Benarkah Blogger yang Menolak Tukaran Link Disebut Blogger Sombong?

Berkelana ke blognya Abi Bakar, saya menemukan sebuah postingan yang menarik perhatian saya. Beliau bercerita bahwa bertemu dengan seorang blogger sombong yang menolak bertukaran link dengannya. Yang menarik perhatian saya adalah benarkah blogger yang menolak bertukaran link disebut blogger sombong?

Menurut saya, pernyataan tersebut tidak benar. Setiap blogger berhak bertukaran link, dan berhak pula menolaknya. Tentunya blogger yang menolak bertukaran link punya alasan sendiri yang melandasinya.

Saat ngeblog dengan blog gratisan saya setahun lalu, saya sering mengalami penolakan dari beberapa blogger yang saya ajak bertukaran link. Namun, saya tidak menghakimi mereka sebagai blogger sombong. Saya malah berpikiran positif bahwa:

  1. Topik blog saya tidak relevan dengan blog mereka
  2. Mereka tidak tertarik dengan blog saya
  3. Mereka tidak punya waktu membaca ajakan saya karena kesibukannya
  4. Cara saya mengajak bertukaran link mungkin membuat mereka tidak berkenan

Oleh karena itu, saya berbeda pendapat dengan Mas Abi Bakar bahwa blogger yang menolak bertukaran link bukanlah blogger sombong. Bagaimana pendapat Anda?

Suka dengan tulisan seperti ini?

  • Silakan berlangganan Blogodolar Tips & News sehingga Anda bisa mendapatkannya langsung via email Anda. Caranya mudah dan 100 % gratis yaitu dengan mengetikkan dan mengirimkan alamat email Anda di bawah ini. Jangan lupa aktivasi berlangganan dengan mengklik link yang dikirim ke email Anda. Klik di sini untuk melihat cara aktivasi tersebut.

 

Comments

  1. rismaka says:

    Yah, sombong atau tidaknya hanya Allah yang tahu. Kemungkinan sombong bagi blogger yg menolak tukeran link itu tetap ada seperti alasan karena blogger yg mengajak itu hanya berPR kecil. Namun kita juga jgn serta merta berburk sangka. Bisa saja blogger yg menolak tukeran link tsb sedang sibuk, sehingga tidak sempat utk menanggapi ajakan tsb.

    Tapi sepertinya mas Abi sudah tidak perlu lg utk mengajak tukeran link deh, toh udah jadi master sekarang :)

    Lama ga mampir kang. Pa kabar? semoga sehat selalu…
    .-= Postingan terbaru rismaka………………Sekilas Tentang WordPress =-.

    • Mas Rismaka,
      Sedikit kurang fit neh.
      Mudah-mudahan dalam minggu berikutnya saya sehat kembali.

      Btw, terima kasih sudah mampir lagi.
      Sungguh, saya kangen pada komentar Mas Ris yang tajam dan kritis ;)

  2. iskandaria says:

    Maknya sombongnya mungkin lebih kepada alasan di balik penolakan tersebut Kang.

    Kalau penolakan karena blog kita masih gratisan, itu bisa dianggap sombong. Lain soal kalau karena jatah link di blogrollnya sudah penuh (sudah terlalu banyak). Apa pun itu, penolakan bertukar link memang hak prerogatif pemilik blog. Toh, bukankah masih banyak cara untuk berbagi backlink ya Kang.
    .-= Postingan terbaru iskandaria………………Belajar Menghargai Komentator Lewat Tanggapan atau Reply =-.

  3. iskandaria: agree with u .. masih banyak cara untuk berbagi backlink, bukan hanya numpang di blogroll, tapi dengan rajin komentar pun sama dengan investasi backlink. kalo saya meski orang tersebut tidak melink saya di blogroll nya, saya tetap pasang link di blogroll saya, karena saya kagum dengan ilmunya, seperti halnya blogodolar ini :-) karena saya banyak mendapatkan manfaat dari blog ini, saya pasang link nya di blogroll saya
    .-= Postingan terbaru belajar investasi………………Belajar Investasi Tembus Alexa 200k =-.

  4. Jangan bertukar link dengan halaman yang memiliki banyak link keluar. Maksimal per halaman hanya memberi link ke 20 web lain atau total 50 link di web itu. Kalau
    terlalu loyal ngasih link, webnya tidak subur untuk tanam backlink.

  5. Saya tunggu ya jalan2 diblog saya yang masih sangat semerawut. tapi itu adalah KOTAKHATIKU kotak kebanggaanku.

  6. Secara garis besar, saya berpendapat mereka yang tidak ngelink balik blog kita tidak bisa dikategori sombong. Itu kalau pengertian sombong seperti makna kata sombong yg sebenarnya.

    Dulu saya juga merasa nggak suka manakala ada orang yg nggak merespon permintaan tukar link, tapi sekarang nggak lagi.

    Kalau secara hukum, orang yang nggak mau tukar link mungkin bisa dikategorikan dengan “PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN”.

    Yg jadi masalah, beranikah kita melaporkannya ke polisi? :D :D
    .-= Postingan terbaru marsudiyanto………………Winners, Whiners dan Wieners =-.

  7. Tapi kalau saya sering mengunjungi dan berkomentar di blognya orang, sampai berkali2 tapi orang itu nggak pernah berkunjung balik, dlm hati saya juga menganggap orang itu sombong (sedikit)…

    Kalau Blogodolar nggak seperti itu, karena sering mampir ke blog saya…
    Tapi kalau nggak ketempat saya lagi ya saya bawa ke meja hijau karena pasal perbuatan tak menyenangkan… :D
    .-= Postingan terbaru marsudiyanto………………Winners, Whiners dan Wieners =-.

    • Pakde Mar,

      Mungkin yang bersangkutan berkunjung balik namun tidak berkomentar.
      Walah, ke meja hijau? Ampun Pakde… :D

    • rismaka says:

      Marsudiyanto said:

      Tapi kalau saya sering mengunjungi dan berkomentar di blognya orang, sampai berkali2 tapi orang itu nggak pernah berkunjung balik, dlm hati saya juga menganggap orang itu sombong (sedikit)…

      ]

      Tapi saya sepertinya kurang setuju dg pak marsudi, karena banyak hal yg menyebabkan seorang blogger itu tdk berknjung. Saya sndiri merasakannya saat sedang sibuk2nya di dunia offline (saya tulis di postingan tersendir dg judul Alasan Tidak Blogwalking). Jadi intinya menurut saya siy ya kembalikan kepada diri sendiri saja serta tetap berbaik sangka.

      Berburuk sangka bukan hanya menambah beban pikiran, namun juga menimbulkan produktivitas ngeblog itu menurun
      .-= Postingan terbaru rismaka………………Sekilas Tentang WordPress =-.

      • iskandaria says:

        Masalahnya bukan pada tidak berkunjung balik sih, tapi mungkin karena tidak berkomentar balik. Banyak hal yang membuat orang enggan/tidak berkomentar pada posting yang telah dibacanya. Ada kalanya ia sudah merasa cukup dengan cuma membaca. Kalaupuun dipaksakan berkomentar, mungkin akan terkesan seadanya :)

        Jadi jika kita sudah berkomentar berulangkali pada suatu blog, namun tidak kunjung memperoleh komentar balik, mungkin saja ia tidak berniat menjalin hubungan silaturahmi (atau cukup puas dengan memperoleh manfaat dari apa yang telah dibacanya pada blog kita).

  8. Biasanya disebut sombong karna ditolak!! Saya sendiri berprinsip cuek beibeh.. Kalo ditolak ya sudah, masih banyak blog lain toh?! Setiap orang pasti punya alasan tersendiri untuk menerima/menolak ajakan bertukar link. Kalau saya ngajak tuker link, biasanya udah ngelink duluan.. Kalaupun ditolak juga yawda hapus aja :) simple as that (IMO)
    .-= Postingan terbaru Blogetarian………………Membangun Blog Untuk Paid Review =-.

  9. Rizdan says:

    Wah menarik sekali postinganya kang sampai mampu membius para komentator-komentator ulung,
    Memaknai arti sebuah kesombongan menurut saya sombong juga bisa kalau saat di ajak tukar link tdk mau merespon padahal kita sudah memakai tatacara yang sopan dan santun kalaupun sibuk,tidak sempat membaca saya kira itu sudah lain lagi pembahasanya mungkin orang mengatakan sombong karena juga sudah punya alasan-alasan tertentu juga kan?…dan itu bisa kita ambil sebagai sebuah pelajaran yang berharga ketika kita mengajak tukar link ada yang menolak dan kita sakit hati ya jangan sampai kita menolak pada orang yang mengajak tukar link dengan kita karena tentunya mereka juga akan sakit hati dan mengatakan kita juga sombong,
    Kalau saya di tolak nggak jadi masalah juga kan masih banyak yang mau daripada yang tidak,asal jangan punya prinsip
    Tukar link di tolak dukun bertindak

  10. memang susah blogger yang masih baru untuk mendapatkan link :(
    .-= Postingan terbaru Health Spot………………Prevention and treatment of autism =-.

  11. bener juga kang kadang lebih fokus buat postingan ketimbang terima tukar link :)
    .-= Postingan terbaru abang haris………………Legenda Betawi – Si Jampang bag 2 =-.

  12. Saya sepakat dengan setiap blogger mempunyai hak menolak atau menerima ajakan tukar link, dengan alasan pribadinya masing2 kang

  13. Nasir says:

    Setuju dengan mas Kang Yudi, konteks sombong di hadapan manusia memang subjektif sekali. Dipanggil ga noleh pun dibilang sombong, padahal bisa saja orang itu tuli atau emang ga denger. Segala sesuatu lebih baik diambil hikmah positifnya, mungkin memang dia punya alasan kuat untuk menolak.
    .-= Postingan terbaru Nasir………………Best Lowest Price Eyeglasses from Zenni Optical For You =-.

  14. sombong atau tidaknya memang sangat tipis bedanya, namun kalaupun menolak ajakan tukeran link, sepatutnyalah disampaikan dan bukannya didiamkan saja ajakan tersebut. Salam

  15. Saya tidak sependapat dengan pernyataan tersebut.Tidak ada aturan bahwa permintaan tukar link semuanya harus dipenuhi tergantung dengan pemilik blog tersebut.Salam
    .-= Postingan terbaru blogpopuler………………Demi Sekolah Harus Bergelut Dengan Maut =-.

  16. Daud says:

    Bisa jadi si empunya blog belum ada kesempatan… !!!

  17. buJaNG says:

    Saya termasuk orang yang nggak suka diajak tukeran link. Tentunya ini karena adanya beberapa alasan, diantaranya adalah karena biasanya orang mengajak saya tukeran link karena blog saya mempunyai pagerank, setelah blog saya turun PRnya link saya di blog mereka dibuang. Sebab itulah saya sekarang tidak pernah membuka halaman untuk tukeran link..
    Biarlah saya dianggap sombong atau bagaimana, itu terserah persepsi mereka.
    .-= Postingan terbaru buJaNG………………Cara Memperpanjang Domain (renewal) di NAME.COM =-.

  18. kalau saya kurang sependapat juga kang, karena setiap orang punya alasan tersendiri untuk menolak atau tidak…karena ada yang minta tukeran link, padahal dia tidak pernah berkomentar di blog kita…jadi saya lebih kepada strategi aja kok :)

  19. bee says:

    mending tukeran Feed…
    .-= Postingan terbaru bee………………Say Fuck to SPAMMERS..!! =-.

  20. Menerima atau menolak tukeran link kan itu hak setiap blogger tapi jika kita sering mengunjungi dan berkomentar di blognya kemungkinan besar kita bisa tukeran link.

  21. imadewira says:

    bertukar link begitu saja menurut saya kurang baik, karena lama-kelamaan blogroll kita bisa bertambah panjang, saya menggunakan Guest Post sebagai “syarat” untuk bertukar link
    .-= Postingan terbaru imadewira………………Random Post Untuk Meningkatkan Page View =-.

  22. yos says:

    menolak bertukar link menurut pendapt pribadi saya adalah blogger sombong,,
    setidaknya taruh lah link mereka yang mengajak bertukar link, dan ketika orang itu ternyata cuma niatanya bertukar link saja (tidak berkunjung lagi setalah linknya dipasang) kita kan juga bisa menghapus linknya,,,

  23. raiderhost says:

    tukeran link pakde :D
    .-= Postingan terbaru raiderhost………………Google Update Pagerank =-.

  24. Fuvenanda says:

    Banyak yang memandang sebelah mata blog gratisan. Memang benar sepertinya. Saya msh yang gratisan dan nyari backlink susah betul.

  25. Abi says:

    Ternyata ada pembahasannya disini, kok gak masuk trackback blog saya ya? Saya tahunya dari teman barusan. Yah sekalian mampir dan ngerespon kalau begitu :)

    Sebenarnya di posting itu saya tidak mengatakan bahwa YBS sombong karena gak mau tukeran link sama saya waktu itu (atau secara umumnya adalah: blogger yang tidak mau diajakin tukeran link adalah sombong), namun sikap YBS yang nyuekin saya, meskipun saya bolak-balik nyapa keblognya via Shoutbox, coba mas Yudiono baca ulang posting saya kalao ada waktu nanti. Saya memang akui “muka tembok” banget waktu itu, hehehe, tapi si dia saya nilai keterlaluan karena nyuekin (penilaian saya waktu itu). Saya lebih senang dijawab tegas, maaf tidak menerima tukeran link daripada di cuekin, tapi yah itu hak dia sih mau jawab atau tidak, plus hak saya juga ngecap dia sombong :D

    Terima kasih Salam dari Jakarta :)

  26. Abi says:

    Ternyata ada pembahasannya disini, kok gak masuk trackback blog saya ya? Saya tahunya dari teman barusan. Yah sekalian mampir dan ngerespon kalau begitu :)

    Sebenarnya di posting itu saya tidak mengatakan bahwa YBS sombong karena gak mau tukeran link sama saya waktu itu (atau secara umumnya adalah: blogger yang tidak mau diajakin tukeran link adalah sombong), namun karena sikap YBS yang nyuekin saya makanya saya cap sombong, meskipun saya bolak-balik nyapa keblognya via Shoutbox, coba mas Yudiono baca ulang posting saya kalao ada waktu nanti. Saya memang akui “muka tembok” banget waktu itu, hehehe, tapi si dia saya nilai keterlaluan karena nyuekin (penilaian saya waktu itu). Saya lebih senang dijawab tegas, maaf tidak menerima tukeran link daripada di cuekin, tapi yah itu hak dia sih mau jawab atau tidak, plus hak saya juga ngecap dia sombong :D

    Terima kasih Salam dari Jakarta :)

    (double kang komen yg diatas hapus aja:))

  27. Bagus Banget Blognya,

    Salam kenal,
    Pusat Iklan Baris GRATIS.com
    Pasang Iklan GRATIS Tanpa Daftar Tampil Selamanya

  28. Jaka Swara says:

    Tidak usah memaksa kunjungan balik, kalau memang blog kita menarik dan membawa manfaat bagi pengunjung, tanpa di mintapun mereka akan balik lagi. Contohnya Google, Yahoo, facebook dan blog” besar lain. Apa pemiliknya pernah berkunjung ke blog kita. Tapi mengapa blog” raksasa ini tdk pernah sepi pengunjung. Itu karena pengunjung merasa nyaman dan mendapatkan apa yang mereka cari. Well..Mari berfikiran positif jangan mencari kambing hitam, karena kambing hitam sekarang mahal he..he..

  29. Akhirnya mampir ke sini setelah membaca catatan mba Ima di sebelah, hehe

  30. Hehehehe bener bang yudi . aku setuju sama abang .. itu hak mereka dan kita juga mempunyai hak …… semoga abang jadi blogger professional . amien

  31. Kevin says:

    saya sependapat dengan kang Yudiono.
    belum tentu blogger yang diajak bertukar link adalah blogger sombong.
    bisa jadi banyak faktor yang harus ia pertimbangkan sebelum menyetujui untuk bertukar link (seperti yang udah dituliskan di atas)

Trackbacks

  1. [...] ini ketika blogwalking saya membaca tulisan Kang Yudiono tentang blogger yang menolak ketika diajak bertukar link. Pendapat saya sebenarnya hampir sama, [...]

  2. [...] ini ketika blogwalking saya membaca tulisan Kang Yudiono tentang blogger yang menolak ketika diajak bertukar link. Pendapat saya sebenarnya hampir sama, [...]

Speak Your Mind

*

CommentLuv badge