasi Header di Theme ProSense</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jangan-abaikan-aspek-monetisasi-saat-mendesain-tampilan-blog-anda/" title="Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda">Jangan Abaikan Aspek Monetisasi Saat Mendesain Tampilan Blog Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/top-komentator-dan-komentar-terbaru-tidak-perlu-ditampilkan-di-sidebar/" title="Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar">Top Komentator dan Komentar Terbaru Tidak Perlu Ditampilkan di Sidebar</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/alasan-dibalik-pencopotan-top-komentator-dan-komentar-terbaru/" title="Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru">Alasan Di Balik Pencopotan Top Komentator dan Komentar Terbaru</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/tentukan-prioritas-dan-evaluasi-hasilnya/" title="Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya">Tips Desain Blog: Tentukan Prioritas dan Evaluasi Hasilnya</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/kembali-ke-prosense-alasan-dan-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tampilan Baru Blogodolar</title>
		<link>http://www.blogodolar.com/tampilan-baru-blogodolar/</link>
		<comments>http://www.blogodolar.com/tampilan-baru-blogodolar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Dec 2009 03:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Blogger Tamu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Desain Blog]]></category>
		<category><![CDATA[blogodolar]]></category>
		<category><![CDATA[tampilan baru]]></category>
		<category><![CDATA[theme baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.blogodolar.com/?p=1869</guid>
		<description><![CDATA[Selama seminggu terakhir ini saya disibukkan oleh pemilihan themes 2 blog baru yang saya miliki. Bagi saya, pemilihan themes adalah pekerjaan yang menyita waktu karena harus memilih banyak themes yang sesuai dengan keinginan dan tujuan blog. Secara tidak terencana, Blogodolar pun kena imbasnya yaitu themes-nya diubah dari Prosense ke Cover WP. Theme baru ini berbeda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Selama seminggu terakhir ini saya disibukkan oleh pemilihan themes 2 blog baru yang saya miliki. Bagi saya, pemilihan themes adalah pekerjaan yang menyita waktu karena harus memilih banyak themes yang sesuai dengan keinginan dan tujuan blog.</p>
<p style="text-align: left;">Secara tidak terencana, Blogodolar pun kena imbasnya yaitu themes-nya diubah dari Prosense ke Cover WP. Theme baru ini berbeda dengan Prosense karena homepage-nya berformat majalah yang dilengkapi dengan Featured dan Postingan Paling Banyak Dikomentari.</p>
<p style="text-align: left;">Masih ada fitur-fitur lain theme ini yang sedang saya pelajari. Terlepas dari itu, bagaimana menurut Anda tampilan baru Blogodolar?</p>
<p style="text-align: left;">Apapun pendapat Anda, silakan tuangkan dalam komentar di bawah.</p>
<h3  class="related_post_title">Postingan Terkait:</h3><ul class="related_post"><li><a href="http://www.blogodolar.com/3-alasan-saya-menggunakan-kembali-genesis/" title="3 Alasan Saya Menggunakan Kembali Genesis">3 Alasan Saya Menggunakan Kembali Genesis</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/jumlah-postingan-blogodolar-2011/" title="3 Penyebab Menurunnya Jumlah Postingan Blogodolar Sampai 135% di Tahun 2011">3 Penyebab Menurunnya Jumlah Postingan Blogodolar Sampai 135% di Tahun 2011</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/dua-tahun-blogodolar-mohon-kritik-dan-saran-anda/" title="Dua Tahun Blogodolar: Mohon Kritik dan Saran Anda">Dua Tahun Blogodolar: Mohon Kritik dan Saran Anda</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-pindah-hosting-dari-blue-host-ke-doreo/" title="Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo">Blogodolar Pindah Hosting dari Blue Host ke Doreo</a></li><li><a href="http://www.blogodolar.com/blogodolar-masih-dalam-perbaikan/" title="Blogodolar Masih Dalam Perbaikan">Blogodolar Masih Dalam Perbaikan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.blogodolar.com/tampilan-baru-blogodolar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>37</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Minified using disk: basic (Feed is rejected)
Page Caching using disk: basic
Database Caching 49/139 queries in 0.084 seconds using disk: basic
Object Caching 1270/1446 objects using disk: basic

Served from: www.blogodolar.com @ 2012-02-08 00:15:07 -->
