Saya berusaha menulis postingan sebaik mungkin. Sayangnya, seperti kata pepatah, tidak ada manusia yang sempurna sehingga saya sering melakukan beberapa kekeliruan.
Di bawah ini adalah daftar kekeliruan tersebut.
1. Salah ketik
Ini merupakan kekeliruan yang paling banyak saya lakukan. Bentuknya bisa berupa kurang huruf (misalnya oran untuk orang), salah menempatkan huruf (misalnya bnetuk untuk bentuk), salah menggunakan huruf tertentu (misalnya perpect untuk perfect), dan sebagainya.
2. Salah alamat link
Sebelum menggunakan Add-ons Copy As HTML Link, saya menyisipkan alamat link (URL) secara manual. Adakalanya URL yang disisipkan itu mengandung dua http://. Akibatnya, link yang dibuat menjadi tidak ditemukan oleh yang mengkliknya.
3. Keliru membuat anchor text
Anchor text adalah teks yang digunakan untuk menautkan ke alamat tertentu. Saya pernah keliru membuatnya sehingga salah satu postingan paid review ditolak oleh ReviewMe. Simak selengkapnya kekeliruan ini pada postingan Review Ditolak ReviewMe Karena Keliru Menulis Anchor Text.
4. Keliru tata bahasa
Walaupun bahasa Indonesia telah dipelajari semenjak sekolah dasar, namun ternyata ada saja tata bahasanya yang dilanggar. Misalnya, mempesona. Padahal, yang benar adalah memesona karena huruf p yang teletak pada huruf pertama suatu kata akan berubah menjadi m bila ditambahi awalan me.
5. Tidak memiringkan bahasa asing
Dalam bahasa Indonesia, kata dan atau kalimat asing harus dimiringkan. Beberapa kali saya tidak memiringkannya, misalnya internet marketing yang seharusnya internet marketing.
6. Lupa menyisipkan read more
Saya lebih senang memotong tulisan yang tampil di halaman depan dengan fasilitas read more (baca selengkapnya). Adakalanya saya lupa menggunakan fasilitas tersebut sehingga postingan tersebut tampil utuh di halaman depan.
7. Keliru menempatkan kategori
Kekeliruan ini bisa berupa dua macam yaitu salah kategori atau luput memilih kategori yang ada. Salah kategori terjadi ketika saya hendak menempatkan pada kategori SEO, namun yang dipilih adalah kategori Strategi Ngeblog. Sementara itu, luput memilih kategori mengakibatkan postingan yang diterbitkan tidak memilik kategori (uncategorized)
8. Luput memberikan link kepada sumber gambar yang diambil
Kekeliruan ini terjadi di awal-awal ngeblog. Saya menyisipkan gambar atau foto di postingan tanpa menyebutkan sumbernya. Kekeliruan yang sama terjadi juga pada foto-foto yang saya ambil untuk Blogotainmen.
9. Tidak memeriksa ulang tulisan
Setelah selesai menulis, saya sering terburu-buru menekan tombol publish. Akibatnya, postingan kerap mengandung kata-kata yang salah ketik dan kekeliruan lainnya.
10. Keliru memilih waktu postingan terjadwal
Postingan terjadwal kerap saya siapkan untuk mengantisipasi hari-hari sibuk saya. Sayangnya, tanpa disadari, beberapa kali saya keliru memilih waktu (tanggal, bulan, tahun, dan jam) terbit postingan tersebut. Akibatya, postingan terbit tidak sesuai jadwal.
Itulah 10 kekeliruan yang sering saya lakukan saat saya menulis. Apakah Anda melakukan juga kesepuluh kekeliruan tersebut?
Sumber Gambar: dbdbrobot


thanks tipsnya juragan
Bener kang saya sering seperti itu karena kurang teliti saat hendak di publish postingannya,makasih infonya kang
kekeliruan posting jatwal yang paling sangat merugikan karena bisa jadi artikel tidak terbit pada waktunya sehingga kita kehilangan traffic, dan bisa jadi posting terbalik jadi pembaca tidak mengerti karena posting di terbitkan dalam seri yang berurutan
Saya paling sering nomor 1 kang salah ketik. Biasanya yang paling sering, huruf terkahir dari sebuah kata saya kasi spasi. Mislanya, sala h. Selain itu, kekeliruan di tata bahasa juga sering. Seperti yang kang Yudiono berikan saran, merubah yang seharusnya mengubah. Begitu juga pada kata asing, sering saya tidak cetak miring. Namun, sudah saya usahakan untuk memperbaikinya pada posting-posting berikutnya.
yang paling sering saya lakukan adalan nomor 8, terkadang ketika menyisipkan gambar tinggal insert saja, tanpa menuliskan sumbernya.
great post kang, nuhun …
Wah, kalau itu sudah bisa sering kang sampai jadi pengalaman unik tersendiri. Untuk point ke 1.3.4.5 itu sudah pasti ada…
Tapi akhirnya menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Mantap mas. Lanjutkan!
kalo saya sering salah semuanya….
untuk point no.4, harus banyak belajar lagi nih…
hampir semuanya pernah saya lakukan, saya rasa cara terbaik adalah dengan cara membaca kembali sebelum di publish, maksud saya membaca dalam “preview post”, bukan di dashboard.
Ya, saya juga melakukan hal demikian Bli.
Hampir semua kesalahan di atas pernah juga saya lakukan. Solusi paling ampuh berdasarkan pengalaman saya yaitu simpan dulu postingan sebagai draft. Lalu simaklah secara seksama via menu PREVIEW. Dari situ, tampilan dan tata bahasanya sudah mirip tampilan asli posting saat di publish. Setelah yakin tidak ada kesalahan, baru kita tekan tombol publish. Saya pernah menulis hal itu dalam posting berjudul “Memaksimalkan menu Draft WordPress sebagai Korektor Pra Publish”.
Benar Mas.
Thanks tambahannya ya
kalau saya sih, di publish dulu artikel nya…
biasa nya jika ada yang salah saya langsung edit aja. gampang ko klo misalkna cuma salah ketik aja bisa diperbaiki.
Wah aku sering banget kang, biasanya karena ngebut pingin jadi no 1 yang memposting suatu berita. Tapi untung saja bisa diedit jadi gak terlalu masalah
1 dan 9 itu the best kang, soalnya memang itu yg satrya sering lakukan .. hahhaha
Semua point kesalahannya pernah dan masih terjadi…bertahap-tahap terus diperbaiki. Thanks kang.
sering banget nih saya, padahal udah dicek ulang, tapi tetep aja ada yang luput n baru ketauan pas udah di publish…
Kalau saya mah, suka lupa kalau b.inggris itu ternyata harus pake huruf miring.
nuhun tipsnya kang.
Harus selalu menulis supaya terbiasa dengan ini semua.
saya lebih banyak kayaknya
kalo saya kesalahan adalah : lupa membuat artikel pada jadwal yang mestinya saya patuhi…hehehe tp sekarang saya berusaha bangkit lagi
Kenapa bisa lupa Mas Didi?
Apakah tidak cukup waktu membuatnya?
waw,, konesekwensi yang tinggi
postingan yang bagus jadi sumber ispirasi
Sugar Coated Medicine [url=http://www.davisholistic.com/]purchase valium online[/url] Some techniques in dealing with anxiety are breathing exercises and support groups. http://www.davisholistic.com/ – cheap generic valium
Makasih infonya gan… N saya mo tanya, apa bisa kita menulis link post yang belum kita publish (msih di draft). cara mengetahui linknya setelah publish gmana ea?? klo ada cranya, mohon dikasih tau ea…
kalau kekeliruan saya dulu, saat ngeblog rajin promosi tapi posting jarang wakakaka
Betul,, betul,, betul,,
Terima kasih kang, saya belajar banyak dari blog akang.