Cara Setting Plugin W3 Total Cache

Sebulan lalu seorang pengunjung menghubungi saya via email mengenai cara setting plugin W3 Total Cache. Saya membalas emailnya seraya berjanji akan membahasnya dalam sebuah postingan dua minggu berikutnya. Karena beragam kesibukan, baru kali ini saya bisa menampilkannya.

Plugin W3 Total Cache sebelumnya tidak pernah saya gunakan. Namun, setelah blog hiburan saya dinonaktifkan Hostgator karena over CPU akibat memperoleh 15.000 pengunjung sehari, plugin ini menjadi plugin wajib bagi semua blog yang saya miliki.

Setidaknya ada 4 alasan kelebihan W3 Total Cache dibanding plugin cache lain:

  • Meningkatkan kecepatan dan kinerja blog secara dramatis sehingga tahan dikunjungi banyak pengunjung, misalnya lebih 10.000 pengunjung harian
  • Direkomendasikan oleh banyak penyedia web hosting, seperti MediaTemple, Host Gator, dan Page.ly
  • Digunakan oleh blog-blog ternama seperti mattcutts.com, mashable.com, smashingmagazine.com, makeuseof.com, yoast.com, pearsonified.com, johnchow.com, dan sebagainya.
  • Mudah digunakan tanpa harus menambahkan kode-kode tertentu.

Sesuai namanya, plugin ini meningkatkan kinerja blog melalui sistem cache (penyimpanan sementara pada file blog atau website yang telah dibuka). Karena disimpan sementara, maka file-file tadi akan mudah dibuka oleh pengunjung lain.

Cara instal W3 Total Cache

Berikut adalah cara instal W3 Total Cache

1. Pada fitur Plugins, klik Add New

2. Pada kolom pencarian, ketik W3 Total Cache lalu klik tombol Search Plugins

3. Klik Install Now lalu klik Activate Plugin untuk mengaktifkannya.

Cara Setting W3 Total Cache

Setelah diaktifkan, plugin ini bisa di-setting pada fitur Performance.

Performance

Pada bagian ini, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menonaktifkan Preview Mode agar semua hasil setting bisa disimpan. Caranya dengan mengklik  tombol Deploy atau Disable.

Ada banyak fitur pada plugin ini seperti Page Cache, Minify, Database Cache, Object Cache, Varnish, content delivery network, browse cache, dan sebagainya. Namun, jangan khawatir, Anda tidak perlu men yeting semua fitur tersebut.

Dari email reaktivasi blog hiburan saya, Hostgator sendiri hanya meminta mengkatifkan Page Cache, Database Cache, dan Object Cache. Namun, menurut saya Minify juga penting.

Page Cache

Page cache mampu melakukan page caching untuk menurunkan waktu respon blog dan meningkatkan skala server hosting yang digunakan. Cara mengaktifkannya dengan mencentang kolom Page Cache dan memilih Disk (Enhanced) pada kolom Page Cache Method.

Page cache

Minify

Minify berfungsi menurunkan load time dengan menurunkan ukuran dan jumlah file CSS dan Java Script (JS). Selain itu, fitur ini secara otomatis menghilangkan data-data CSS, JS, feed, dan HTML yang tak perlu.

Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda cukup mencentang kolom Enable . Yang lain dibiarkan sesuai bawaannya (default).

Minify setting

Database Cache

Fitur ini mampu melakukan database caching untuk mengurangi waktu respon postingan, halaman, dan feed. Cara mengatifkannya seperti berikut.

Database cache setting

Object Cache

Fitur ini melakukan object caching yang meningkatkan kinerja situs atau blog dinamis secara signifikan. Cara mengkatifkannya seperti berikut.

Object Cache

Browser Cache

Browser Cache mengurangi loading server dan menurunkan waktu respon dengan menggunakan cache yang tersedia pada browser pengunjung. Fitur ini sudah Enable, jadi tidak perlu diaktifkan lagi.

Content delivery network

Content delivery network (CDN) digunakan jika blog Anda ditargetkan ke pengunjung di seluruh dunia. Untuk menggunakan fitur ini, Anda juga harus membayar pada CDN provider, misalnya MaxCDN.

Berdasarkan pengalaman saya di blog hiburan dengan pengunjung 15 ribu sehari, cara setting W3 Total Cache di atas sudah cukup. Fitur-fitur yang lain dibiarkan sesuai bawaannya.

Semoga bermanfaat bagi Anda.

Comments

  1. FreyaLim.co.cc says

    Mungkin saya masih belum perlu plugin ini, karena salah satu blog saya yang memakai wordpress belum begitu banyak pengunjung

  2. sukfiani says

    Wah emang kebetulan sekali ini Om…dibahas disini…
    plugin ini disarankan oleh om ichal buat dipakai di site,,..hehe
    thanks yah om… :) :)

  3. Ferry says

    kayaknya mesti coba nih plugin hehehe

    hemmm kata2 wordpress maksudnya dimana dan bagaimana sih, Zahra?

  4. Rizdan says

    langsung di praktekkan
    tapi untuk poin otomatis menghilangkan data-data CSS, JS, feed, dan HTML yang tak perlu.kira-kira nanti di tampilan ada yang kurang nggak ya?…
    Maturnuwun kang kebetulan ini lagi nyari-nyari plugin yang bagus eee ketemu panduannya di sini

    • Kang Yudiono says

      Saya pikir untuk blogspot tidak perlu cache.
      Toh blogspot kapasitas hostingnya tidak diragukan lagi Mas.

      • says

        O begitu ya… lagian blog saya mah masih jauh dari overload pengunjung….
        masih belajar merangkak…

  5. Kang Yudiono says

    Saya pikir pakai satu plugin cache saja Mas Indra.
    W3 total cache cukup koq

    • Kang Yudiono says

      Bedanya yang ini lebih bagus. Dipercaya oleh blog-blog ternama plus direkomendasikan beberapa penyedia hosting ternama.

  6. Kang Yudiono says

    Namun jangan lupa Mbak, wordpress.org banyak dipakai blogger sukses dunia lho ;)

  7. Kang Yudiono says

    Gak masalah Bang.
    Teman-teman Ane yang menggunakan Blue Host juga pakai W3 Total Cache

  8. Nurul Imam says

    masalah Dashboard Kan Bisa Kita Rombak Semaunya. Open Source kan ? Maklum Programmer php ga ada duitnya … mending asp yang berduit

  9. tAufix says

    Saya jg pake w3c. Tapi dulu sempet ada masalah waktu minify buat css diaktifin, tampiln blog saya jadi kelewat mini malah jd kayak nggak pake css. (mungkin tergantung themesnya jg)

    Jadi skarang pengaturan minify buat css nggak saya aktifin, klo minify yg laen (html n js) tetep saya aktifin

  10. dheny says

    mas saya ada permasalahan dengan w3tc,setelah saya mencoba fitur CDN-nya dengan menggunakan mirror,terus setelah tu eh malah muncul iklan tak di undang di blog saya,setelah diusut ternyata CDN atau pihak hosting yg saya gunakan menyusupkan query baru ke SQL berupa link iklan.
    saya sudah mencoba menghapusnya,tetapi tetap muncul saya,bahkan sempet restore database lama masih ada saja, ada solusi mas??
    terimakasih sebelumnya

    • Kang Yudiono says

      Mas Dheny,
      Saya belum menggunakan fitur CDN sehingga tidak tahu solusinya.
      Barangkali bisa di googling Mas untuk mencari jawabannya.

  11. says

    Fungsi minify kok gak jalan yak? Source html masih berantakan, padahal minifynya udh diaktifkan pake auto sm manualnya. Kira2 penyebabnya apa ya? Mksi…

  12. gamis says

    terima kasih banyak mas aq ketemu hasil browsing secara webstore ku kena warning forbidden access :)
    host server nyaranin pake w3 total cache ini…

  13. iway says

    saya lihat plugin ini paling populer di dasdbord wp. karena saya nyubi banget, ya udah pasang aja ikut2an ama yang lain. tanya om G cara setting nya dapat di sini, jadi makasih baget boss and salam kenal

  14. obat herbal says

    coba dulu bos, dari kemarin ubek2 tutorial gak ada selegkap ini. nice share ya Bos…
    semoga bermanfaat juga buat yang lainya. toko herbal

  15. Bersama Dakwah Islam says

    banyak ilmu dan wawasan yang saya dapatkan disini, khususnya yang aku baca saat ini tentang plugin, terimakasih dan salam ukhuwah wahai sauadaraku.

  16. Cahyo Baskoro says

    mas setelah saya instal dan aktivasi muncul error message “The required directives for fancy permalinks could not be detected, please confirm they are available” kenapa ya mas? udah saya ubah permission di index juga.

    Sama minta saran buat web saya mas, makasih sebelumnya & sukses selalu.

  17. andre says

    Tq bnget tipsnya, dah dicoba trs didashboard muncul

    “Page caching is not available: /home/andrisus/public_html/wp-content/advanced-cache.php is not installed. Either the /home/andrisus/public_html/wp-content directory is not write-able or another caching plugin installed. This error message will automatically disappear once the change is successfully made.”

    Soluainya gimana ya?

  18. andre says

    Tq bnget tipsnya, dah dicoba trs didashboard muncul

    “Page caching is not available: /home/**********/wp-content/advanced-cache.php is not installed. Either the /home/andrisus/public_html/wp-content directory is not write-able or another caching plugin installed. This error message will automatically disappear once the change is successfully made.”

    Solusinya gimana ya?

    Look my post>>> Peluang Usaha

  19. Anindya Yumika Dewi says

    Tanya donk mas, saya make plugins ini kok terus2an ada tulisan:
    “It appears Minify URL rewriting is not working. If using apache, verify that the server configuration allows .htaccess or if using nginx verify all configuration files are included in the configuration.”

    Apa itu artinya plugins ini gagal melakukan cache.??
    Trus solusinya gimana.??

    NB: Saya pake WP MU (versi 3.3.1) dengan settingan subdirectory
    Makasi sebelumnya..

  20. Wahyu Juniawan says

    Thanks sharenya Mas, tpi sy msih nyaman make WP Super Cache nih, mungkin nnti nyoba di blog laen. :)

  21. dian says

    15k / day ??? mantapp gan .. dari satu blog aja berapa earning dolarx tukh .. maen movie site yakh om ??

  22. says

    http://autobackupdb.tetuku.com/

    Karena suatu sebab bisa jadi database hilang. Entah itu karena di oprek akhirnya terhapus, ataupun karena sistemnya yang sedang kacau. Tidak semua hosting menyediakan auto backup, kalaupun tersedia, biasanya tersimpan di hosting bersangkutan. Data backup tetap hilang jika akun anda kena suspend.
    Solusinya, setelah di backup anda harus mendownload. Pekerjaan ini harus dilakukan secara rutin dan berulang. Suatu pekerjaan yang membosankan bukan?

    AutoBackupDb bisa menjadi solusi paling tepat untuk mengatasi kasus tersebut diatas. AutoBackupDb bisa anda pergunakan secara gratis. Database anda setiap bulannya akan di backup dan dikirim langsung ke email anda. Apalagi saat ini sudah banyak email gratis yang menyediakan kapasitas besar diatas 7GB.

    Backup per bulan -> Gratis
    Backup per hari -> lisensi Rp 50.000 ,- per domain url untuk selamanya

    Jika website masih sepi, barangkali backup beberapa bulan sekali tidak masalah. Akan tetapi jika website sudah ramai dan ada tambahan data member, artikel, transaksi dan seterusnya, maka anda membutuhkan backup tiap hari agar lebih tenang jika ada kejadian tak terduga yang mengakibatkan website error. Jika website anda sudah sangat ramai, pasti profit per bulan anda sudah jauh melampaui harga lisensi tersebut. Tidak ada salahnya anda mencoba dulu sebelum memutuskan membeli. Selanjutnya, anda tinggal mentransfer biaya lisensi dan mengkofirmasikan pembayaran yang telah anda lakukan.

  23. www.bebetterself.com says

    terimakasih infonya mas, saya sekarang sedang mencoba layanan CDN dari atrium hosting, pernah juga nyoba cdn77 trial selama dua minggu. CDN memang mantap, website saya page load speed nya makin cepat