4 Fase Perkembangan Blog yang Perlu Anda Ketahui

Anda telah membuat blog, mengupdatenya, dan memonetisasinya dengan beragam program. Anda kecewa karena upaya-upaya tersebut tidak juga menghasilkan uang sesuai harapan sehingga Anda tidak semangat lagi untuk ngeblog.

Ujung-ujungnya Anda juga beranggapan bahwa menghasilkan uang banyak dari blog adalah hal yang sama sekali sukar diwujudkan.

Anda tidak sendiri. Banyak blogger lain yang mengalami kondisi seperti itu.

Apa solusinya?

Solusinya adalah dengan memahami bahwa mengembangkan blog hingga menjadi “mesin uang” merupakan perjalanan panjang yang memerlukan upaya dan waktu.

Dari beberapa referensi yang saya baca, perjalanan panjang ini dibagi menjadi 4 fase:

1. Fase Pendirian

Fokus pada fase ini adalah pembuatan konten bermanfaat (berkualitas) dan setup blog. Selain kualitas, kuantitas konten juga merupakan faktor penting. Range jumlahnya 50-100 postingan.

Adapun setup blog adalah instal plugin yang dibutuhkan, mendesain tampilan blog yang menarik, dan melakukan search engine optimization (SEO).

Fase pendirian ini membutuhkan waktu 3-6 bulan. Banyak blogger yang gagal pada tahap ini karena fokus dan sibuk memonetisasi blog, bukan pada konten.

2. Fase Pertumbuhan Trafik

Fase ini ditandai dengan meningkatnya trafik, komentar, pelanggan RSS, dan sudah mulai memperoleh penghasilan. Fokus utama dari fase ini tetap menulis konten bermanfaat dan ditambah memperoleh backlink berkualitas.

Dalam pandangan saya, cara paling baik memperoleh backlink berkualitas adalah dengan menjadi blogger tamu di blog-blog terkenal dan atau tulisan Anda dibacklink oleh blog-blog lain.

Memang perlu energi dan waktu untuk mencapai kedua hal ini, namun yakinlah bahwa energi dan waktu Anda akan terbayar di kemudian hari.

Banyak blogger yang salah kaprah dalam mencari backlink antara lain mendaftarkan postingannya ke direktori, berkomentar di ratusan blog do follow, dan sebagainya. Saya yakin Google memiliki mesin canggih sehingga mereka bisa membedakan mana backlik berkualitas (yang diperoleh dengan kerja keras) dan backlink yang kualitasnya kurang.

Terlepas dari itu, fase pertumbuhan trafik merupakan proses panjang yang bisa memakan waktu 6-12 bulan. Selain itu, pertumbuhan trafik bisa juga lambat, namun lama-lama meningkat secara konsisten.

Tips untuk fase ini:

3. Fase Kematangan dan Monetisasi

Fase ini ditandai dengan trafik yang tinggi dengan upaya yang tidak sekeras fase pertumbuhan blog. Selain itu, pelanggan RSS juga mencapai ribuan dan banyak menerima kiriman postingan blogger tamu.

Karena trafik dan pelanggan yang banyak, upaya memonetisasi blog akan lebih mudah. Pemilik blog tinggal membuat deal dengan para pemasang iklan, optimasi PPC, optimasi afiliasi, dan bahkan menjual produk atau jasa sendiri.

Fase ini memerlukan waktu: 6-12 bulan.

4. Fase Pemeliharaan

Fase pemeliharaan (maintenance) merupakan fase yang sangat meanarik dan mengasyikkan. Sebagai gambaran, blogger-blogger yang sudah mencapai fase ini adalah Darren Rowse (Problogger), John Chow, Yaro Starak, Daniel Scocco, Agus Ramdhani, Nurudin Jauhari, Kang Rohman, dan sebagainya.

Waktu yang dibutuhkan: tidak terbatas.

Kesimpulan

Menghasilkan uang banyak dari blog merupakan proses panjang (tidak ada jalan pintas). Proses panjang ini tidak akan membuat Anda stress karena penghasilan tidak kunjung besar jika Anda memahami dari awal keempat fase perkembangan blog.

Jadi, nikmati semua fase yang sedang Anda lalui mulai sekarang.

Ebook Gratis untuk Anda

cover bawah postDownload (unduh) ebook Cara Saya Menghasilkan Rp 620 Juta dari Blog. Dengan mengunduhnya, Anda sekaligus berlangganan newsletter Blogodolar. Manfaat berlangganan newsletter ini antara lain Anda akan mendapatkan diskon 50% dari buku-buku terbaru saya dan tips/trik ngeblog yang belum pernah saya publikasikan di Blogodolar. Download sekarang juga.